IICETIICET
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan IndonesiaJurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan IndonesiaPerkembangan teknologi dalam era Revolusi Industri 5.0 telah mendorong transformasi pembelajaran dari metode konvensional ke pembelajaran daring. Salah satu platform yang banyak digunakan dalam pendidikan online adalah Zoom Meeting, yang menyediakan fitur Breakout Room untuk meningkatkan interaksi dan diskusi mahasiswa dalam kelompok kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Breakout Room dalam pembelajaran mata kuliah Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) dengan mengukur tingkat pemahaman, kerja sama, serta keterlibatan mahasiswa dalam diskusi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan kuesioner berbasis skala Likert dan pertanyaan terbuka yang dikumpulkan dari 49 mahasiswa peserta kelas KUP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% mahasiswa merasa metode ini meningkatkan pemahaman mereka terhadap konsep perpajakan, sementara 80% menyatakan lebih nyaman berdiskusi dalam kelompok kecil. Selain itu, 75% mahasiswa merasa bahwa metode ini meningkatkan kerja sama tim dalam menyelesaikan kasus pajak. Namun, masih terdapat tantangan seperti keterbatasan durasi diskusi, koordinasi dalam kelompok, serta preferensi mahasiswa yang lebih nyaman dengan pembelajaran individu. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan penyesuaian durasi diskusi, kombinasi dengan metode pembelajaran lain, serta evaluasi berkala untuk meningkatkan efektivitas Breakout Room dalam pembelajaran perpajakan. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh metode ini terhadap hasil akademik mahasiswa secara kuantitatif serta menguji efektivitasnya dalam berbagai mata kuliah lain yang berbasis analisis kasus.
Penelitian ini mengkaji efektivitas penggunaan fitur Breakout Room pada Zoom Meeting dalam mendukung proses pembelajaran daring mata kuliah Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Breakout Room dapat menjadi solusi pedagogis yang efektif dalam membangun suasana belajar kolaboratif dan interaktif, meningkatkan pemahaman konsep perpajakan, partisipasi aktif dalam diskusi, serta penguatan keterampilan kerja sama tim.Meskipun demikian, tantangan seperti durasi diskusi yang terbatas dan preferensi gaya belajar individu perlu diperhatikan.Oleh karena itu, penyesuaian durasi diskusi, variasi metode pembelajaran, dan evaluasi berkala direkomendasikan untuk meningkatkan efektivitas Breakout Room dalam pembelajaran perpajakan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur pengaruh penggunaan Breakout Room terhadap hasil akademik mahasiswa secara kuantitatif, misalnya dengan membandingkan nilai ujian sebelum dan sesudah implementasi metode ini. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada eksplorasi pengaruh perbedaan gaya belajar mahasiswa terhadap efektivitas Breakout Room, sehingga dapat dirancang pendekatan pembelajaran yang lebih inklusif dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. Ketiga, studi lanjutan dapat menginvestigasi potensi kombinasi Breakout Room dengan teknologi pembelajaran lain, seperti simulasi pajak berbasis perangkat lunak atau gamifikasi, untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mahasiswa secara lebih mendalam. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan model pembelajaran daring yang lebih efektif dan inovatif di bidang perpajakan, serta meningkatkan kualitas pendidikan tinggi secara keseluruhan. Dengan demikian, mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional.
- Home. home open access publishing scientific community maximizing impact research openness science works... doi.org/10.9756/INT-JECSE/V14I1.221025Home home open access publishing scientific community maximizing impact research openness science works doi 10 9756 INT JECSE V14I1 221025
- COMPREHENSION OF THE DESCRIPTIVE QUALITATIVE RESEARCH METHOD: A CRITICAL ASSESSMENT OF THE LITERATURE... journal.jfpublisher.com/index.php/jmr/article/view/443COMPREHENSION OF THE DESCRIPTIVE QUALITATIVE RESEARCH METHOD A CRITICAL ASSESSMENT OF THE LITERATURE journal jfpublisher index php jmr article view 443
| File size | 681.97 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
APTISIAPTISI Universitas dan perguruan tinggi memainkan peran penting dalam mengadopsi berbagai platform LMS. Aplikasi perangkat lunak berbasis web yang disebut BibliometriUniversitas dan perguruan tinggi memainkan peran penting dalam mengadopsi berbagai platform LMS. Aplikasi perangkat lunak berbasis web yang disebut Bibliometri
PAPANDAPAPANDA Produk ini memiliki tingkat validitas dan kepraktisan yang tinggi, yang menunjukkan relevansi dan kemudahan penggunaan. Nilai N-Gain sebesar 51% menunjukkanProduk ini memiliki tingkat validitas dan kepraktisan yang tinggi, yang menunjukkan relevansi dan kemudahan penggunaan. Nilai N-Gain sebesar 51% menunjukkan
PAPANDAPAPANDA Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dengan dua siklus. Subjek penelitian yang digunakan adalah peserta didik kelasJenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dengan dua siklus. Subjek penelitian yang digunakan adalah peserta didik kelas
PAPANDAPAPANDA Hasil ini menunjukkan bahwa peserta didik masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan eksponen dan logaritma. OlehHasil ini menunjukkan bahwa peserta didik masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan eksponen dan logaritma. Oleh
PAPANDAPAPANDA Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi ahli media dan ahli materi, serta lembar kepraktisan bagi guru dan siswa. Analisis data dilakukan denganInstrumen penelitian terdiri dari lembar validasi ahli media dan ahli materi, serta lembar kepraktisan bagi guru dan siswa. Analisis data dilakukan dengan
PAPANDAPAPANDA Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model Discovery Learning efektif dalam meningkatkan ketuntasan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri SumberHasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model Discovery Learning efektif dalam meningkatkan ketuntasan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri Sumber
STAIYPIQBAUBAUSTAIYPIQBAUBAU Leaflet dibagikan untuk memperkuat materi yang disampaikan dan menjadi panduan bagi peserta untuk dibagikan kepada orang lain. Evaluasi program menunjukkanLeaflet dibagikan untuk memperkuat materi yang disampaikan dan menjadi panduan bagi peserta untuk dibagikan kepada orang lain. Evaluasi program menunjukkan
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Data wawancara digunakan untuk memperdalam informasi. Hasil kuesioner menunjukkan skor rata-rata 4,29, menandakan persepsi positif mahasiswa terhadap metodeData wawancara digunakan untuk memperdalam informasi. Hasil kuesioner menunjukkan skor rata-rata 4,29, menandakan persepsi positif mahasiswa terhadap metode
Useful /
INABJINABJ LATAR BELAKANG: Metastasis merupakan penyebab utama mortalitas pada kanker payudara subtipe luminal. Meskipun CD44 telah banyak diteliti, relevansi prognostikLATAR BELAKANG: Metastasis merupakan penyebab utama mortalitas pada kanker payudara subtipe luminal. Meskipun CD44 telah banyak diteliti, relevansi prognostik
UPIUPI Penelitian ini mengevaluasi penggunaan distilasi membran keramik untuk menghilangkan amoksisilin, siprofloksasin, dan levofloksasin dalam berbagai kondisiPenelitian ini mengevaluasi penggunaan distilasi membran keramik untuk menghilangkan amoksisilin, siprofloksasin, dan levofloksasin dalam berbagai kondisi
INABJINABJ 7 yang distimulasi LPS. Pada in vivo, tikus Balb/C dibagi menjadi enam kelompok (kontrol normal, kontrol positif, kontrol negatif, dan tiga dosis ekstrak7 yang distimulasi LPS. Pada in vivo, tikus Balb/C dibagi menjadi enam kelompok (kontrol normal, kontrol positif, kontrol negatif, dan tiga dosis ekstrak
RISETPRESSRISETPRESS Di sisi politik, reformasi MADRASAH, perubahan kebijakan, dan kurangnya standar pengajaran menambah kompleksitas. Kolaborasi stakelorej dan pembentukanDi sisi politik, reformasi MADRASAH, perubahan kebijakan, dan kurangnya standar pengajaran menambah kompleksitas. Kolaborasi stakelorej dan pembentukan