INTELEKTUALINTELEKTUAL
EduLearnEduLearnTahap perkembangan moral individu akan menentukan perilaku seseorang. Kohlberg membagi perkembangan moral menjadi tiga tahap, yaitu pra-konvensional, konvensional, dan pasca-konvensional. Namun, tingkat perkembangan moral individu dapat bervariasi. Perbedaan tingkat perkembangan moral ini akan memengaruhi perilaku individu saat menghadapi dilema etis. Penelitian ini bertujuan menentukan korelasi antara perkembangan moral dan narsisisme mahasiswa akuntansi terhadap tindakan penipuan akademik. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode survei dengan sampel 46 mahasiswa akuntansi yang dipilih secara acak. Hasil menunjukkan bahwa narsisisme memengaruhi tindakan penipuan akademik mahasiswa akuntansi, tetapi tidak ada korelasi antara tingkat perkembangan moral dan penipuan akademik.
Penelitian ini tidak berhasil memberikan bukti empiris hubungan antara perkembangan moral mahasiswa dan tindakan penipuan akademik mahasiswa akuntansi.Hal ini membuktikan bahwa, apa pun tingkat perkembangan moral mahasiswa, mereka cenderung melakukan penipuan akademik jika dipaksa oleh situasi tertentu seperti tenggat waktu tugas.Hipotesis kedua yang menyatakan bahwa narsisisme memengaruhi perilaku penipuan akademik mahasiswa diterima.Ini menunjukkan bahwa individu dengan ciri narsisisme cenderung menunjukkan prestasi baik di mata orang lain, sehingga mereka cenderung melakukan segala cara untuk memberikan kesan baik kepada orang lain, termasuk melakukan penipuan akademik seperti plagiarisme.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan memperluas jumlah responden dan menggunakan metode pengukuran variabel yang berbeda untuk perkembangan moral. Selain itu, penelitian bisa menggabungkan pendekatan kualitatif untuk memahami motivasi lebih dalam di balik tindakan penipuan akademik. Peneliti juga dapat mengeksplorasi faktor eksternal seperti tekanan sosial atau pengaruh teman sebaya terhadap keputusan mahasiswa dalam melakukan penipuan akademik. Dengan memperluas sampel dan mempertimbangkan konteks budaya yang berbeda, hasil penelitian dapat lebih representatif dan memberikan wawasan yang lebih luas tentang hubungan antara narsisisme dan perilaku akademik.
| File size | 390.26 KB |
| Pages | 6 |
| Short Link | https://juris.id/p-Mw |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
AFEBIAFEBI Menariknya, (6) Dukungan Pendidikan berpengaruh negatif terhadap niat mahasiswa memulai usaha. Hal ini dapat dijelaskan oleh perbedaan besar dalam penerapanMenariknya, (6) Dukungan Pendidikan berpengaruh negatif terhadap niat mahasiswa memulai usaha. Hal ini dapat dijelaskan oleh perbedaan besar dalam penerapan
LLILLI Penelitian ini mengeksplorasi dua peran media sosial, yaitu sebagai sumber validasi eksternal dan dukungan sosial online, dengan fokus pada dampaknya terhadapPenelitian ini mengeksplorasi dua peran media sosial, yaitu sebagai sumber validasi eksternal dan dukungan sosial online, dengan fokus pada dampaknya terhadap
OJSOJS Model pembelajaran yang efektif meliputi blended learning, inquiry berbasis literasi digital, dan model pembelajaran dengan dukungan teknologi interaktifModel pembelajaran yang efektif meliputi blended learning, inquiry berbasis literasi digital, dan model pembelajaran dengan dukungan teknologi interaktif
OJSOJS Pembelajaran dipahami sebagai proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar yang diarahkan untuk mencapai kompetensi yang telahPembelajaran dipahami sebagai proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar yang diarahkan untuk mencapai kompetensi yang telah
YASIN ALSYSYASIN ALSYS Analisis korelasi dan regresi mengonfirmasi bahwa penggunaan kedua format secara signifikan memprediksi kinerja akademik, sementara analisis preferensiAnalisis korelasi dan regresi mengonfirmasi bahwa penggunaan kedua format secara signifikan memprediksi kinerja akademik, sementara analisis preferensi
UNISLAUNISLA Pembelajaran Berbasis Proyek Terpadu menawarkan pendekatan dinamis dan interaktif dalam pendidikan yang mendorong pembelajaran mendalam, berpikir kritis,Pembelajaran Berbasis Proyek Terpadu menawarkan pendekatan dinamis dan interaktif dalam pendidikan yang mendorong pembelajaran mendalam, berpikir kritis,
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Widya Dharma Tahun Akademik 2015/2016. Sampel penelitianPopulasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Widya Dharma Tahun Akademik 2015/2016. Sampel penelitian
INTELEKTUALINTELEKTUAL Setiap kelompok terdiri dari 25 siswa. Siswa kelompok eksperimen mengikuti les selama dua jam setelah jam sekolah. Penelitian ini bersifat eksperimen,Setiap kelompok terdiri dari 25 siswa. Siswa kelompok eksperimen mengikuti les selama dua jam setelah jam sekolah. Penelitian ini bersifat eksperimen,
Useful /
UIN AL AZHAARUIN AL AZHAAR Analisis data adalah dengan cara mengumpulkan artikel yang memenuhi kriteria inklusi dikumpulkan dan diperiksa secara sistematis. Pencarian literatur yangAnalisis data adalah dengan cara mengumpulkan artikel yang memenuhi kriteria inklusi dikumpulkan dan diperiksa secara sistematis. Pencarian literatur yang
AFEBIAFEBI Temuan juga menunjukkan beberapa variabel mediasi dan moderasi yang mempengaruhi hubungan antara modal manusia dan hasil startup. Studi ini menemukan fokusTemuan juga menunjukkan beberapa variabel mediasi dan moderasi yang mempengaruhi hubungan antara modal manusia dan hasil startup. Studi ini menemukan fokus
UNUSIAUNUSIA Sifat melawan hukum pidana materiil yang lebih dibutuhkan pada masa yang akan datang adalah sifat melawan hukum materiil dalam fungsinya yang negatif,Sifat melawan hukum pidana materiil yang lebih dibutuhkan pada masa yang akan datang adalah sifat melawan hukum materiil dalam fungsinya yang negatif,
UNUSIAUNUSIA Selama ini Mahkamah Konstitusi cukup konsisten atau mengedapankan kebenaran formil dengan cara menegakkan aturan yang bersifat prosedural formil yang diaturSelama ini Mahkamah Konstitusi cukup konsisten atau mengedapankan kebenaran formil dengan cara menegakkan aturan yang bersifat prosedural formil yang diatur