UNISMUHUNISMUH
Equilibrium: Jurnal PendidikanEquilibrium: Jurnal PendidikanTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil analisis perancangan modul pendidikan Kurikulum Mandiri Kelas I. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sumber data utama yang dianalisis adalah komponen isi dari modul ajar kurikulum merdeka kelas I untuk siswa sekolah dasar. Modul ajar PPKn Kelas I Tahun 2021 dijadikan sebagai sumber data kajian. Guru belum menyusun tujuan pembelajaran menggunakan aspek lengkap ABCD dan kata kerja operasional yang tepat, pertanyaan pemantik belum menumbuhkan berpikir kritis siswa, terdapat kegiatan pembelajaran yang sistematis. Tidak ditemukan estimasi waktu pada kegiatan. Terdapat rubrik penilaian lembar kerja peserta didik individu, kelompok, penilaian sikap, dan penilaian keterampilan. Belum tercantum asesmen yang menunjukkan jenis-jenis asesmen penilaian. Remedial dan pengayaan tidak menuliskan langkah-langkah program seperti mengidentifikasi masalah, menyusun perencanaan sesuai dengan masalah, melaksanakan remedial dan pengayaan, melaksanakan nilai, dan menetapkan nilai akhir. Berdasarkan hasil penelitian, guru masih menghadapi kesulitan dalam merakit modul pendidikan. Berdasarkan analisis, guru hendaknya memperhatikan tiga komponen modul pengajaran: komponen informasi umum, komponen inti, dan lampiran. Informasi umum meliputi identitas lembaga atau sekolah, kompetensi awal, usulan sarana prasarana, profil siswa Pancasila, sasaran siswa dan model pembelajaran. Komponen inti meliputi tujuan pembelajaran, pemahaman bermakna, pertanyaan pemicu, kegiatan pembelajaran, penilaian, dan modifikasi atau penguatan. Langkah terakhir adalah lampiran lembar kerja siswa.
Guru sekolah dasar masih mengalami kesulitan dalam menyusun modul ajar berdasarkan Kurikulum Merdeka.Guru perlu memperhatikan tiga komponen utama dalam modul ajar, yaitu informasi umum, komponen inti, dan lampiran.Penyusunan modul harus mempertimbangkan konteks siswa, sekolah, dan guru secara menyeluruh untuk mendukung pembelajaran yang efektif.
Pertama, perlu penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan panduan praktis bagi guru dalam menyusun tujuan pembelajaran yang memenuhi kriteria ABCD dan menggunakan kata kerja operasional yang tepat, terutama dalam konteks Pendidikan Pancasila. Kedua, penting untuk mengeksplorasi desain pertanyaan pemantik yang mampu memicu berpikir kritis dan kreatif siswa usia dini melalui pendekatan berbasis proyek atau diskusi terbimbing. Ketiga, diperlukan studi tentang integrasi teknologi digital dalam modul ajar untuk mendukung kegiatan pembelajaran, penilaian formatif, serta program remedial dan pengayaan yang lebih terstruktur dan adaptif terhadap kebutuhan beragam siswa di sekolah dasar.
| File size | 348.36 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UIN MALANGUIN MALANG Adapun faktor pendukung peningkatann kinerja di MTs A2 antara lain yaitu adanya gaya kepemimpinan yang baik dari kepala sekolah, adanya tunjangan dan bonusAdapun faktor pendukung peningkatann kinerja di MTs A2 antara lain yaitu adanya gaya kepemimpinan yang baik dari kepala sekolah, adanya tunjangan dan bonus
UNUBLITARUNUBLITAR Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan kompetensi kepala sekolah dalam merancang program pembentukan karakter yang kontekstual danImplikasi penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan kompetensi kepala sekolah dalam merancang program pembentukan karakter yang kontekstual dan
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan etika guru memerlukan pembinaan spiritual dan program institusional yang terstruktur. Secara keseluruhan, penelitianKondisi ini menunjukkan bahwa penguatan etika guru memerlukan pembinaan spiritual dan program institusional yang terstruktur. Secara keseluruhan, penelitian
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Strategi yang efektif diperlukan adalah kepemimpinan visioner, pelatihan, dan pengembangan profesionalisme guru, serta penyediaan sarana dan prasaranaStrategi yang efektif diperlukan adalah kepemimpinan visioner, pelatihan, dan pengembangan profesionalisme guru, serta penyediaan sarana dan prasarana
STIA LK DUMAISTIA LK DUMAI Lembaga pendidikan, sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan kepribadian, memainkan peran penting dalam menciptakan kesadaran tentang kebersihan lingkungan.Lembaga pendidikan, sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan kepribadian, memainkan peran penting dalam menciptakan kesadaran tentang kebersihan lingkungan.
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyebab stres kerja guru meliputi masalah pribadi, kesehatan guru, perilaku siswa, dan materi pelajaranDari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyebab stres kerja guru meliputi masalah pribadi, kesehatan guru, perilaku siswa, dan materi pelajaran
UINMADURAUINMADURA Penelitian dilaksanakan di Madrasah Aliyah Al-Irtiqo International Islamic Boarding School (IIBS) Malang. Adapun hasil dari penelitian adalah: 1) CorePenelitian dilaksanakan di Madrasah Aliyah Al-Irtiqo International Islamic Boarding School (IIBS) Malang. Adapun hasil dari penelitian adalah: 1) Core
JPTAMJPTAM Penelitian ini menggunakan pendeketakan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, para guru dan siswa di SDN 122/IIIPenelitian ini menggunakan pendeketakan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, para guru dan siswa di SDN 122/III
Useful /
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Untuk menjelaskan fenomena kejahatan, terdapat tiga aliran pemikiran dalam kriminologi, yaitu kriminologi klasik, positivis, dan kritis. Kejahatan dipandangUntuk menjelaskan fenomena kejahatan, terdapat tiga aliran pemikiran dalam kriminologi, yaitu kriminologi klasik, positivis, dan kritis. Kejahatan dipandang
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini dilakukan karena masih minimnya media komunikasi anak cerebral palsy. Karena itu, tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan media komunikasiPenelitian ini dilakukan karena masih minimnya media komunikasi anak cerebral palsy. Karena itu, tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan media komunikasi
UNISMUHUNISMUH Pada pertemuan I kegiatan membaca intensif buku fiksi dengan cerita yang sama sebanyak 3 lembar dengan durasi waktu maksimal 10 menit dapat tercapai meskipunPada pertemuan I kegiatan membaca intensif buku fiksi dengan cerita yang sama sebanyak 3 lembar dengan durasi waktu maksimal 10 menit dapat tercapai meskipun
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Tujuan pembentukan individu yang berkarakter dapat terwujud, sehingga menjadikan pendidikan berkualitas tinggi dan memberikan manfaat nyata bagi siswaTujuan pembentukan individu yang berkarakter dapat terwujud, sehingga menjadikan pendidikan berkualitas tinggi dan memberikan manfaat nyata bagi siswa