UNISMUHUNISMUH

Equilibrium: Jurnal PendidikanEquilibrium: Jurnal Pendidikan

Tujuan dari studi adalah untuk mengetahui motif dari fenomena oversharing pada remaja di media sosial Instagram. Penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan metode campuran atau mixed methods dan penelitian ini berlokasi di SMKN 1 Tanjungpinang. Data yang digunakan oleh penelitia adalah data primer dan data sekunder dan teknik yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 3 motif dari perilaku Oversharing di Media Sosial Instagram yaitu: 1) Motif Relasi Sosial, 2) Motif Presentasi Diri, 3) Motif Hiburan. Instagram membantu mempererat hubungan keluarga, memberikan kepuasan dan pengakuan melalui jumlah follower, serta memfasilitasi interaksi sosial dengan orang lain. Selain itu, platform ini memungkinkan pengguna untuk mengekspresikan identitas diri mereka secara positif dan autentik, serta menyediakan hiburan dan motivasi positif.

Instagram secara positif memengaruhi relasi sosial, presentasi diri, dan hiburan pengguna, terlihat dari kemampuannya mempererat hubungan, memberikan kepuasan serta pengakuan melalui jumlah pengikut, dan memfasilitasi interaksi sosial.Melalui platform ini, pengguna dapat mengekspresikan identitas diri secara positif dan autentik, sekaligus memperoleh hiburan dan motivasi yang dapat meningkatkan suasana hati.Meskipun demikian, penting bagi pengguna untuk memanfaatkan Instagram dengan bijak dan seimbang agar dapat menjaga kesehatan mental serta menghindari potensi dampak negatif.

Penelitian ini telah memberikan wawasan berharga mengenai motif oversharing di Instagram pada remaja SMKN 1 Tanjungpinang. Untuk memperkaya pemahaman, penelitian lanjutan dapat menyoroti bagaimana fenomena dan motif oversharing berkembang di berbagai kelompok remaja, misalnya dengan mempertimbangkan perbedaan demografi seperti latar belakang sosial-ekonomi, lingkungan perkotaan/pedesaan, atau institusi pendidikan lainnya, sehingga dapat terlihat apakah ada pola perilaku yang berbeda di luar lingkup sekolah menengah kejuruan. Selain itu, studi di masa mendatang sangat relevan untuk mengeksplorasi secara mendalam dampak jangka panjang dari perilaku oversharing terhadap kesehatan mental, privasi, dan dinamika hubungan sosial para remaja di Instagram, tidak hanya dari persepsi pengguna tetapi juga melalui analisis kasus atau studi longitudinal yang lebih komprehensif, termasuk bagaimana mereka mengelola atau merespons risiko-risiko yang muncul dari berbagi informasi secara berlebihan. Terakhir, berdasarkan saran untuk penggunaan bijak dalam kesimpulan, penelitian dapat berfokus pada pengembangan dan evaluasi efektivitas program literasi digital atau intervensi edukasi yang dirancang khusus untuk meningkatkan kesadaran remaja mengenai oversharing, serta mempromosikan praktik penggunaan media sosial yang lebih bertanggung jawab, seimbang, dan aman, guna membentuk kebiasaan digital yang positif sejak dini.

Read online
File size412.08 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test