JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD

Journal of Biology Science and EducationJournal of Biology Science and Education

Kubis Krop (Brassica oleracea L. var capitata) adalah salah satu sayuran yang sangat banyak diproduksi dan diminati kalangan masyarakat. Sayuran ini bisa didapatkan di pasar-pasar tradisional maupun pasar modern. Namun banyak jenis sayuran yang tidak terjamin keamanannya karena diduga telah terkontaminasi logam berat seperti timbal (Pb), oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kadar logam timbal (Pb) yang terdapat pada kubis di Pasar Kota Palu yaitu di Pasar Inpres, Pasar Lasoani, Pasar Masomba dan pemanfaatannya sebagai media pembelajaran berupa poster. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Penentuan kadar logam timbal (Pb) dilakukan dengan metode spektrofotometri serapan atom. Hasil penelitian menunjukkan kadar logam timbal (Pb) pada kubis krop di Pasar Inpres sebesar 0,09095 ppm, di Pasar Lasoani 0,0909 ppm, dan 0,1818 ppm untuk di Pasar Masomba. Hasil penelitian dinyatakan layak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran berupa poster dengan persentase rata-rata kelayakan 77,83%.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kubis yang dijual di Pasar Kota Palu mengandung logam timbal.Kadar logam timbal pada kubis dari Pasar Inpres, Pasar Lasoani, dan Pasar Masomba masing-masing sebesar 0,9095 ppm, 0,0909 ppm, dan 0,1818 ppm.Hasil penelitian ini layak dijadikan media pembelajaran dalam bentuk poster.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap perbedaan kadar timbal di berbagai pasar, seperti jarak pasar dari sumber polusi lalu lintas atau jenis pupuk yang digunakan petani. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan kadar timbal pada kubis yang ditanam di daerah perkotaan dengan daerah pedesaan untuk mengidentifikasi dampak lingkungan yang lebih luas. Ketiga, penelitian mengenai efektivitas penggunaan poster sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya logam berat pada pangan perlu dilakukan, termasuk evaluasi dampak jangka panjang terhadap perilaku konsumsi sayuran yang lebih aman. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai risiko paparan timbal melalui konsumsi kubis dan memberikan dasar bagi pengembangan strategi mitigasi yang efektif.

Read online
File size606.2 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test