UVAYABJMUVAYABJM
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-BudayaPahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-BudayaPerkembangan teknologi sudah sangat pesat, para siswa saat ini berada dalam suatu era teknologi yang membuat mereka cepat sekali menggunakan teknologi, yang terkadang hal ini bisa membuat mereka tidak menyadari akan etika dalam penggunaan internet, sehingga menuntut kemampuan literasi digital siswa, literasi digital terdiri dari empat pilar yaitu Digital Skill, Digital Ethics, Digital Safety, dan Digital Culture, kajian literasi digital pada penelitian ini dikhususkan pada literasi digital ethic, oleh karena itu penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana literasi digital ethic siswa. Subjek penelitian ini siswa pada SMAN 1 Marabahan yang bejumlah sebanyak 282 orang, fokus penelitian ini meneliti terkait dengan digital ethic saja, sedangkan pilar digital lainnya tidak dilakukan, hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa Digital ethic pada siswa secara keseluruhan untuk literasi digital ethic diperoleh indeks sebesar 3,68. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat lebih memperluas lagi dengan populasi yang lebih luas dengan pilar-pilar literasi digital lainnya agar dapat diperoleh lebih banyak data terkait literasi digital siswa.
Kajian literasi digital penelitian dikhususkan pada literasi digital ethic, dengan subjek penelitian ini siswa pada SMAN 1 Marabahan yang bejumlah sebanyak 282 orang, sedangkan kajian literasi digital seperti Digital Skill, Digital Safety, dan Digital Culture, tidak dilakukan.Kesimpulan penelitian pada pilar digital ethic dengan tujuh indikator, diperoleh data indeks yaitu untuk indikator pertama, Saya tidak mengunggah foto bersama anak orang lain (3.07), Indikator kedua, Saya tidak menandai teman saat mengunggah konten tanpa perlu memberi tahu teman saya tersebut (3.08), indikator ketiga, Saya tidak akan berkomentar kasar jika ada orang yang komentar negatif di unggahan saya (3.85), indikator keempat Saya tidak membuat grup dan menambahkan orang tanpa izin (3,85), indikator kelima Saya tidak akan langsung membagikan informasi kecelakaan (3,72), indikator keenam, Saya tidak akan mengajak orang-orang untuk berkomentar negatif (4,26), indikator ketujuh Saya tidak akan membagikan tangkapan layar percakapan ke media sosial (3,94), Secara keseluruhan untuk literasi digital ethic diperoleh indeks sebesar 3,68, sama dengan indek literasi digital ethic pada skala nasional tahun 2022 yaitu sebesar 3,68.Lebih besar dari tahun 2021 sebesar 3,53.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan melibatkan populasi yang lebih luas dan mencakup seluruh pilar literasi digital, sehingga diperoleh data yang lebih komprehensif mengenai tingkat literasi digital siswa. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan mengeksplorasi variabel-variabel lain yang mungkin memengaruhi literasi digital, seperti perilaku cyberbullying, kecanduan internet, dan fenomena fear of missing out (FOMO). Ketiga, penting untuk mengembangkan program pelatihan literasi digital yang terintegrasi dengan kurikulum sekolah, dengan fokus pada peningkatan kesadaran etika digital dan keterampilan berpikir kritis siswa, sehingga mereka dapat menjadi pengguna teknologi yang bertanggung jawab dan beretika.
- Analisis Fenomena Cancel Culture dalam Etika “Klik” Manusia di Era Digital Menurut F. Budi... doi.org/10.55123/sosmaniora.v2i2.1930Analisis Fenomena Cancel Culture dalam Etika AuKlikAy Manusia di Era Digital Menurut F Budi doi 10 55123 sosmaniora v2i2 1930
- OSF. osf osf.io/t9bva_v1OSF osf osf io t9bva v1
- Etika Teknologi: Kajian Sistematis, Trend dan Potensi Riset Etika Teknologi Digital | Journal of Information... doi.org/10.37823/insight.v6i2.405Etika Teknologi Kajian Sistematis Trend dan Potensi Riset Etika Teknologi Digital Journal of Information doi 10 37823 insight v6i2 405
- Digital Ethics and the Future of Education: An Urgent Dialogue | Journal of Educational Technology Innovation... doi.org/10.56741/jetia.v1i01.981Digital Ethics and the Future of Education An Urgent Dialogue Journal of Educational Technology Innovation doi 10 56741 jetia v1i01 981
| File size | 294.7 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Selain itu, budaya religius yang berkembang dalam lingkungan dayah meningkatkan keinginan intrinsik guru untuk melakukan pekerjaan mereka. Studi ini menemukanSelain itu, budaya religius yang berkembang dalam lingkungan dayah meningkatkan keinginan intrinsik guru untuk melakukan pekerjaan mereka. Studi ini menemukan
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Dengan demikian, guru sekolah dasar perlu menjadikan fleksibilitas pedagogis, integrasi teknologi, dan diferensiasi pembelajaran sebagai fondasi utamaDengan demikian, guru sekolah dasar perlu menjadikan fleksibilitas pedagogis, integrasi teknologi, dan diferensiasi pembelajaran sebagai fondasi utama
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Pada kenyataannya, pemanfaatan teknologi digital pada banyak lembaga pendidikan Islam masih berhenti pada tahap digitalisasi administratif: data akademik,Pada kenyataannya, pemanfaatan teknologi digital pada banyak lembaga pendidikan Islam masih berhenti pada tahap digitalisasi administratif: data akademik,
LIFESCIFILIFESCIFI Ketimpangan gender dapat memicu ketidakadilan, di mana satu gender mengalami kerugian. Bentuk ketidakadilan gender ini sering muncul melalui stereotip,Ketimpangan gender dapat memicu ketidakadilan, di mana satu gender mengalami kerugian. Bentuk ketidakadilan gender ini sering muncul melalui stereotip,
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Penulis melacak bagaimana konsep kejantanan dalam hierarki peran gender abad ke-16 di tantang dan dipertahankan oleh pasangan yang disebutkan. Baik MacbethPenulis melacak bagaimana konsep kejantanan dalam hierarki peran gender abad ke-16 di tantang dan dipertahankan oleh pasangan yang disebutkan. Baik Macbeth
UNUDUNUD Harapan terhadap bayi perempuan cenderung terbatas pada peran domestik seperti membantu ibu dan menjadi penyangga keluarga, yang mencerminkan ketimpanganHarapan terhadap bayi perempuan cenderung terbatas pada peran domestik seperti membantu ibu dan menjadi penyangga keluarga, yang mencerminkan ketimpangan
UNUDUNUD Penelitian ini menyimpulkan bahwa ngaben di krematorium semakin diterima oleh masyarakat Hindu di Bali karena nilai praktis dan efisiensinya, terutamaPenelitian ini menyimpulkan bahwa ngaben di krematorium semakin diterima oleh masyarakat Hindu di Bali karena nilai praktis dan efisiensinya, terutama
UNUDUNUD Etika kepemimpinan dalam Nava Natya yang dibahas dalam teks Śivāgama mengajarkan pelayanan kepada orang lain dalam kerangka sistem pemerintahan kerajaan.Etika kepemimpinan dalam Nava Natya yang dibahas dalam teks Śivāgama mengajarkan pelayanan kepada orang lain dalam kerangka sistem pemerintahan kerajaan.
Useful /
LIFESCIFILIFESCIFI Penelitian ini menyelidiki dampak kelincahan bisnis dan orientasi pasar terkait keunggulan bersaing dan kinerja pemasaran pada Usaha Mikro, Kecil, danPenelitian ini menyelidiki dampak kelincahan bisnis dan orientasi pasar terkait keunggulan bersaing dan kinerja pemasaran pada Usaha Mikro, Kecil, dan
EJGTAEJGTA In the following we investigate adjacency bases of K1 H. 17 concludes that for every connected graph G of order n and arbitrary graph H, ψ(G ⊙ K1 H)In the following we investigate adjacency bases of K1 H. 17 concludes that for every connected graph G of order n and arbitrary graph H, ψ(G ⊙ K1 H)
EJGTAEJGTA , sk; t1,. , tl⟩ of order n, is a digraph in which an edge (i, j) exists if and only if j − i = sp or i − j = tq for some 1 ≤ p ≤ k and 1 ≤, sk; t1,. , tl⟩ of order n, is a digraph in which an edge (i, j) exists if and only if j − i = sp or i − j = tq for some 1 ≤ p ≤ k and 1 ≤
LIFESCIFILIFESCIFI Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 29 daerah dari 34 wilayah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis Partial Least Square (PLS) denganJumlah sampel dalam penelitian ini adalah 29 daerah dari 34 wilayah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis Partial Least Square (PLS) dengan