DINASTIRESDINASTIRES

Journal of Law, Politic and HumanitiesJournal of Law, Politic and Humanities

Akumulasi kasus perdata di pengadilan merupakan isu krusial dalam sistem peradilan Indonesia karena menyebabkan keterlambatan penyelesaian sengketa, meningkatkan biaya litigasi, dan menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Menghadapi situasi ini, Mahkamah Agung telah mengamanatkan mediasi sebagai tahap awal penyelesaian sengketa perdata melalui Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016. Kebijakan ini mencerminkan upaya reformasi sistem peradilan agar lebih efisien dan berorientasi pada penyelesaian damai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran mediasi dalam mengurangi akumulasi kasus dan meningkatkan efisiensi penyelesaian sengketa. Selain itu, penelitian ini membandingkan penerapan mediasi di Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi di Pengadilan Negeri cenderung bersifat formalistis, sehingga dampaknya dalam mengurangi kasus masih terbatas. Sebaliknya, mediasi di Pengadilan Agama lebih efektif karena menggunakan pendekatan persuasif, kultural, dan religius. Efisiensi mediasi seharusnya ditafsirkan tidak hanya sebagai percepatan prosedural tetapi juga sebagai realisasi keadilan substantif yang berkelanjutan.

Mediasi yang diwajibkan berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016 secara normatif dirancang untuk mengurangi akumulasi kasus dan meningkatkan efisiensi penyelesaian sengketa, namun efektivitasnya sangat tergantung pada pola pikir dan kualitas pelaksanaannya di lingkungan peradilan.Di Pengadilan Negeri, mediasi sering dilakukan secara kaku dan hanya sebagai langkah prosedural, sehingga kontribusinya terbatas dan lebih bersifat normatif daripada substantif.Sebaliknya, mediasi di Pengadilan Agama terbukti lebih efektif karena diterapkan dengan pendekatan persuasif, kultural, dan religius yang mendukung tercapainya kesepakatan damai dan pemulihan hubungan sosial.

Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan model mediasi berbasis nilai-nilai Pancasila di luar konteks Pengadilan Agama, khususnya di Pengadilan Negeri, untuk melihat apakah pendekatan moral, kultural, dan deliberatif dapat meningkatkan tingkat keberhasilan mediasi dalam sengketa perdata umum. Kedua, penting untuk mengkaji pengaruh ketidakseimbangan posisi tawar antar pihak dalam proses mediasi wajib, terutama pada masyarakat rentan, guna merancang mekanisme perlindungan yang memastikan partisipasi yang adil dan iktikad baik. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang integrasi mediator profesional berlatar belakang psikolog atau sosial budaya dalam proses mediasi di Pengadilan Negeri, untuk melihat apakah pendekatan interdisipliner ini dapat mengubah mediasi dari sekadar formalitas administratif menjadi proses transformasi konflik yang bermakna. Penelitian-penelitian ini dapat mengungkap cara-cara inovatif untuk menyelaraskan efisiensi hukum dengan keadilan substantif, memperkuat otoritas peradilan, dan membangun kepercayaan publik melalui proses penyelesaian sengketa yang lebih manusiawi dan inklusif. Dengan demikian, mediasi dapat berfungsi tidak hanya sebagai alat pengurang beban kasus, tetapi sebagai instrumen pembaruan budaya hukum nasional yang berakar pada nilai-nilai lokal dan filosofi kebangsaan.

  1. Mediation in the Religious Courts of Indonesia | AHKAM : Jurnal Ilmu Syariah. mediation religious courts... journal.uinjkt.ac.id/index.php/ahkam/article/view/13249Mediation in the Religious Courts of Indonesia AHKAM Jurnal Ilmu Syariah mediation religious courts journal uinjkt ac index php ahkam article view 13249
  2. Vol. 6 No. 2 (2025): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities | Journal of Law, Politic and Humanities.... doi.org/10.38035/jlph.v6i2Vol 6 No 2 2025 JLPH Journal of Law Politic and Humanities Journal of Law Politic and Humanities doi 10 38035 jlph v6i2
  3. The Impact of Mediation on the Settlement of Divorce Cases in Religious Courts | Jurnal Ius Constituendum.... journals.usm.ac.id/index.php/jic/article/view/10912The Impact of Mediation on the Settlement of Divorce Cases in Religious Courts Jurnal Ius Constituendum journals usm ac index php jic article view 10912
Read online
File size336.81 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test