RISETEKONOMIRISETEKONOMI

Jurnal Ilmu EkonomiJurnal Ilmu Ekonomi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemanfaatan e-commerce dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kerajinan Tenun Gedogan di Kecamatan Pringgasela dalam Perspektif Ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara secara mendalam, dokumentasi, dan observasi. Pengumpulan data dan penentuan informan penelitian menggunakan teknik purposive dan snowball. Sumber data penelitian yaitu menggunakan data primer dan data sekunder. Pemeriksaan atau validasi data menggunakan teknik triangulasi yaitu triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemanfaatan e-commerce dalam pengembangan UMKM di Kecamatan Pringgasela cukup maksimal, hal tersebut dibuktikan dengan adanya upaya pemanfaatan media digital berupa e-commerce dalam pengembangan usaha. Penelitian ini juga menunjukan bahwa pemanfaatan e-commerce dalam pengembangan UMKM tenun Gedogan dalam perspektif ekonomi islam sudah mampu dicerminkan oleh pelaku UMKM tenun Gedogan di Kecamatan Pringgasela.

Berdasarkan hasil penelitian dan pemaparan data yang sudah dilakukan peneliti, maka dapat disusun kesimpulan sebagai berikut.Pengembangan UMKM tenun Gedogan di Kecamatan Pringgasela yang dilakukan oleh pelaku UMKM Tenun yaitu dengan meningkatkan kualitas produksi yang baik, baik dari segi bahan baku, harga jual, ukuran, motif tenun sampai pada peningkatan produksi produk turunan dari tenun Gedogan.Selain itu diketahui pengembangan UMKM Tenun ini juga dilakukan dengan memanfaatkan beberapa platform digital seperti e-commerce berupa Shoppe, Lazada dan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Whatsapp Bisnis, upaya tersebut dilakukan untuk peningkatan pangsa pasar dan jangkauan konsumen yang lebih luas.Ditinjau dari pemanfaatan e-commerce untuk pengembangan UMKM tenun Gedogan dalam perspektif ekonomi islam dapat diketahui bahwa masyarakat di Kecamatan Pringgasela cukup mengedepankan prinsip berbisnis yang baik dan benar, hal tersebut dibuktikan dengan detailnya proses produksi hingga distribusi yang dilakukan dimana para pelaku usaha cukup teliti dengan produksi tenun yang dilakukan.Dalam mengimplementasikan prinsip muamalah dalam ekonomi islam para pelaku UMKM sudah cukup mampu menerapkan sikap seorang pelaku usaha dalam melakukan muamalah sesuai dengan prinsip ekonomi islam yaitu seperti prinsip ketauhidan, keadilan, kenubuwahan, dan hasil.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran yang diajukan untuk pengembangan UMKM tenun Gedogan di Kecamatan Pringgasela adalah: Pelaku UMKM Tenun dapat meningkatkan kualitas produk kerajinan tenun yang digeluti dan lebih ditingkatkan lagi inovasi serta kreativitas produk sebagai upaya untuk menghadapi persaingan antara pengrajin tenun lainnya. Selain itu, pelaku UMKM juga dapat memperluas jaringan penggunaan platform e-commerce sebagai bentuk perluasan pangsa pasar dan peningkatan eksistensi tenun sehingga akan lebih mudah ditemukan dan dikenal oleh masyarakat luas. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dapat memaksimalkan pemberdayaan masyarakat terkait strategi promosi dan pemasaran berbasis digitalisasi sehingga masyarakat terutama para pelaku UMKM tenun Gedogan mampu memasarkan produk mereka secara lebih luas dengan menggunakan platform e-commerce yang lebih tinggi. Dengan demikian, UMKM tenun Gedogan dapat berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas, serta menerapkan prinsip-prinsip ekonomi islam dalam berbisnis.

Read online
File size919.61 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test