UBHARAJAYAUBHARAJAYA

Jurnal Kajian IlmiahJurnal Kajian Ilmiah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi terhadap gaya hidup, kesehatan mental, dan interaksi sosial Generasi Z dan Alpha di Kota Bekasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, data dikumpulkan dari pelajar dan mahasiswa melalui kuesioner tertutup. Analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan antar variabel laten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap gaya hidup, kesehatan mental, dan interaksi sosial. Digitalisasi membentuk kebiasaan hidup yang semakin terhubung dengan teknologi, memengaruhi pola konsumsi dan cara beraktivitas generasi muda. Di sisi lain, penggunaan teknologi yang intensif juga berdampak pada kondisi psikologis dan kualitas hubungan sosial, baik secara langsung maupun melalui media digital. Temuan ini memberikan gambaran bahwa Generasi Z dan Alpha hidup dalam lingkungan digital yang kompleks, sehingga diperlukan upaya pendampingan, pendidikan literasi digital, dan kebijakan sosial yang mendukung keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan kesehatan sosial-psikologis generasi muda.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap gaya hidup, kesehatan mental, dan interaksi sosial Generasi Z dan Alpha di Kota Bekasi.Digitalisasi membentuk pola konsumsi digital dan kebiasaan sosial generasi muda, serta memengaruhi kondisi psikologis mereka.Intensitas interaksi sosial bergeser dari tatap muka ke komunikasi digital, meskipun kualitas hubungan interpersonal cenderung menurun.Oleh karena itu, diperlukan pendekatan strategis dari berbagai pihak untuk membimbing generasi ini agar dapat memanfaatkan teknologi secara sehat dan seimbang.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang memediasi hubungan antara digitalisasi dan kesehatan mental, seperti tingkat kecanduan gawai, paparan konten negatif, atau dukungan sosial daring. Kedua, studi komparatif antara Generasi Z dan Alpha dapat dilakukan untuk memahami perbedaan karakteristik dan dampak digitalisasi pada kedua generasi tersebut. Ketiga, penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi dapat digunakan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi generasi muda terhadap digitalisasi dalam konteks kehidupan sehari-hari. Penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana digitalisasi membentuk identitas, nilai-nilai, dan perilaku sosial generasi muda. Keempat, penelitian longitudinal diperlukan untuk melacak perubahan gaya hidup, kesehatan mental, dan interaksi sosial generasi muda seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Dengan demikian, kebijakan dan program intervensi yang lebih efektif dapat dirancang untuk mendukung kesejahteraan generasi digital. Kelima, penelitian perlu mengeksplorasi peran literasi digital dan pendidikan media dalam meningkatkan kemampuan generasi muda untuk menggunakan teknologi secara kritis dan bertanggung jawab, serta melindungi diri dari dampak negatifnya.

Read online
File size309.27 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test