UCUC

Calathu: Jurnal Ilmu KomunikasiCalathu: Jurnal Ilmu Komunikasi

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk memahami pengalaman anak yang mengalami tindakan kekerasan komunikasi verbal dalam bentuk emosional dari anggota keluarganya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan empat informan yang memiliki latar belakang berbeda dan pernah mengalami bentuk kekerasan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kekerasan verbal seperti hinaan, bentakan, dan pelabelan negatif berdampak pada munculnya perilaku agresif, sikap tertutup, ketidakpercayaan terhadap orang lain, serta kesulitan dalam membangun hubungan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dibutuhkan edukasi mengenai pola komunikasi yang sehat dalam keluarga, penerapan pola asuh yang positif, serta dukungan menyeluruh guna mendorong perkembangan perilaku anak yang sehat.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa dibutuhkan edukasi mengenai pola komunikasi yang sehat dalam keluarga, penerapan pola asuh yang positif, serta dukungan menyeluruh guna mendorong perkembangan perilaku anak yang sehat.Kekerasan verbal berdampak signifikan pada perkembangan perilaku anak, memicu masalah emosional dan sosial.Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak kekerasan verbal dan mendorong pola komunikasi yang sehat dalam keluarga.

Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor protektif yang dapat mengurangi dampak negatif kekerasan komunikasi verbal pada anak, seperti peran dukungan sosial dari teman sebaya atau guru. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program intervensi yang bertujuan meningkatkan kesadaran orang tua tentang pola komunikasi yang sehat dan mengurangi kekerasan verbal dalam keluarga. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menelusuri dampak jangka panjang kekerasan komunikasi verbal pada perkembangan psikologis dan sosial anak, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan anak untuk pulih dari trauma masa kecil. Dengan menggabungkan temuan dari berbagai penelitian, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang kekerasan komunikasi verbal dan cara-cara efektif untuk mencegah serta mengurangi dampaknya pada anak.

  1. Childhood violence exposure and its contributing factors in Indonesia: a secondary data analysis of the... bmjopen.bmj.com/content/15/1/e090618Childhood violence exposure and its contributing factors in Indonesia a secondary data analysis of the bmjopen bmj content 15 1 e090618
  2. MEMBANGUN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT TENTANG KEKERASAN VERBAL DALAM LINGKUP RUMAH TANGGA | Community... doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2978MEMBANGUN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT TENTANG KEKERASAN VERBAL DALAM LINGKUP RUMAH TANGGA Community doi 10 31004 cdj v2i3 2978
  3. PERSPEKTIF ANAK-ANAK TENTANG KEKERASAN DOMESTIK | Harakat an-Nisa: Jurnal Studi Gender dan Anak. perspektif... doi.org/10.30631/82.99-108PERSPEKTIF ANAK ANAK TENTANG KEKERASAN DOMESTIK Harakat an Nisa Jurnal Studi Gender dan Anak perspektif doi 10 30631 82 99 108
  4. BEBAS KEKERASAN, HIDUP MENGIKATKU MENJADI HARMONIS: STUDI INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS PENGALAMAN... doi.org/10.14710/empati.2023.39308BEBAS KEKERASAN HIDUP MENGIKATKU MENJADI HARMONIS STUDI INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS PENGALAMAN doi 10 14710 empati 2023 39308
Read online
File size412.07 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test