UNNESUNNES

Journal of Social and Industrial PsychologyJournal of Social and Industrial Psychology

Penelitian ini dilatarbelakangi dari fenomena mengenai semakin menurunnya top brand index sabun mandi Shinzui selama empat tahun berturut-turut, dari tahun 2009-2012. Penurunan index mengindikasikan semakin menurunnya tingkat konsumsi masyarakat terhadap sabun tersebut. Gejala menurunnya tingkat konsumsi masyarakat menunjukkan bahwa keinginan mencari variasi merek (variety seeking) tinggi yang diperkirakan karena brand loyalty semakin menurun. Hal ini disebabkan karena konsumen yang memiliki loyalitas terhadap Shinzui semakin menurun menimbulkan kebosanan sehingga konsumen melakukan pencarian variasi sabun mandi merek lain (variety seeking). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional yang bertujuan untuk mengetahui pada mahasiswa yang pernah menggunakan sabun mandi Shinzui. Subjek penelitian ini sejumlah 100 orang. Teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Variety seeking diukur dengan menggunakan skala variety seeking. Skala variety seeking terdiri dari 58 item valid dari 68 item keseluruhan. Item yang valid tersebut memiliki p<0,05 dengan rentang signifikansi 0,000-0,010. Skala variety seeking mempunyai koefisien reliabilitas sebesar 0,922. Brand loyalty diukur dengan skala brand loyalty. Skala brand loyalty terdiri dari 53 item valid dari 58 item keseluruhan. Item yang valid tersebut mempunyai p< 0,05 dengan rentang signifikansi 0,000-0,001. Skala brand loyalty mempunyai koefisien reliabilitas sebesar 0,924. Analisis data menggunakan analisis regresi dengan bantuan program SPSS 17.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan variabel variety seeking tergolong sedang menuju rendah. Variabel brand loyalty tergolong sedang menuju tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif variabel brand loyalty terhadap variety seeking dengan koefisien r = -0,536 dan signifikansi atau p = 0,000. Dari hasil penelitian menunjukkan sebesar 28,7%. Simpulannya yaitu ada pengaruh negatif brand loyalty terhadap variety seeking pada mahasiswa yang pernah menggunakan sabun mandi Shinzui.

Simpulan yang dapat diambil berdasarkan hasil pembahasan penelitian ini sebagai berikut.1) Variety Seeking pada mahasiswa Unnes yang pernah atau sedang menggunakan sabun mandi Shinzui sebagian besar termasuk dalam kategori sedang cenderung rendah.Sub dimensi yang paling berpengaruh terhadap tinggi rendahnya variety seeking yaitu kecenderungan bertindak dengan nilai mean empiris sebesar 3,90.2) Brand loyalty pada mahasiswa Unnes yang pernah atau sedang menggunakan sabun mandi Shinzui sebagian besar termasuk dalam kategori sedang cenderung tinggi.Sub dimensi yang paling berpengaruh terhadap tinggi rendahnya brand loyalty yaitu cognitive loyalty dengan nilai mean empiris sebesar 3,36.3) Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan yaitu ada pengaruh negatif brand loyalty terhadap variety seeking pada mahasiswa Unnes yang pernah atau sedang menggunakan sabun mandi Shinzui.Semakin tinggi brand loyalty maka variety seeking rendah.Sebaliknya, semakin rendah brand loyalty maka semakin tinggi variety seeking.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan:. 1. Penelitian selanjutnya dapat melibatkan variabel moderator untuk lebih memahami .. 2. Menghubungkan brand loyalty atau variety seeking dengan variabel lainnya, seperti karakteristik individu, motivasi produk, dan frekuensi pembelian, untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen.. 3. Mengembangkan penelitian dengan mempertimbangkan teori-teori kontra, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami perilaku konsumen dan strategi pemasaran.

Read online
File size251.91 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test