JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU
Journal of General Education and HumanitiesJournal of General Education and HumanitiesKonsumsi kopi di Indonesia menunjukkan tren peningkatan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir, mengindikasikan bahwa kopi telah berkembang dari sekadar minuman fungsional menjadi bagian integral dari kehidupan sosial dan ekspresi budaya. Peningkatan konsumsi kopi nasional mencerminkan perubahan perilaku konsumen, di mana kedai kopi tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat membeli minuman, tetapi juga sebagai ruang interaksi, pembentukan identitas, dan representasi gaya hidup. Kota Yogyakarta telah menjadi pusat pertumbuhan industri kedai kopi di Indonesia seiring dengan meningkatnya konsumsi kopi. Pada tahun 2022, Yogyakarta memiliki lebih dari 3.000 kedai kopi, jumlah yang jauh melebihi kota-kota tetangga seperti Surakarta dengan sekitar 400 kedai kopi dan Semarang dengan sekitar 700 kedai kopi. Kehadiran industri kopi yang luas di Yogyakarta mencerminkan permintaan konsumen yang kuat terhadap kopi dan peran kota sebagai pusat budaya dan pariwisata, menjadikan kedai kopi sebagai ruang penting untuk interaksi sosial.
Studi ini menyimpulkan bahwa loyalitas pelanggan terhadap kedai kopi di Yogyakarta dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik fungsional maupun emosional dan relasional.Brand experience, yang mencakup dimensi sensori, afektif, intelektual, dan perilaku, merupakan faktor penting dalam mendorong pembelian berulang dan komitmen pelanggan jangka panjang terhadap kedai kopi.Brand experience juga mempengaruhi kepercayaan pelanggan terhadap konsistensi, kredibilitas, dan kualitas merek.Selain itu, persepsi pelanggan terhadap kualitas layanan, seperti kecepatan, keramahan, dan profesionalisme, memainkan peran penting dalam membentuk loyalitas terhadap kedai kopi.Persepsi harga yang adil dan sejalan dengan manfaat yang diterima mendorong loyalitas pelanggan dan mengurangi kemungkinan beralih ke kedai kopi lainnya.Harga yang dianggap wajar dan transparan memperkuat kepercayaan pelanggan terhadap integritas dan kejujuran kedai kopi.Trust dan satisfaction bertindak sebagai mekanisme mediasi utama dalam pembentukan loyalitas pelanggan.Secara keseluruhan, studi ini mengonfirmasi bahwa loyalitas pelanggan terhadap kedai kopi di Yogyakarta dibentuk tidak hanya oleh faktor fungsional seperti harga dan kualitas layanan, tetapi juga oleh faktor pengalaman yang emosional dan relasional, dengan trust dan satisfaction sebagai mekanisme mediasi utama.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, melakukan studi komparatif yang lebih mendalam untuk menganalisis perbedaan mekanisme pembentukan loyalitas pelanggan antara kedai kopi coffee-to-go dan slow bar di berbagai kota di Indonesia, dengan mempertimbangkan variabel-variabel budaya dan sosial yang mungkin berpengaruh. Kedua, mengeksplorasi peran teknologi dalam membentuk pengalaman pelanggan dan loyalitas di kedai kopi, terutama dengan mempertimbangkan tren penggunaan chatbot dan aplikasi mobile. Ketiga, meneliti dampak pandemi COVID-19 terhadap preferensi pelanggan dan perilaku mereka dalam memilih dan membentuk loyalitas terhadap kedai kopi, serta bagaimana kedai kopi dapat beradaptasi dengan perubahan tersebut.
| File size | 182.64 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
KOMPETIFKOMPETIF Namun, masih terdapat dimensi yang belum memenuhi harapan connection quality. Pada variabel Brand Image (X2) diperoleh hasil yang menunjukkan Brand ImageNamun, masih terdapat dimensi yang belum memenuhi harapan connection quality. Pada variabel Brand Image (X2) diperoleh hasil yang menunjukkan Brand Image
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Keberhasilan E‑Government selanjutnya bergantung pada sinergi peningkatan kualitas SDM, perbaikan infrastruktur digital, penguatan sistem keamanan, danKeberhasilan E‑Government selanjutnya bergantung pada sinergi peningkatan kualitas SDM, perbaikan infrastruktur digital, penguatan sistem keamanan, dan
LAAROIBALAAROIBA Deskripsi responden berdasarkan usia, jenis kelamin, pendidikan, dan status perkawinan juga disajikan dalam abstrak ini. Selain itu, terdapat penjelasanDeskripsi responden berdasarkan usia, jenis kelamin, pendidikan, dan status perkawinan juga disajikan dalam abstrak ini. Selain itu, terdapat penjelasan
LAAROIBALAAROIBA Banyaknya pengguna Youtube sebagai media konten video creative memunculkan berbagai persepsi bagi yang mengaksesnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikanBanyaknya pengguna Youtube sebagai media konten video creative memunculkan berbagai persepsi bagi yang mengaksesnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
LAAROIBALAAROIBA Kemudahan penyebaran informasi dunia maya dapat menyebabkan pelanggaran hak cipta serta dampak kerugian kepada pemilik cipta. Pemakaian logo TV IndosiarKemudahan penyebaran informasi dunia maya dapat menyebabkan pelanggaran hak cipta serta dampak kerugian kepada pemilik cipta. Pemakaian logo TV Indosiar
LAAROIBALAAROIBA Jumlah Informan peneliti sebanyak 3 Informan karyawan. Lokasi penelitian berada di PT. Berkaitan dengan hasil wawancara mendalam bahwa semakin baik keseimbanganJumlah Informan peneliti sebanyak 3 Informan karyawan. Lokasi penelitian berada di PT. Berkaitan dengan hasil wawancara mendalam bahwa semakin baik keseimbangan
LAAROIBALAAROIBA Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis korelasi Spearman Rank. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi dosen lebih baik 0,553 kaliData yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis korelasi Spearman Rank. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi dosen lebih baik 0,553 kali
UMMUMM Disarankan agar pendidik merancang kurikulum dan lingkungan belajar yang dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menentukan teknik analisis dataDisarankan agar pendidik merancang kurikulum dan lingkungan belajar yang dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menentukan teknik analisis data
Useful /
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU This study aims to evaluate Majelis Taklim Al-Hudas efforts to reinforce ukhuwah islamiyah among its members by analyzing the implementation of core managementThis study aims to evaluate Majelis Taklim Al-Hudas efforts to reinforce ukhuwah islamiyah among its members by analyzing the implementation of core management
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU A quantitative approach was employed using a cross-sectional correlational design. Data were collected from 327 undergraduate students via an online surveyA quantitative approach was employed using a cross-sectional correlational design. Data were collected from 327 undergraduate students via an online survey
KOMPETIFKOMPETIF 7) Retribusi daerah tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi melalui kemandirian keuangan daerah atau secara tidak langsung variabel kemandirian7) Retribusi daerah tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi melalui kemandirian keuangan daerah atau secara tidak langsung variabel kemandirian
STAIMADIUNSTAIMADIUN Isu yang diangkat adalah persepsi komunitas terhadap keselarasan praktik Sembe dengan ajaran Islam serta dampaknya terhadap kesehatan dan kohesi sosial.Isu yang diangkat adalah persepsi komunitas terhadap keselarasan praktik Sembe dengan ajaran Islam serta dampaknya terhadap kesehatan dan kohesi sosial.