UMMUMM
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia)JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia)Pengetahuan konten, pedagogi, dan teknologi merupakan inti dari pengajaran yang efektif. Selain itu, interaksi dan integrasi basis-basis pengetahuan ini menantang para guru, terutama lulusan non-pendidikan guru termasuk lulusan diploma pendidikan profesional (DPE). Dengan menggunakan instrumen yang diadaptasi, studi ini meneliti kompetensi mengajar guru biologi lulusan DPE, khususnya Pengetahuan Teknologi, Pedagogi, dan Konten (TPACK) mereka serta kompetensi mengajar Biologi untuk merancang program pengembangan profesional guru (TPD). Sebagian besar guru adalah lulusan BS Keperawatan dengan lisensi mengajar profesional dan pengalaman mengajar berkisar antara 3 hingga 10 tahun. Selain itu, sebagian besar guru menerima antara satu hingga lima TPD yang berfokus pada biologi, pedagogi, dan teknologi. Di antara komponen TPACK, guru merasa paling kurang kompeten dalam pengetahuan pedagogi (PK) dan pengetahuan konten pedagogi (PCK). Meskipun guru menyepakati kompetensi TPACK keseluruhan yang mereka rasakan, masih ada peluang untuk memperkuat TPACK mereka. Guru juga percaya bahwa mereka paling kurang kompeten dalam proses seluler biologis. Program pengembangan profesional guru berbasis kebutuhan direkomendasikan untuk meningkatkan TPACK guru Biologi, dan pada akhirnya, pendidikan biologi.
Sebagian besar guru biologi lulusan DPE adalah guru profesional berlisensi dengan pengalaman mengajar tiga hingga sepuluh tahun, mayoritas berasal dari latar belakang BS Keperawatan.Mereka melaporkan mengikuti jumlah TPD yang tidak memadai, dan meskipun secara umum menyepakati kompetensi TPACK mereka, ditemukan bahwa mereka merasa paling kurang kompeten dalam pengetahuan pedagogi (PK) dan pengetahuan konten pedagogi (PCK).Selain itu, sepuluh Kompetensi Pembelajaran Esensial Minimal (MELC) biologi diidentifikasi membutuhkan peningkatan kompetensi guru, sehingga program pengembangan profesional guru (TPD) berbasis kebutuhan sangat direkomendasikan untuk memperkuat TPACK dan penguasaan MELC biologi mereka.
Saran penelitian lanjutan yang relevan dapat mencakup beberapa area untuk memperdalam pemahaman tentang peningkatan kualitas pengajaran biologi, khususnya bagi lulusan DPE. Pertama, mengingat rekomendasi untuk mengembangkan program pengembangan profesional guru (TPD) berbasis kebutuhan, penelitian mendatang dapat berfokus pada evaluasi efektivitas program TPD tersebut. Studi ini dapat mengukur dampak langsung TPD terhadap peningkatan TPACK guru, kompetensi dalam materi biologi yang dianggap sulit seperti transportasi seluler dan dogma sentral biologi molekuler, serta perubahan dalam praktik pengajaran mereka di kelas. Pendekatan penelitian campuran yang menggabungkan data kuantitatif dari survei sebelum dan sesudah TPD dengan observasi kelas kualitatif atau wawancara mendalam akan sangat bermanfaat. Kedua, penting untuk menggali lebih dalam alasan di balik persepsi rendahnya kompetensi guru dalam pengetahuan pedagogi (PK) dan pengetahuan konten pedagogi (PCK). Sebuah studi kualitatif, seperti wawancara mendalam atau kelompok fokus dengan guru lulusan DPE, dapat mengungkap tantangan spesifik yang mereka hadapi dalam mengintegrasikan konten biologi dengan strategi pengajaran yang efektif, serta bagaimana latar belakang non-pendidikan mereka memengaruhi pengembangan PCK. Pemahaman yang lebih nuansal ini akan membantu menyempurnakan desain TPD agar lebih tepat sasaran. Ketiga, untuk melengkapi temuan mengenai kompetensi guru, penelitian dapat menyelidiki korelasi antara TPACK guru dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran biologi. Ini akan melibatkan pengujian hipotesis apakah peningkatan TPACK guru, terutama dalam topik MELC yang menantang, berkorelasi positif dengan peningkatan pemahaman dan kinerja siswa. Penelitian ini dapat memberikan bukti empiris yang kuat tentang bagaimana peningkatan kompetensi guru secara langsung berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan biologi.
- Tracking the Resolution of Student Misconceptions about the Central Dogma of Molecular Biology | Journal... doi.org/10.1128/jmbe.v17i3.1165Tracking the Resolution of Student Misconceptions about the Central Dogma of Molecular Biology Journal doi 10 1128 jmbe v17i3 1165
- PEDAGOGICAL COMPETENCE DEVELOPMENT OF UNIVERSITY TEACHERS WITH NON-EDUCATION BACKGROUND: THE CASE OF... doi.org/10.17509/ije.v11i2.15711PEDAGOGICAL COMPETENCE DEVELOPMENT OF UNIVERSITY TEACHERS WITH NON EDUCATION BACKGROUND THE CASE OF doi 10 17509 ije v11i2 15711
- Those Who Understand: Knowledge Growth in Teaching - LEE S. SHULMAN, 1986. understand knowledge growth... journals.sagepub.com/doi/10.3102/0013189X015002004Those Who Understand Knowledge Growth in Teaching LEE S SHULMAN 1986 understand knowledge growth journals sagepub doi 10 3102 0013189X015002004
- Resources: Lights, Camera, Acting Transport! Using role-play to teach membrane transport. resources lights... qubeshub.org/community/groups/coursesource/publications?id=2531&v=1Resources Lights Camera Acting Transport Using role play to teach membrane transport resources lights qubeshub community groups coursesource publications id 2531 v 1
| File size | 384.92 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STAISERDANGLUBUKPAKAMSTAISERDANGLUBUKPAKAM 3) Literasi keagamaan dipilih melalui para ustadz yang aktif secara online karena dianggap praktis, mudah diakses, dan mudah dipahami. Tingkat literasi3) Literasi keagamaan dipilih melalui para ustadz yang aktif secara online karena dianggap praktis, mudah diakses, dan mudah dipahami. Tingkat literasi
ABULYATAMAABULYATAMA Keberadaan guru bagi suatu bangsa amatlah penting terlebih-lebih bagi keberlangsungan hidup bangsa ditengah-tengah lintasan perjalanan jaman dengan teknologiKeberadaan guru bagi suatu bangsa amatlah penting terlebih-lebih bagi keberlangsungan hidup bangsa ditengah-tengah lintasan perjalanan jaman dengan teknologi
IAIQHIAIQH Adapun hambatan muncul dari perbedaan tingkat kecerdasan siswa serta keterbatasan kerjasama orang tua. Kata Kunci: Tahfidz, Prestasi Belajar, Al-QuranAdapun hambatan muncul dari perbedaan tingkat kecerdasan siswa serta keterbatasan kerjasama orang tua. Kata Kunci: Tahfidz, Prestasi Belajar, Al-Quran
OJSOJS Salah satu pendekatan yang dianalisis adalah model pembelajaran PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan), yang dianggapSalah satu pendekatan yang dianalisis adalah model pembelajaran PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan), yang dianggap
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa implementasi kompetensi manajerial kepala madrasah di MIN 2 Lamongan telah berjalan dengan baik, meskipunBerdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa implementasi kompetensi manajerial kepala madrasah di MIN 2 Lamongan telah berjalan dengan baik, meskipun
OJSOJS Guru diharapkan mampu menjadi fasilitator dalam pembelajaran yang berpusat pada siswa, namun Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk menjadi lebih dari sekadarGuru diharapkan mampu menjadi fasilitator dalam pembelajaran yang berpusat pada siswa, namun Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk menjadi lebih dari sekadar
UNIVAUNIVA Penelitian ini diharapkan berkontribusi bagi pendidikan untuk mengembangkan dan meningkatkan profesionalitasnya. Pembinaan profesionalisme guru rumpunPenelitian ini diharapkan berkontribusi bagi pendidikan untuk mengembangkan dan meningkatkan profesionalitasnya. Pembinaan profesionalisme guru rumpun
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Guru pra‑layanan yang ingin menjadi guru profesional diwajibkan mengikuti praktik mengajar di sekolah untuk mengimplementasikan keterampilan yang dipelajariGuru pra‑layanan yang ingin menjadi guru profesional diwajibkan mengikuti praktik mengajar di sekolah untuk mengimplementasikan keterampilan yang dipelajari
Useful /
STAIMADIUNSTAIMADIUN Melalui pembiasaan berkelanjutan, siswa terbiasa menjadi sopan, ramah, taat kepada guru, dan menunjukkan perilaku yang mencerminkan moral mulia. StrategiMelalui pembiasaan berkelanjutan, siswa terbiasa menjadi sopan, ramah, taat kepada guru, dan menunjukkan perilaku yang mencerminkan moral mulia. Strategi
UMMUMM Model ini terbukti efektif dalam meningkatkan aktivitas dan kolaborasi mahasiswa dalam membangun pengetahuan ilmiah, sekaligus memberi kesempatan untukModel ini terbukti efektif dalam meningkatkan aktivitas dan kolaborasi mahasiswa dalam membangun pengetahuan ilmiah, sekaligus memberi kesempatan untuk
UMMUMM Selain itu, SLNA ini menyoroti kontribusi artikel-artikel ini dalam mengembangkan berbagai keterampilan hidup dalam pembelajaran biologi. Dengan mengidentifikasiSelain itu, SLNA ini menyoroti kontribusi artikel-artikel ini dalam mengembangkan berbagai keterampilan hidup dalam pembelajaran biologi. Dengan mengidentifikasi
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Satu hal yang sangat membanggakan adalah guru-guru di daerah terpencil bersedia melakukan apa saja untuk mengatasi kesulitan ini. Jadi, meskipun banyakSatu hal yang sangat membanggakan adalah guru-guru di daerah terpencil bersedia melakukan apa saja untuk mengatasi kesulitan ini. Jadi, meskipun banyak