BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL

International Journal of Social ScienceInternational Journal of Social Science

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi makna ornamen Toraja, khususnya motif Pa Barre Allo, menggunakan restoran Tator di Dharmawangsa Square Jakarta sebagai data utama. Studi ini menggunakan teori Hermeneutika Paul Ricoeur yang menjelaskan aturan interpretasi teks, tanda, dan simbol. Penelitian ini juga membahas bagaimana ornamen Toraja tradisional diterapkan dalam ruang komersial modern. Ornamen Toraja yang secara tradisional memiliki makna sakral berubah maknanya ketika diterapkan dalam elemen interior restoran. Ini berarti ornamen tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga memiliki nilai besar yang merepresentasikan kesensitifan budaya Toraja dalam desain interior komersial. Selain itu, studi ini menunjukkan penerapan motif Pa Barre Allo di Tator Café yang mengubah makna sakral menjadi elemen estetika untuk memperkuat daya tarik dan identitas merek ruang café. Hasil penelitian ini diharapkan meningkatkan pemahaman tentang transformasi nilai budaya dalam desain interior komersial. Akhirnya, mereka dapat berkontribusi pada pelestarian sejarah dan budaya Indonesia.

Penerapan motif dekoratif di Tator Café Dharmawangsa Square menggabungkan elemen tradisional, mengubah makna sakral menjadi profan.Desain yang dipilih sesuai dengan konteks budaya, menciptakan suasana tradisional dengan sentuhan modern.Sensibilitas etnis Toraja dimanfaatkan untuk tujuan promosi komersial, mengubah makna menjadi profan untuk komodifikasi budaya dan nilai ekonomi.

Mengkaji bagaimana simbol budaya lain dapat diadaptasi dalam desain interior komersial tanpa kehilangan makna aslinya. Meneliti perbandingan transformasi makna ornamen Toraja dengan budaya lain di kota-kota besar. Menganalisis dampak penggunaan simbol budaya pada persepsi konsumen terhadap merek dan identitas ruang. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang cara mengintegrasikan budaya dalam desain modern sambil menjaga integritas simbolik. Selain itu, mempelajari bagaimana perubahan makna simbol budaya dapat memengaruhi pengalaman pengunjung di ruang publik. Studi ini juga dapat mengembangkan kerangka kerja untuk memetakan transformasi makna simbol dalam konteks sosial yang berbeda. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman tentang dinamika budaya dalam desain interior komersial.

  1. THE TRANSFORMATION OF TORAJA ORNAMENT’S MEANING ON DHARMAWANGSA SQUARE TATOR CAFÉ APPLYING... bajangjournal.com/index.php/IJSS/article/view/9836THE TRANSFORMATION OF TORAJA ORNAMENTAoS MEANING ON DHARMAWANGSA SQUARE TATOR CAFyO APPLYING bajangjournal index php IJSS article view 9836
Read online
File size727.56 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test