BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL

International Journal of Social ScienceInternational Journal of Social Science

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis apakah Implementasi Anggaran, Kompetensi Sumber Daya Manusia, dan Sistem Pengendalian Internal secara langsung memengaruhi Penyerapan Anggaran di Mahkamah Agung Republik Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menguji apakah Komitmen Organisasi dapat memoderasi hubungan antara ketiga variabel independen tersebut dengan Penyerapan Anggaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sifat konfirmatif. Populasi penelitian meliputi seluruh pegawai di Mahkamah Agung selama tahun 2023, dengan sampel penelitian sebanyak 230 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Anggaran, Kompetensi Sumber Daya Manusia, dan Sistem Pengendalian Internal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Penyerapan Anggaran. Komitmen Organisasi tidak memoderasi hubungan antara Implementasi Anggaran dan Penyerapan Anggaran. Namun, Komitmen Organisasi berperan dalam memoderasi hubungan antara Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Sistem Pengendalian Internal dengan Penyerapan Anggaran di Mahkamah Agung. Kontribusi penelitian ini menyoroti bahwa Penyerapan Anggaran dapat dioptimalkan apabila implementasi anggaran dilakukan secara transparan, kompetensi sumber daya manusia ditingkatkan, dan sistem pengendalian internal dijalankan secara efektif. Lebih lanjut, komitmen organisasi terhadap tata kelola harus berfungsi dengan baik dan adil.

Studi ini menyimpulkan bahwa Pelaksanaan Anggaran, Kompetensi Sumber Daya Manusia, dan Sistem Pengendalian Internal secara signifikan dan positif memengaruhi Penyerapan Anggaran di Mahkamah Agung.Meskipun Komitmen Organisasi tidak memoderasi hubungan antara Pelaksanaan Anggaran dan Penyerapan Anggaran karena seringnya perubahan regulasi, Komitmen Organisasi terbukti secara efektif memoderasi hubungan antara Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Sistem Pengendalian Internal dengan Penyerapan Anggaran.Hal ini menunjukkan bahwa komitmen organisasi yang kuat, berorientasi pada tujuan, dan berbasis kinerja dalam institusi terpercaya seperti Mahkamah Agung dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan sistem pengendalian internal, yang pada akhirnya mengarah pada penyerapan anggaran yang lebih efektif dan optimal.

Penelitian lanjutan dapat secara spesifik mengkaji mengapa Komitmen Organisasi tidak mampu memoderasi hubungan antara Pelaksanaan Anggaran dan Penyerapan Anggaran, seperti yang disimpulkan dalam studi ini. Hal ini dapat dilakukan melalui pendekatan kualitatif, seperti wawancara mendalam dengan para pembuat kebijakan dan pelaksana anggaran di Mahkamah Agung, untuk memahami bagaimana perubahan regulasi yang sering terjadi benar-benar memengaruhi persepsi dan motivasi mereka terhadap komitmen organisasi dalam konteks pelaksanaan anggaran. Selain itu, mengingat relevansi teknologi dan kepemimpinan dalam tata kelola modern, studi di masa depan dapat memperluas kerangka penelitian dengan mengintroduksi variabel-variabel baru seperti adopsi teknologi dalam sistem pengelolaan keuangan (misalnya e-budgeting atau e-procurement) atau pengaruh gaya kepemimpinan pejabat pada tingkat penyerapan anggaran. Variabel-variabel ini mungkin memiliki dampak langsung atau berperan sebagai moderator tambahan yang signifikan. Selanjutnya, untuk meningkatkan daya generalisasi temuan, akan bermanfaat jika penelitian serupa dilakukan secara komparatif di institusi pemerintah lain di Indonesia, seperti kementerian atau lembaga pemerintah daerah, guna mengidentifikasi apakah pola hubungan antara kompetensi sumber daya manusia, sistem pengendalian internal, komitmen organisasi, dan penyerapan anggaran tetap konsisten di berbagai konteks organisasi. Pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor pendorong penyerapan anggaran yang optimal dalam sektor publik.

  1. THE EFFECT OF BUDGET IMPLEMENTATION, HUMAN RESOURCE COMPETENCE, AND INTERNAL CONTROL SYSTEM ON BUDGET... doi.org/10.53625/ijss.v4i5.9573THE EFFECT OF BUDGET IMPLEMENTATION HUMAN RESOURCE COMPETENCE AND INTERNAL CONTROL SYSTEM ON BUDGET doi 10 53625 ijss v4i5 9573
  2. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penyerapan Anggaran Pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan... doi.org/10.56248/jamane.v1i1.16Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Penyerapan Anggaran Pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan doi 10 56248 jamane v1i1 16
  3. Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penyerapan Anggaran Belanja Satker Pusat Di Daerah Lingkup Kemenlhk... doi.org/10.37859/jae.v12i1.3656Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penyerapan Anggaran Belanja Satker Pusat Di Daerah Lingkup Kemenlhk doi 10 37859 jae v12i1 3656
  4. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Penyerapan Anggaran Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis | Jurnal... jurnal.pcr.ac.id/index.php/jakb/article/view/3652Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Penyerapan Anggaran Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis Jurnal jurnal pcr ac index php jakb article view 3652
Read online
File size336.54 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test