UNJANIUNJANI

Portofolio: Jurnal Ekonomi, Bisnis, Manajemen, dan AkuntansiPortofolio: Jurnal Ekonomi, Bisnis, Manajemen, dan Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem informasi akuntansi dalam siklus penjualan di Indomaret Surya Sumantri 23, Bandung. Siklus penjualan yang efisien sangat penting untuk menjaga ketersediaan stok barang dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Namun, dalam dua bulan terakhir, Indomaret Surya Sumantri mengalami kekosongan stok yang berulang dan keterlambatan pengiriman barang. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan sumber daya manusia yang harus menjalankan lebih dari satu tugas, sehingga pemesanan barang sering terlambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem informasi akuntansi di Indomaret Surya Sumantri 23 sudah terintegrasi dengan sistem pusat, masih terdapat kendala dalam pengelolaan persediaan yang menyebabkan ketidaktepatan dalam proses pemesanan dan penerimaan barang. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam sistem pengelolaan stok, peningkatan efisiensi dalam pengiriman barang, serta penyesuaian tugas karyawan untuk menghindari keterlambatan pemesanan. Dengan penguatan pengendalian internal dan optimalisasi sistem informasi akuntansi, diharapkan Indomaret Surya Sumantri 23 dapat meningkatkan efisiensi siklus penjualan dan kepuasan pelanggan.

Siklus penjualan di Indomaret Surya Sumantri 23 mengikuti tahapan pengelolaan stok, promosi, transaksi penjualan, pencatatan data, layanan purna jual, dan pelaporan keuangan.Kendala utama berupa kekosongan stok disebabkan oleh keterlambatan pemesanan dan multitugas karyawan, serta tidak adanya notifikasi otomatis dalam POS.Solusi meliputi otomatisasi notifikasi, analisis prediktif, pemisahan tugas, pelatihan karyawan, dan pengawasan rutin untuk meningkatkan akurasi stok dan kepuasan pelanggan.

Pertama, integrasikan sistem POS dengan modul prediktif sehingga stok dapat dipantau otomatis dan notifikasi muncul saat mendekati batas minimum. Kedua, lakukan evaluasi rutin terhadap sistem restocking dan jadwalkan pengiriman lebih sering bagi produk dengan permintaan tinggi, selain menambah armada logistik. Ketiga, tingkatkan kompetensi karyawan melalui pelatihan rutin mengenai penggunaan POS dan ERP, serta adakan simulasi manajemen stok yang memperkaya pemahaman tentang prediksi kekosongan barang.

Read online
File size392.85 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test