UKRIMUKRIM

JURNAL PENABIBLOSJURNAL PENABIBLOS

Artikel ini membahas contoh Daniel 6:1-29 sebagai acuan dalam pembentukan karakter guru PAK. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis karakter yang terjadi dalam dunia pendidikan, khususnya terkait guru. Guru PAK merupakan bagian dari guru secara umum yang sangat relevan dalam pembentukan karakter berdasarkan tokoh Alkitab Daniel, yang memiliki kualitas karakter sejati yang dapat diteladani. Tujuan penelitian ini adalah: pertama, menjelaskan karakter sesuai kompetensi kepribadian guru menurut UU No. 14 Tahun 2005; kedua, menjelaskan karakter yang sesuai kualitas kepribadian guru PAK menurut B.S. Sidjabat; dan ketiga, menjelaskan bagaimana Daniel dapat dijadikan rujukan dalam pembentukan karakter guru PAK. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan dan metode Hermeneutika Alkitab dalam mengolah teks Daniel 6:1-29 untuk menghasilkan prinsip-prinsip keteladanan dari tokoh Daniel. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, hasil penafsiran teks Daniel 6:1-29 dengan metode Hermeneutika Alkitab secara literal, gramatikal, kontekstual, teologis, dan historis berupa prinsip-prinsip keteladanan Daniel; kedua, hasil analisis data antara UU No. 14 Tahun 2005 dan Prinsip Keteladanan Daniel yang mampu memenuhi kompetensi kepribadian menurut standar pendidikan umum; ketiga, hasil analisis antara kualitas kepribadian menurut B.S. Sidjabat dan Prinsip Keteladanan Daniel yang mampu memenuhi kompetensi kepribadian menurut standar pendidikan guru PAK.

1-29 dapat dijadikan acuan dalam pembentukan karakter guru PAK karena secara kualitas karakternya memenuhi kompetensi kepribadian guru menurut UU No.14 Tahun 2005 dan kualitas kepribadian guru PAK menurut B.Daniel sebagai tokoh Alkitab memiliki karakter yang unggul, jujur, berintegritas, stabil, dan taat kepada Tuhan, sehingga relevan sebagai model pembentukan karakter guru di Indonesia.Meskipun Daniel bukan seorang guru secara profesi, kehidupan dan prinsip hidupnya telah memenuhi standar kepribadian yang dibutuhkan seorang guru PAK secara formal dan rohanani.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana prinsip keteladanan Daniel diterapkan dalam konteks guru non-PAK di sekolah umum, untuk melihat apakah nilai-nilai karakter tersebut tetap relevan tanpa kerangka teologis Kristen. Selanjutnya, perlu diteliti efektivitas pendekatan Hermeneutika Alkitab dalam pelatihan karakter guru PAK di lembaga pendidikan calon guru, apakah metode ini mampu membentuk identitas dan perilaku profesional yang lebih kuat. Akhirnya, penting untuk mengeksplorasi pengalaman nyata guru PAK dalam menerapkan prinsip Daniel 6:1-29 di lingkungan sekolahnya, termasuk tantangan dan dukungan yang mereka hadapi, agar dapat dikembangkan modul pelatihan karakter yang kontekstual dan aplikatif bagi pendidik Kristen di Indonesia.

Read online
File size385.84 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test