STIATA BALONGSTIATA BALONG

JAPBJAPB

Kualitas pelayanan publik merupakan suatu kondisi dimana terciptanya hubungan yang dinamis antara pengguna maupun pemberi layanan, baik jasa, manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kualitas pelayanan kesehatan pada Poli Umum Puskesmas Telang Siong Kecamatan Paju Epat Kabupaten Barito Timur. Metode yang digunakan adalah deskripsi kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara kepada informan sebanyak 7 orang, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yaitu, mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Fokus penelitian mengacu pada lima dimensi SERVQUAL (Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empaty). Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum pelayanan di Poli Umum sudah berjalan baik, namun masih terdapat kekurangan, seperti waktu pelayanan yang terbatas. Temuan ini penting sebagai dasar bagi pengambil kebijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas.

Kualitas pelayanan kesehatan di Poli Umum Puskesmas Telang Siong dikategorikan baik berdasarkan lima dimensi SERVQUAL.Empat dimensi yaitu berwujud, daya tanggap, jaminan, dan empati telah memenuhi kriteria berkualitas.Satu dimensi, yaitu kehandalan, tergolong cukup berkualitas terutama karena keterbatasan jam pelayanan yang mengakibatkan ketidaknyamanan bagi pasien yang datang dari jauh.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh perluasan jam operasional pelayanan terhadap kepuasan pasien dan distribusi kunjungan harian di Poli Umum Puskesmas Telang Siong, untuk mengevaluasi apakah fleksibilitas waktu dapat mengurangi antrean dan meningkatkan aksesibilitas. Kedua, sebaiknya diteliti efektivitas media informasi seperti papan pengumuman, media sosial, dan brosur dalam menyampaikan jadwal layanan dan prosedur kesehatan kepada masyarakat, guna memahami saluran komunikasi yang paling efisien dan mudah diakses oleh pasien dari berbagai latar belakang. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak pelatihan komunikasi interpersonal bagi petugas medis terhadap peningkatan dimensi empati dan jaminan pelayanan, sehingga dapat dikembangkan program pelatihan berkelanjutan yang meningkatkan hubungan antara petugas dengan pasien secara sistematis.

Read online
File size743.13 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test