UNIRAYAUNIRAYA

Haga : Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatHaga : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi anak-anak dan menumbuhkan minat membaca seumur hidup melalui kegiatan membaca yang dilaksanakan dalam rangka perayaan misi dan reformasi di Desa Bawonifaoso. Program ini menerapkan berbagai kegiatan membaca, termasuk bercerita secara interaktif, mobil perpustakaan keliling, sudut baca, dan diskusi kelompok, yang diintegrasikan dengan perayaan desa untuk menciptakan lingkungan belajar yang relevan secara budaya dan menarik. Hasil observasi dan evaluasi menunjukkan peningkatan motivasi membaca, kemampuan pemahaman bacaan, serta partisipasi anak dalam sesi membaca. Program ini juga menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dan masyarakat, karena dukungan orang tua dan partisipasi relawan lokal turut mendorong keberlanjutan inisiatif. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan akses bahan bacaan dan variasi keterlibatan orang tua, program ini terbukti efektif dalam menunjukkan bahwa kegiatan membaca yang terstruktur, interaktif, dan kontekstual secara budaya dapat meningkatkan minat belajar anak-anak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggabungan program literasi dengan keterlibatan masyarakat dan acara-acara bermakna secara budaya dapat menumbuhkan budaya baca yang positif di kalangan anak-anak, serta mendorong perkembangan akademik dan pribadi.

Program pengabdian masyarakat ini berhasil menunjukkan bahwa kegiatan membaca yang terstruktur, interaktif, dan kontekstual secara budaya dapat meningkatkan minat dan motivasi anak dalam membaca.Pendirian sudut baca, mobil perpustakaan keliling, sesi bercerita interaktif, serta sistem penghargaan mampu menciptakan lingkungan yang mendorong keterlibatan aktif anak terhadap buku.Keterlibatan masyarakat dan integrasi kegiatan baca dengan perayaan lokal turut memperkuat keberlanjutan program dan menanamkan literasi sebagai nilai bersama.

Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana integrasi kegiatan membaca dengan berbagai perayaan budaya lokal di desa-desa lain dapat memengaruhi keberlanjutan minat baca anak dalam jangka panjang, mengingat konteks budaya sangat berperan dalam keterlibatan masyarakat. Kedua, diperlukan penelitian tentang efektivitas pelatihan relawan lokal—terutama orang tua dan remaja—dalam memfasilitasi kegiatan membaca interaktif, serta bagaimana peran mereka dapat diperkuat melalui pendampingan berkelanjutan dari sekolah atau pemerintah desa. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengembangan perpustakaan digital sederhana berbasis komunitas yang bisa diakses melalui perangkat lokal, sebagai solusi mengatasi keterbatasan fisik bahan bacaan dan jarak tempuh, terutama di wilayah terpencil dengan sinyal terbatas. Pemahaman terhadap tiga aspek ini akan membantu memperdalam dampak program literasi berbasis komunitas dan membuatnya lebih inklusif serta adaptif terhadap kebutuhan lokal.

  1. IMPLEMENTATION OF PANCASILA CHARACTER EDUCATION IN HOMBO BATU IN SOUTH NIAS | Civic Society Research... doi.org/10.57094/jpkn.v6i1.2566IMPLEMENTATION OF PANCASILA CHARACTER EDUCATION IN HOMBO BATU IN SOUTH NIAS Civic Society Research doi 10 57094 jpkn v6i1 2566
Read online
File size743.77 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test