UNTAGUNTAG
Persona:Jurnal Psikologi IndonesiaPersona:Jurnal Psikologi IndonesiaPenelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan efikasi diri dan dukungan sosial dengan penyesuaian diri siswa dalam belajar. Subjek penelitian adalah 123 siswa kelas VII yang terdiri dari 62 siswa laki-laki dan 61 siswa perempuan diambil secara random di SMP Negeri 1 Larangan Kabupaten Pamekasan. Hasil analisis regresi ganda diperoleh sebesar R = 0,759; F = 81,600; p = 0,000 (p < 0,01). Hasil analisis data ini menunjukkan efikasi diri dan dukungan sosial orangtua secara bersama-sama berhubungan dengan penyesuaian diri siswa dalam belajar, sebesar 56,9 %. Hasil analisis korelasi efikasi diri akademik dengan penyesuaian diri siswa dalam belajar diperoleh r parsial = 0,430; t = 5,222 dengan p = 0,000 (p < 0,01). Data ini menunjukkan ada korelasi positif antara efikasi diri akademik dengan penyesuaian diri siswa dalam belajar, dengan sumbangan efektif sebesar 24,22 %. Hasil analisis korelasi dukungan sosial orangtua dengan penyesuaian diri siswa dalam belajar diperoleh r parsial = 0,580; t = 7,799 dengan p = 0,000 (p < 0,01). Data ini menunjukkan ada korelasi positif antara dukungan sosial orangtua dengan penyesuaian diri siswa dalam belajar, dengan sumbangan efektif sebesar 32,68 %.
Dari hasil perhitungan uji statistik, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif secara bersama-sama antara efikasi diri dan dukungan sosial orangtua terhadap penyesuaian diri siswa.Korelasi terjadi karena semakin tinggi skor efikasi diri dan dukungan sosial orangtua, maka semakin tinggi pula skor penyesuaian diri siswa dalam belajar.Begitu pula efikasi diri pada siswa secara tersendiri juga memberikan pengaruh terhadap penyesuaian diri siswa dalam belajar, sehingga bagi siswa yang memiliki tingkat efikasi diri yang tinggi akan sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan penyesuaian diri siswa dalam belajar.Disisi lain, dukungan sosial orangtua, juga memberikan pengaruh terhadap penyesuaian diri siswa dalam belajar, sehingga bagi siswa yang memiliki tingkat dukungan sosial dari orangtua yang tinggi akan sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan penyesuaian diri siswa dalam belajar.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi penyesuaian diri siswa dalam belajar. Misalnya, bagaimana peran lingkungan sekolah dan teman sebaya dalam mendukung proses penyesuaian diri siswa. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengukur dampak dari dukungan sosial orangtua terhadap penyesuaian diri siswa dalam jangka panjang. Apakah dukungan sosial yang diterima sejak awal dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan? Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi penyesuaian diri yang efektif bagi siswa, terutama dalam menghadapi tantangan-tantangan akademik dan sosial di sekolah. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi-strategi intervensi untuk membantu siswa dalam proses penyesuaian diri yang lebih efektif.
| File size | 92.71 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah dan guru di SMA Negeri Kabupaten Bulukumba. AnalisisData dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah dan guru di SMA Negeri Kabupaten Bulukumba. Analisis
ABULYATAMAABULYATAMA Kepala madrasah memiliki peran startegis dalam mengembangkan profesionalitas guru melalui pelaksanaan supervisi yang terencana, partisipatif, dan berkelanjutan.Kepala madrasah memiliki peran startegis dalam mengembangkan profesionalitas guru melalui pelaksanaan supervisi yang terencana, partisipatif, dan berkelanjutan.
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya kedisiplinan guru dalam menciptakan budaya sekolah yang positif dan pembelajaran yang berkualitas, di tengahLatar belakang penelitian ini adalah pentingnya kedisiplinan guru dalam menciptakan budaya sekolah yang positif dan pembelajaran yang berkualitas, di tengah
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Perencanaan disusun melalui musyawarah, analisis data, dan pelibatan stakeholder sekolah. Kepala sekolah berperan sebagai fasilitator inovasi dan kolaborasiPerencanaan disusun melalui musyawarah, analisis data, dan pelibatan stakeholder sekolah. Kepala sekolah berperan sebagai fasilitator inovasi dan kolaborasi
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan instruksional kepala sekolah di SMP Negeri 1 Bojongsoang memberikan dampak positif terhadapBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan instruksional kepala sekolah di SMP Negeri 1 Bojongsoang memberikan dampak positif terhadap
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku asertif kepala sekolah, tingkat motivasi kerja guru, serta pengaruh perilaku asertif kepala sekolahPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku asertif kepala sekolah, tingkat motivasi kerja guru, serta pengaruh perilaku asertif kepala sekolah
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Selain itu, keterbatasan waktu dalam pelaksanaan program dan lingkungan yang kurang kondusif juga menjadi masalah. Program coaching yang dirancang denganSelain itu, keterbatasan waktu dalam pelaksanaan program dan lingkungan yang kurang kondusif juga menjadi masalah. Program coaching yang dirancang dengan
ABULYATAMAABULYATAMA Siswa menilai guru Pendidikan Agama Kristen sering membantu mengembangkan potensi siswa dan mendorong terbentuknya budaya sekolah yang kondusif untuk pertumbuhanSiswa menilai guru Pendidikan Agama Kristen sering membantu mengembangkan potensi siswa dan mendorong terbentuknya budaya sekolah yang kondusif untuk pertumbuhan
Useful /
KAMPUSMELAYUKAMPUSMELAYU Artikel ini memberikan kontribusi konseptual dengan merekonstruksi standar halal sebagai sistem multidimensi yang tidak hanya menjamin legitimasi produk,Artikel ini memberikan kontribusi konseptual dengan merekonstruksi standar halal sebagai sistem multidimensi yang tidak hanya menjamin legitimasi produk,
ABULYATAMAABULYATAMA Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran video berbasis etnosains tentang sistem rangka manusia pada siswa kelas 11 di SMA NegeriPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran video berbasis etnosains tentang sistem rangka manusia pada siswa kelas 11 di SMA Negeri
ABULYATAMAABULYATAMA Secara kuantitatif, nilai rata-rata tes formatif siswa mencapai 82,48 dan sumatif 92,85, menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan.Secara kuantitatif, nilai rata-rata tes formatif siswa mencapai 82,48 dan sumatif 92,85, menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan.
UNTAGUNTAG Remaja dengan tingkat religiusitas dan kontrol diri yang rendah cenderung menunjukkan perilaku nakal. Temuan ini mendukung konsep bahwa faktor-faktor internalRemaja dengan tingkat religiusitas dan kontrol diri yang rendah cenderung menunjukkan perilaku nakal. Temuan ini mendukung konsep bahwa faktor-faktor internal