ABULYATAMAABULYATAMA
Jurnal Dedikasi PendidikanJurnal Dedikasi PendidikanPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran video berbasis etnosains tentang sistem rangka manusia pada siswa kelas 11 di SMA Negeri 1 Indrapuri, Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) oleh Thiagarajan. Video yang dikembangkan dengan aplikasi CapCut ini mengintegrasikan tarian tradisional Aceh, Ranup Lampuan, dengan konsep sistem rangka manusia. Validasi dilakukan oleh tiga ahli media menunjukkan persentase validitas sebesar 79,41%, yang dikategorikan sebagai layak. Video berbasis etnosains yang menggunakan tarian Ranup Lampuan pada materi sistem rangka dirancang untuk mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran biologi. Tarian Ranup Lampuan yang merupakan bagian dari budaya Aceh, dipilih karena gerakan-gerakannya yang anggun dan terstruktur dapat menggambarkan berbagai fungsi tulang dan sendi dalam tubuh manusia, sehingga membantu siswa memahami materi dengan lebih kontekstual dan bermakna. Video pembelajaran ini tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran, tetapi juga sebagai sarana untuk melestarikan budaya lokal dan menanamkan kebanggaan budaya pada siswa.
Media pembelajaran berbasis video etnosains pada materi sistem rangka valid dan layak digunakan untuk siswa kelas XI-3 IPA di SMAN 1 Indrapuri, Aceh Besar.Dikembangkan dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), video ini menggabungkan budaya lokal, seperti tarian Ranup Lampuan, untuk menjelaskan konsep sains.Validasi ahli materi menunjukkan skor 79,41% (kategori layak), dengan beberapa revisi.Media ini meningkatkan minat dan pemahaman siswa serta mendukung pendekatan etnosains yang mengintegrasikan sains dan kearifan lokal dalam pembelajaran.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas penggunaan tarian tradisional lainnya dalam mengajarkan topik biologi berbeda, seperti sistem pencernaan atau pernapasan. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi dampak jangka panjang video etnosains terhadap motivasi belajar siswa dan pemahaman konsep sains. Terakhir, studi dapat membandingkan kinerja siswa yang menggunakan video etnosains dengan metode pembelajaran konvensional untuk menilai efektivitas integrasi budaya lokal dalam kurikulum biologi.
| File size | 603.78 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
MAHESA INSTITUTEMAHESA INSTITUTE Islamisasi di tingkat masyarakat pedesaan berlangsung secara dialogis, kontekstual, dan bertahap, menghasilkan bentuk religiositas adaptif yang tetap berakarIslamisasi di tingkat masyarakat pedesaan berlangsung secara dialogis, kontekstual, dan bertahap, menghasilkan bentuk religiositas adaptif yang tetap berakar
LARISMALARISMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa dan Aksara Simalungun di kelas IX telah terlaksana secara sistematis dan berkontribusi nyata dalamHasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa dan Aksara Simalungun di kelas IX telah terlaksana secara sistematis dan berkontribusi nyata dalam
ARIMSIARIMSI Pada siklus I, rata-rata nilai kelompok siswa adalah 80,2, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 88. Observasi aktivitas siswa juga menunjukkan peningkatanPada siklus I, rata-rata nilai kelompok siswa adalah 80,2, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 88. Observasi aktivitas siswa juga menunjukkan peningkatan
UMMUBAUMMUBA Respon siswa terhadap LKPD sangat positif, dengan peningkatan motivasi, ketertarikan, dan keterlibatan dalam pembelajaran. Hasil post-test menunjukkanRespon siswa terhadap LKPD sangat positif, dengan peningkatan motivasi, ketertarikan, dan keterlibatan dalam pembelajaran. Hasil post-test menunjukkan
ALFARABIALFARABI Kepala sekolah berperan memengaruhi guru dan staf untuk bekerja sama mencapai visi bersama. Kendala yang dihadapi termasuk kurangnya perhatian guru terhadapKepala sekolah berperan memengaruhi guru dan staf untuk bekerja sama mencapai visi bersama. Kendala yang dihadapi termasuk kurangnya perhatian guru terhadap
ABULYATAMAABULYATAMA Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Webtoon sebagai media pembelajaran memiliki dampak positif yang signifikan terhadap keterampilan membacaHasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Webtoon sebagai media pembelajaran memiliki dampak positif yang signifikan terhadap keterampilan membaca
ABULYATAMAABULYATAMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki persepsi positif terhadap pembelajaran konstruktivisme yang membuat pembelajaran lebih interaktif, kolaboratif,Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki persepsi positif terhadap pembelajaran konstruktivisme yang membuat pembelajaran lebih interaktif, kolaboratif,
ABULYATAMAABULYATAMA Data diperoleh melalui validasi ahli, angket yang melibatkan guru dan siswa, serta tes yang mengukur hasil belajar. Temuan dari penelitian menunjukkanData diperoleh melalui validasi ahli, angket yang melibatkan guru dan siswa, serta tes yang mengukur hasil belajar. Temuan dari penelitian menunjukkan
Useful /
ARIMSIARIMSI Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab kesulitan siswa bukan semata-mata karena lemahnya pemahaman konsep permutasi dan kombinasi,Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab kesulitan siswa bukan semata-mata karena lemahnya pemahaman konsep permutasi dan kombinasi,
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Penelitian ini menyimpulkan bahwa profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab merupakan pilar utama dalam menjaga kualitas audit dan kepercayaan publikPenelitian ini menyimpulkan bahwa profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab merupakan pilar utama dalam menjaga kualitas audit dan kepercayaan publik
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis pengaruh layanan dompet digital dan literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif sebagai variabelTujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis pengaruh layanan dompet digital dan literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif sebagai variabel
YMPAIYMPAI Mayoritas responden menilai baik reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, sementara tangible masih kurang, namun kepuasan pasien secara keseluruhanMayoritas responden menilai baik reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, sementara tangible masih kurang, namun kepuasan pasien secara keseluruhan