JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan PembelajaranEDUKASIA Jurnal Pendidikan dan PembelajaranPenelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi instrumen penilaian literasi dan numerasi dasar untuk peserta Sekolah Sepanjang Hari (SSH) di Kabupaten Sorong Selatan, baik bagi siswa reguler maupun putus sekolah. Instrumen ini dirancang untuk memetakan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung sebagai fondasi belajar seumur hidup. Pengembangan dilakukan melalui empat tahap: analisis konstruk teoritis, validasi konten oleh ahli, uji coba lapangan, dan analisis validitas konstruk menggunakan Analisis Faktor Konfirmatori (CFA). Hasil validasi konten menunjukkan Indeks Validitas Konten (CVI) rata-rata 0,92, menunjukkan kesesuaian tinggi antara item tes dan konstruk. Uji coba awal pada 30 siswa digunakan untuk menyempurnakan bahasa dan konteks lokal, sementara uji coba utama pada 145 siswa memastikan tingkat keterbacaan dan kesulitan yang proporsional. Hasil CFA mengonfirmasi struktur tiga dimensi dengan model yang sempurna (CFI = 1,000; TLI = 1,005; RMSEA = 0,000; SRMR = 0,043; GFI = 0,939). Nilai beban faktor 0,67–0,92, reliabilitas komposit 0,899–0,918, dan AVE 0,598–0,653 menunjukkan validitas dan reliabilitas yang kuat. Instrumen ini telah terbukti layak dan relevan secara kontekstual, sehingga cocok untuk penilaian diagnostik kemampuan dasar siswa dalam pendidikan non-formal, terutama di daerah 3T.
Penelitian ini berhasil mengembangkan dan memvalidasi instrumen penilaian literasi dan numerasi dasar yang berbasis konteks lokal untuk peserta Sekolah Sepanjang Hari (SSH) di Kabupaten Sorong Selatan.Instrumen ini terbukti memiliki validitas konstruk yang kuat, konsistensi teoritis yang tinggi, dan kesesuaian empiris yang baik, sehingga cocok digunakan sebagai alat pengukuran diagnostik dalam konteks pendidikan non-formal di Indonesia.Pendekatan berbasis konteks meningkatkan validitas, keadilan pengukuran, dan partisipasi siswa dalam proses penilaian.Instrumen ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pengukuran akademik, tetapi juga sebagai alat diagnostik yang membantu pendidik memetakan kemampuan dasar peserta dan merancang intervensi pembelajaran adaptif sesuai kebutuhan mereka.Penelitian ini memperkuat pandangan bahwa literasi dan numerasi adalah kompetensi multidimensi yang saling terhubung dan menjadi fondasi belajar seumur hidup.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:. . 1. Mengembangkan instrumen penilaian literasi dan numerasi yang lebih komprehensif untuk mencakup berbagai tingkat kemampuan dan konteks belajar. Instrumen ini dapat digunakan untuk mengukur kemampuan siswa dalam berbagai aspek literasi dan numerasi, seperti pemahaman teks kompleks, analisis data, dan pemecahan masalah numerik.. . 2. Menerapkan pendekatan penilaian berbasis konteks lokal secara lebih luas di daerah 3T (terpencil, terdepan, dan tertinggal) di Indonesia. Penelitian ini menunjukkan bahwa penyesuaian dengan konteks lokal meningkatkan partisipasi dan motivasi siswa dalam proses penilaian. Dengan demikian, perlu dilakukan pengembangan instrumen penilaian yang sensitif terhadap budaya dan pengalaman belajar lokal di berbagai daerah 3T.. . 3. Melakukan penelitian longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang dari program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) terhadap kemampuan literasi dan numerasi siswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah partisipasi dalam program SSH secara signifikan meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa, serta bagaimana hal ini berdampak pada prestasi akademik dan kesempatan belajar mereka di masa depan.. . Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan dan kedalaman penilaian literasi dan numerasi di Indonesia, serta meningkatkan kualitas pendidikan non-formal di daerah 3T.
- POVERTY AND STUDENTS’ ACADEMIC ACHIEVEMENT IN PAPUA, INDONESIA | Saifullah | IJIET (International... e-journal.usd.ac.id/index.php/IJIET/article/view/4457POVERTY AND STUDENTSAo ACADEMIC ACHIEVEMENT IN PAPUA INDONESIA Saifullah IJIET International e journal usd ac index php IJIET article view 4457
- Early Literacy Assessment among Kindergarten Teachers in Indonesia: A Phenomenological Study. early literacy... doi.org/10.12973/eu-jer.11.4.2401Early Literacy Assessment among Kindergarten Teachers in Indonesia A Phenomenological Study early literacy doi 10 12973 eu jer 11 4 2401
| File size | 603.03 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UIBUUIBU Selain itu, respons mahasiswa terhadap modul praktikum ini juga sangat positif, dengan skor rata-rata 91,074%, yang menunjukkan kategori sangat praktis.Selain itu, respons mahasiswa terhadap modul praktikum ini juga sangat positif, dengan skor rata-rata 91,074%, yang menunjukkan kategori sangat praktis.
INTANINTAN Pembuatan kelas penutup lahan memanfaatkan metode klasifikasi terbimbing dengan algoritma minimum distance dengan tingkat akurasi sebesar 87,82%. PemodelanPembuatan kelas penutup lahan memanfaatkan metode klasifikasi terbimbing dengan algoritma minimum distance dengan tingkat akurasi sebesar 87,82%. Pemodelan
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Nurul Jadid Blitar, Jawa Timur, Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian, hasil validasiSubjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Nurul Jadid Blitar, Jawa Timur, Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian, hasil validasi
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Namun, pada penelitian ini tidak melaksanakan tahap disseminate. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Kayen dengan jumlah 30 siswa KelasNamun, pada penelitian ini tidak melaksanakan tahap disseminate. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Kayen dengan jumlah 30 siswa Kelas
UNJUNJ Berdasarkan temuan tersebut, modul yang dikembangkan dinyatakan sangat layak dan efektif digunakan sebagai bahan ajar, untuk mendukung ketercapaian kompetensiBerdasarkan temuan tersebut, modul yang dikembangkan dinyatakan sangat layak dan efektif digunakan sebagai bahan ajar, untuk mendukung ketercapaian kompetensi
UNISSULAUNISSULA Masalah di sekolah dasar di Blora adalah kurangnya media pembelajaran animasi berbasis dongeng Blora, yaitu dongeng Arya Penangsang. Hal ini tentu mengakibatkanMasalah di sekolah dasar di Blora adalah kurangnya media pembelajaran animasi berbasis dongeng Blora, yaitu dongeng Arya Penangsang. Hal ini tentu mengakibatkan
STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa KNN lebih kuat dan andal dalam mengklasifikasikan pola perilaku psikologis seperti FoMO, berdasarkan atribut dataTemuan penelitian ini menunjukkan bahwa KNN lebih kuat dan andal dalam mengklasifikasikan pola perilaku psikologis seperti FoMO, berdasarkan atribut data
SSEDSSED Langkah-langkah yang diambil dalam penelitian ini adalah: (1) analisis kebutuhan, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk, (4) validitas dan kepraktisan.Langkah-langkah yang diambil dalam penelitian ini adalah: (1) analisis kebutuhan, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk, (4) validitas dan kepraktisan.
Useful /
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan modul pembelajaran interaktif berbasis Socio Scientific Issue (SSI) pada mata pelajaran Ilmu PengetahuanPenelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan modul pembelajaran interaktif berbasis Socio Scientific Issue (SSI) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, observasi, dan analisis dokumen, serta dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Validitas data dilakukanData dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, observasi, dan analisis dokumen, serta dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Validitas data dilakukan
STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU Hasilnya menunjukkan bahwa metode XAI dapat meningkatkan pemahaman keputusan model, dengan SHAP dan ALE efektif untuk penjelasan global, sementara AnchorHasilnya menunjukkan bahwa metode XAI dapat meningkatkan pemahaman keputusan model, dengan SHAP dan ALE efektif untuk penjelasan global, sementara Anchor
POLITAN IPYKPOLITAN IPYK Perusahaan ayam petelur yang sudah mapan biasanya telah menggunakan teknologi dalam menjalankan usahanya terutama dalam manajemen pemeliharaan. PenelitianPerusahaan ayam petelur yang sudah mapan biasanya telah menggunakan teknologi dalam menjalankan usahanya terutama dalam manajemen pemeliharaan. Penelitian