UNCMUNCM

Jurnal Genta MuliaJurnal Genta Mulia

Penelitian ini berjudul “ bertujuan untuk 1) menemukan apakah ada peningkatan kemampuan siswa berbicara dengan menggunakan metode Problem Based Learning dan 2) untuk melihat respon siswa terhadap penggunaan metode Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan berbicara. Penelitian ini telah dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus sampai dengan 11 September 2020 di kelas XI IPA Pesantren Inshafuddin, Banda Aceh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, butir kuesioner, dan pedoman wawancara. Tes berupa tes berbicara yang digunakan untuk memperoleh data apakah ada peningkatan kemampuan siswa dalam berbicara dengan menggunakan metode Problem Based Learning. Sedangkan butir kuesioner disiapkan untuk melihat bagaimana respon siswa terhadap penggunaan metode Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan berbicara. Kemudian, pedoman wawancara bertujuan untuk mengetahui pendapat lebih lanjut dari data hasil respon siswa terhadap kuesioner. Pedoman wawancara yang digunakan adalah pedoman semi terstruktur. Berdasarkan pada hasil analisis tes kemampuan berbicara dengan menggunakan metode Problem Based Learning yaitu kemampuan berbicara siswa meningkat yang ditandai dengan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa pada pos-tes. Rata-rata siswa pada pre-tes adalah 6,75 sedangkan rata-rata siswa pada pos tes adalah 9. Kemudian, hasil analisis kuesioner menunjukan bahwa para siswa tertarik dalam berbicara ketika menggunakan metode Problem Based Learning. Selanjutnya, hasil analisis wawancara menunjukan bahwa permasalahan yang dihadapi pada saat berbicara disebabkan oleh pengaruh tekanan psikologi. Sehingga penggunaan metode Problem Based Learning dalam meningkatkan kemapuan berbicara siswa sangat disarankan karena telah menunjukan peningkatan hasil.

Berdasarkan hasil analisis, secara keseluruhan terdapat peningkatan kemampuan berbicara siswa setelah penerapan metode Problem Based Learning.Peningkatan ini ditandai dengan adanya kenaikan nilai rata-rata siswa pada pos tes dibandingkan pre tes.Meskipun terdapat beberapa siswa yang mengalami penurunan kategori nilai, secara umum skor nilai menunjukkan peningkatan.Penelitian ini menyarankan penggunaan metode Problem Based Learning sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran bahasa Inggris, dengan mempertimbangkan variasi teknik mengajar yang sesuai dengan preferensi belajar siswa.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh metode Problem Based Learning terhadap aspek-aspek spesifik kemampuan berbicara, seperti kelancaran, akurasi, dan pengucapan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan efektivitas metode Problem Based Learning dengan metode pembelajaran berbicara lainnya, seperti role-playing atau diskusi kelompok. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menggali lebih dalam faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi keberhasilan penerapan metode Problem Based Learning, termasuk strategi untuk mengatasi kecemasan dan meningkatkan kepercayaan diri siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang potensi metode Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa bahasa Inggris, serta memberikan rekomendasi praktis bagi guru dan pengembang kurikulum.

Read online
File size436.57 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test