MANDALABHAKTIMANDALABHAKTI
One moment, please...One moment, please...Industri pariwisata yang bergerak di bidang pelayanan mencakup hal-hal yang membutuhkan kemampuan individu dalam memimpin suatu kelompok. Kemampuan individu dalam memimpin menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan di industri pariwisata. Oleh karena itu, untuk mendapatkan figur pemimpin yang tepat dalam menunjukkan kinerja, perlu ditinjau kualifikasi dasar suatu jabatan pekerjaan saat proses rekrutmen karyawan. Proses rekrutmen ini menjadi pintu awal untuk memulai suatu jabatan karir di bidang pariwisata sehingga kompetensi yang dimiliki oleh calon karyawan perlu dicari tahu kecocokannya dengan kualifikasi dasar yang diinginkan industri pariwisata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kualifikasi dasar kemampuan kepemimpinan dalam rekrutmen. Artikel ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif menggunakan studi literatur dan wawancara dengan human resources department. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya kualifikasi dasar kemampuan kepemimpinan yang dicari pada proses rekrutmen, maka para perekrut mampu untuk menemukan dan menciptakan sosok pemimpin baru dari suatu jabatan pekerjaan di bidang industri pariwisata yang berkompeten dalam bidangnya.
Dengan adanya kualifikasi dasar kemampuan kepemimpinan pada saat proses pencarian karyawan, para perekrut akan sangat terbantu dalam tahapan seleksi yang dilakukan.Pentingnya mencantumkan kualifikasi dasar kemampuan kepemimpinan dalam proses rekrutmen karyawan akan menjadi modal awal untuk menyaring hanya kandidat yang memenuhi kriteria tertentu yang melamar.Pada akhirnya, setelah menemukan kandidat yang tepat, kemampuan kepemimpinan dapat selalu dikembangkan sesuai kebutuhan dalam jenjang karir terutama untuk kualifikasi kelas middle-ups dalam sebuah perusahaan atau organisasi di bidang industri pariwisata.
Penelitian lanjutan dapat mengarah pada pengembangan model rekrutmen yang lebih efektif dan spesifik untuk industri pariwisata, terutama dalam hal pengukuran kualifikasi dasar kemampuan kepemimpinan. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak penerapan kualifikasi dasar kepemimpinan terhadap kinerja karyawan dalam jangka panjang. Terakhir, penelitian dapat juga fokus pada bagaimana kualifikasi dasar kepemimpinan ini dapat diadaptasi untuk berbagai tingkat jabatan dalam industri pariwisata, mulai dari tingkat entry-level hingga manajerial.
| File size | 254.98 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
USAHIDUSAHID Hasil penelitian menunjukkan partisipasi pemuda dalam pelaksanaan Tradisi Raju sangat aktif, terutama dalam ritual berburu (Nggalo), persiapan sesajen,Hasil penelitian menunjukkan partisipasi pemuda dalam pelaksanaan Tradisi Raju sangat aktif, terutama dalam ritual berburu (Nggalo), persiapan sesajen,
USAHIDUSAHID Penelitian ini mengidentifikasi tujuh faktor utama yang mempengaruhi pengembangan smart tourism di Kota Semarang, termasuk kepemimpinan, landasan hukum,Penelitian ini mengidentifikasi tujuh faktor utama yang mempengaruhi pengembangan smart tourism di Kota Semarang, termasuk kepemimpinan, landasan hukum,
USAHIDUSAHID Desa Wisata dianggap sebagai daya tarik dalam suatu tujuan wisata yang secara signifikan merangsang pertumbuhan ekonomi, terutama bagi masyarakat lokal.Desa Wisata dianggap sebagai daya tarik dalam suatu tujuan wisata yang secara signifikan merangsang pertumbuhan ekonomi, terutama bagi masyarakat lokal.
USAHIDUSAHID Pariwisata merupakan salah satu industri yang terdampak oleh wabah Covid-19 dan menyebabkan penurunan jumlah wisatawan mancanegara ke destinasi-destinasiPariwisata merupakan salah satu industri yang terdampak oleh wabah Covid-19 dan menyebabkan penurunan jumlah wisatawan mancanegara ke destinasi-destinasi
USAHIDUSAHID Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana Masyarakat Lokal dapat membangun konsep pemberdayaan Masyarakat serta menganalisis dampaknya bagiPenelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana Masyarakat Lokal dapat membangun konsep pemberdayaan Masyarakat serta menganalisis dampaknya bagi
USAHIDUSAHID Strategi pengembangan wisata edukasi di Desa Ciasmara meliputi optimalisasi potensi agrowisata dan wisata budaya, pembuatan paket wisata edukasi, sosialisasiStrategi pengembangan wisata edukasi di Desa Ciasmara meliputi optimalisasi potensi agrowisata dan wisata budaya, pembuatan paket wisata edukasi, sosialisasi
USAHIDUSAHID Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi peninggalan bersejarah Teungku Chik Awe Geutah sebagai daya tarik objek wisata budaya. Jenis penelitianTujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi peninggalan bersejarah Teungku Chik Awe Geutah sebagai daya tarik objek wisata budaya. Jenis penelitian
USAHIDUSAHID Alam Santosa dapat berpotensi sebagai tempat wisata berbasis ekowisata dan budaya dengan dilengkapi fasilitas pendukung yang dapat dikembangkan untuk dapatAlam Santosa dapat berpotensi sebagai tempat wisata berbasis ekowisata dan budaya dengan dilengkapi fasilitas pendukung yang dapat dikembangkan untuk dapat
Useful /
STAIMNGLAWAKSTAIMNGLAWAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivasi belajar siswa. Dengan metode belajar menggunakan metode diskusi kelompok. Berdasarkan hasil analisisPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivasi belajar siswa. Dengan metode belajar menggunakan metode diskusi kelompok. Berdasarkan hasil analisis
STAIMNGLAWAKSTAIMNGLAWAK Metode penelitian yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dengan desain penelitian R&D (ResearchMetode penelitian yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dengan desain penelitian R&D (Research
MANDALABHAKTIMANDALABHAKTI Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi yang dilaksanakan pada tanggal 9 November 2020 sampai dengan 9 MeiMetode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi yang dilaksanakan pada tanggal 9 November 2020 sampai dengan 9 Mei
AFEBIAFEBI Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengungkapan kelestarian memiliki asosiasi negatif terhadap biaya ekuitas, sedangkan keras agresif pajak memiliki asosiasiPenelitian ini menyimpulkan bahwa pengungkapan kelestarian memiliki asosiasi negatif terhadap biaya ekuitas, sedangkan keras agresif pajak memiliki asosiasi