JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA

EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan PembelajaranEDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Kecerdasan buatan (AI) secara signifikan memengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, khususnya pendidikan, dengan menawarkan beragam fitur yang dapat diterapkan pada proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dampak AI dan implikasi penggunaannya bagi mahasiswa, serta menilai perspektif mahasiswa terhadap upaya pengajar dalam mencegah efek negatif AI. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan desain cross‑sectional, yang melibatkan fase observasi pra‑survei selama enam bulan dan kuesioner online terstruktur. Sampel terdiri dari 64 mahasiswa Desain Komunikasi Visual di Universitas Negeri Makassar. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif. Hasil menunjukkan mayoritas mahasiswa telah mengadopsi AI dalam belajar: 54% jarang, 40% sering, dan hanya 3% tidak pernah menggunakan AI. Dampak negatif yang paling sering dilaporkan meliputi penurunan interaksi sosial (22%), kemalasan intelektual dan penurunan kreativitas (14%), serta peningkatan risiko plagiarisme (13%). Dampak lainnya termasuk peningkatan ketergantungan pada AI, pembatasan kemampuan analisis dan kritis, serta penurunan kemampuan berpikir inovatif. Aspek positif mencakup kemudahan memusatkan informasi, penghematan waktu, dan peningkatan efisiensi tugas. Peneliti juga meninjau persepsi mahasiswa mengenai kepedulian dan upaya pengajar untuk meminimalkan dampak negatif AI, yang menunjukkan perbedaan persepsi signifikan di antara mahasiswa terhadap keseriusan pengajar. Dengan demikian, penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan kebijakan pendidikan yang menyeimbangkan manfaat dan risiko AI, serta perlunya pelatihan dan pengawasan etis dalam proses pembelajaran.

Mayoritas mahasiswa menggunakan AI dalam proses belajar, dengan tingkat penggunaan mayoritas berada pada kategori jarang atau sering.Dampak negatif AI yang dilaporkan meliputi penurunan interaksi sosial, kemalasan intelektual, dan risiko plagiarisme, sementara dampak positif adalah efisiensi dan kemudahan penyusunan informasi.Persepsi mahasiswa terhadap kepedulian dan upaya pengajar bervariasi, menunjukkan kebutuhan akan kebijakan dan strategi pengajar yang lebih konsisten dan terintegrasi dalam mengelola penggunaan AI.Tindakan terkoordinasi antara institusi pendidikan, pengajar, dan mahasiswa diperlukan untuk memaksimalkan manfaat AI sekaligus memitigasi risiko yang terkait.

Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada pengembangan kurikulum berbasis AI yang menumbuhkan keterampilan berpikir kritis, menguji efektivitas program pelatihan etika penggunaan AI bagi mahasiswa, dan menganalisis hubungan pemakaian AI dengan hasil akademik serta keterampilan kreatif dalam konteks desain visual, sehingga dapat dihasilkan rekomendasi kebijakan pendidikan yang lebih holistik dan berbasis data.

  1. Dampak Penggunaan Artificial Intelligence Bagi Pendidikan Tinggi | Indonesian Journal of Multidisciplinary... doi.org/10.31004/ijmst.v2i1.287Dampak Penggunaan Artificial Intelligence Bagi Pendidikan Tinggi Indonesian Journal of Multidisciplinary doi 10 31004 ijmst v2i1 287
Read online
File size513.31 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test