JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan PembelajaranEDUKASIA Jurnal Pendidikan dan PembelajaranPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membatik cap siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Wonosalam melalui penggunaan media cap sederhana. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model John Elliot yang diimplementasikan dalam tiga siklus, meliputi tahap pencapan awal, peningkatan teknik pencapan, serta pewarnaan dan pelorodan. Media pembelajaran dikembangkan dari bahan-bahan sederhana yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan membatik siswa, dengan rata-rata skor meningkat dari 74,2 pada siklus I menjadi 77,6 pada siklus II, dan mencapai 85 pada siklus III. Penerapan media cap sederhana terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi, keterlibatan aktif, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran seni rupa. Studi ini merekomendasikan agar guru seni rupa mengembangkan media pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan guna menciptakan proses pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media cap sederhana secara signifikan meningkatkan keterampilan membatik siswa kelas VIII.Implementasi melalui model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) John Elliot dalam tiga siklus, yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan pengembangan media, menghasilkan peningkatan rata-rata nilai siswa secara konsisten dari 74,2 menjadi 85.Hal ini membuktikan bahwa media cap sederhana efektif dalam menumbuhkan antusiasme dan meningkatkan kemampuan praktis siswa dalam membatik, melampaui metode pembelajaran sebelumnya.
Penelitian ini telah berhasil menunjukkan bahwa penggunaan media cap sederhana dapat meningkatkan keterampilan membatik siswa secara signifikan. Untuk pengembangan lebih lanjut, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dan penting. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk mengeksplorasi penggunaan berbagai jenis media seni rupa sederhana lain yang bersumber dari lingkungan sekitar, tidak hanya terbatas pada cap untuk membatik, tetapi juga untuk melatih keterampilan seni lainnya seperti melukis dengan pewarna alami, membuat patung dari bahan daur ulang, atau teknik kerajinan lokal lainnya. Lebih jauh lagi, menarik untuk meneliti bagaimana jika media sederhana ini tidak hanya disediakan oleh guru, melainkan sepenuhnya dirancang dan dibuat sendiri oleh siswa. Proses ini mungkin akan semakin meningkatkan kreativitas, rasa kepemilikan, dan pemahaman siswa terhadap materi seni. Penelitian semacam ini dapat menguji sejauh mana peran aktif siswa dalam menciptakan alat belajar mereka sendiri dapat berkontribusi pada pengembangan keterampilan dan sikap positif. Kedua, meskipun studi ini menunjukkan dampak positif jangka pendek, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari penggunaan media sederhana ini terhadap retensi keterampilan membatik siswa dan peningkatan apresiasi budaya mereka. Selain itu, perlu dilihat apakah pendekatan ini juga berkontribusi pada pengembangan kreativitas siswa secara lebih luas, melampaui konteks seni rupa, misalnya dalam kemampuan memecahkan masalah atau berinovasi di bidang lain. Ketiga, mengingat keberhasilan yang dicapai, penelitian selanjutnya bisa fokus pada bagaimana menyebarluaskan praktik baik ini, yaitu dengan merancang dan mengevaluasi program pelatihan atau lokakarya bagi guru-guru seni rupa di sekolah-sekolah lain. Ini akan membantu mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mendukung guru dalam mengembangkan dan mengimplementasikan media pembelajaran seni rupa berbasis lingkungan, sehingga inovasi ini dapat diterapkan secara lebih luas dan berkelanjutan. Dengan demikian, manfaat dari media sederhana ini dapat dinikmati oleh lebih banyak siswa, membentuk generasi yang kreatif dan menghargai warisan budaya.
| File size | 381.21 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
PELITABANGSAPELITABANGSA Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif terhadap 44 siswa kelas III sekolah dasar. Data dikumpulkan melaluiPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif terhadap 44 siswa kelas III sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui
POLIMEDIAPOLIMEDIA Kualitas modul dinilai baik dengan rerata 3 (skala 1-4) dengan kualitas baik dan rekomendasi dengan minor revisi. perlu dilanjutkan tahapan berikutnyaKualitas modul dinilai baik dengan rerata 3 (skala 1-4) dengan kualitas baik dan rekomendasi dengan minor revisi. perlu dilanjutkan tahapan berikutnya
UWHSUWHS Artikel yang diinklusi adalah penelitian eksperimental, quasi-eksperimental, dan RCT yang menilai efek TOT dan VR terhadap fungsi motorik dan biomarkerArtikel yang diinklusi adalah penelitian eksperimental, quasi-eksperimental, dan RCT yang menilai efek TOT dan VR terhadap fungsi motorik dan biomarker
FKPTFKPT Era Industri 4. 0 membuka peluang besar untuk meningkatkan produksi, efisiensi, dan kelestarian industri kelapa sawit. Petani seringkali terhambat olehEra Industri 4. 0 membuka peluang besar untuk meningkatkan produksi, efisiensi, dan kelestarian industri kelapa sawit. Petani seringkali terhambat oleh
UMUM Uji parsial sikap religiusitas menunjukkan efek yang tidak signifikan terhadap perilaku keuangan (t = 1. 541, p = 0. 125 > 0. Temuan unik mengungkapkanUji parsial sikap religiusitas menunjukkan efek yang tidak signifikan terhadap perilaku keuangan (t = 1. 541, p = 0. 125 > 0. Temuan unik mengungkapkan
STIKESMAYAPADASTIKESMAYAPADA Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 75 responden dari berbagai unit pelayanan menggunakanDesain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 75 responden dari berbagai unit pelayanan menggunakan
UNESAUNESA Dampaknya, siswa menjadi lebih aktif, kreatif, dan kritis, mampu mengaitkan materi dengan kehidupan nyata, yang pada akhirnya memperdalam pemahaman merekaDampaknya, siswa menjadi lebih aktif, kreatif, dan kritis, mampu mengaitkan materi dengan kehidupan nyata, yang pada akhirnya memperdalam pemahaman mereka
POLIMEDIAPOLIMEDIA Selain itu untuk memperdalam pemahaman siswa, media pembelajaran ini menyediakan simulasi, kuis sebagai bentuk evaluasi terhadap pemahaman siswa terhadapSelain itu untuk memperdalam pemahaman siswa, media pembelajaran ini menyediakan simulasi, kuis sebagai bentuk evaluasi terhadap pemahaman siswa terhadap
Useful /
IAI ALZAYTUNIAI ALZAYTUN Selain itu, artikel maupun jurnal yang membahas penelitian mengenai jual beli hewan secara inden masih cukup jarang. Penelitian ini bertujuan untuk memberikanSelain itu, artikel maupun jurnal yang membahas penelitian mengenai jual beli hewan secara inden masih cukup jarang. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan
UNSIKAUNSIKA Kemudian hasil simulasi Qblade didapatkan nilai coefficient performance (Cp) yaitu 53% pada TSR 4,5-5 untuk 4 variasi airfoil bilah. Dari hasil simulasiKemudian hasil simulasi Qblade didapatkan nilai coefficient performance (Cp) yaitu 53% pada TSR 4,5-5 untuk 4 variasi airfoil bilah. Dari hasil simulasi
UNSIKAUNSIKA Tingkat adopsi teknologi mahasiswa berpengaruh terhadap kepuasan belajar daring, yang pada gilirannya meningkatkan partisipasi dalam program green campus.Tingkat adopsi teknologi mahasiswa berpengaruh terhadap kepuasan belajar daring, yang pada gilirannya meningkatkan partisipasi dalam program green campus.
UNSIKAUNSIKA 68 Tahun 2016. Hasil analisis menunjukkan bahwa efisiensi penyisihan rata-rata yang ditunjukkan oleh IPAL untuk ammonia, TSS, BOD, dan COD masing-masing68 Tahun 2016. Hasil analisis menunjukkan bahwa efisiensi penyisihan rata-rata yang ditunjukkan oleh IPAL untuk ammonia, TSS, BOD, dan COD masing-masing