169169
PANTUN: Jurnal Ilmiah Seni BudayaPANTUN: Jurnal Ilmiah Seni BudayaPanca Curiga adalah metode interpretasi Sunda yang umum digunakan dalam memahami teks-teks yang terkandung dalam seni, terutama dalam lagu rumpaka. Keberadaan diskusi tentang Panca Curiga dalam masyarakat hingga kini terbatas pada pembahasan tanpa investigasi ilmiah. Upaya untuk memahami cara menginterpretasikan rumpaka, terutama dalam seni yang penciptanya tidak diketahui, memiliki kompleksitas tersendiri. Hal ini dapat dilihat dari rumpaka-rumpaka yang muncul sebelum bangkitnya industrialisasi seni, misalnya dalam seni Sunda berupa pantun atau kawih kaulinan barudak. Dari hasil penelitian berdasarkan penerapan Panca Curiga pada model rumpaka pantun dan kawih kaulinan barudak, Panca Curiga ternyata memiliki banyak kesamaan dengan disiplin metode interpretatif seperti Hermeneutika dan Semiotika. Oleh karena itu, Panca Curiga dapat menjadi peluang untuk digunakan dalam studi teks rumpaka dalam seni Sunda.
Observasi terhadap murwa yang dipentaskan oleh Asep Sunandar Sunarya dalam pertunjukan Cepot Kembar menunjukkan bahwa kalimat “Margi ieu carita wayang téh teu leupas tina simbul silib sindir siloka jeung sasmita mengindikasikan bahwa dalam memahami wayang, diperlukan interpretasi yang mendalam.Hal ini juga terlihat dari akhir kalimat murwa sungsang yang dipentaskan oleh Dede Amung Sutarya, yang menekankan pentingnya pemahaman terhadap rumpaka melalui pemanfaatan lima konsep pemodelan untuk menghasilkan makna.Dengan demikian, pemahaman terhadap rumpaka memerlukan interpretasi yang mempertimbangkan konteks budaya dan historis, serta melibatkan berbagai disiplin ilmu pendukung.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif lebih mendalam mengenai kesamaan dan perbedaan antara Panca Curiga dengan metode interpretasi lain seperti Hermeneutika dan Semiotika, khususnya dalam konteks seni Sunda. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai keunikan dan kontribusi Panca Curiga. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi dan analisis lebih lanjut mengenai elemen-elemen budaya Sunda yang terkandung dalam rumpaka, seperti nilai-nilai sosial, kepercayaan, dan tradisi. Dengan demikian, dapat diperoleh wawasan yang lebih kaya mengenai kekayaan budaya Sunda yang tersembunyi dalam karya seni. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penerapan Panca Curiga dalam interpretasi karya seni lain di luar rumpaka, seperti seni tari, teater, atau seni rupa. Hal ini dapat memperluas cakupan aplikasi Panca Curiga dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode interpretasi seni yang lebih inklusif dan relevan.
| File size | 614.21 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Mereka mengetahui bahwa membuat batik, baik batik tulis dengan metode manual canting, maupun batik cap dengan menggunakan cap logam, diperlukan prosesMereka mengetahui bahwa membuat batik, baik batik tulis dengan metode manual canting, maupun batik cap dengan menggunakan cap logam, diperlukan proses
FIB UNMULFIB UNMUL Hal ini menunjukkan prinsip humanitas yang dipegang teguh oleh Mang Koko. Ia menanamkan nilai-nilai normatif karakter orang Sunda sejak dini melalui lagu,Hal ini menunjukkan prinsip humanitas yang dipegang teguh oleh Mang Koko. Ia menanamkan nilai-nilai normatif karakter orang Sunda sejak dini melalui lagu,
BERUGAKBACABERUGAKBACA Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan ekspresif untuk meanalisis karya sastra tersebut. Pendekatan iniMetode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan ekspresif untuk meanalisis karya sastra tersebut. Pendekatan ini
169169 Pachinko tidak hanya menceritakan kisah seorang wanita yang tangguh, tetapi juga mendorong penonton untuk merefleksikan nilai-nilai sosial dan gender yangPachinko tidak hanya menceritakan kisah seorang wanita yang tangguh, tetapi juga mendorong penonton untuk merefleksikan nilai-nilai sosial dan gender yang
PENERBITPENERBIT Seni karawitan Bali merupakan warisan budaya turun-temurun yang selalu berpegang teguh pada tradisi. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskusikan seniSeni karawitan Bali merupakan warisan budaya turun-temurun yang selalu berpegang teguh pada tradisi. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskusikan seni
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Pola tata-kelola yang diterapkan oleh pimpinan Caritagama pada dasarnya mengikuti serangkaian manajemen, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan,Pola tata-kelola yang diterapkan oleh pimpinan Caritagama pada dasarnya mengikuti serangkaian manajemen, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan,
ISI DPSISI DPS Distribusi karya seni ini sangat dinamis, menjangkau pasar lokal dan global sebagai produk kreatif. Konsumsi seni lukis wayang Kamasan tidak lagi terbatasDistribusi karya seni ini sangat dinamis, menjangkau pasar lokal dan global sebagai produk kreatif. Konsumsi seni lukis wayang Kamasan tidak lagi terbatas
ISI DPSISI DPS Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis, nama, dan karakter topeng etnik nusantara. Pendekatan penelitian kualitatif digunakan dengan metodePenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis, nama, dan karakter topeng etnik nusantara. Pendekatan penelitian kualitatif digunakan dengan metode
Useful /
PIPI Pertumbuhan ekonomi mendorong penciptaan lapangan kerja, sedangkan peningkatan penduduk usia kerja tanpa penyerapan tenaga kerja dapat memperburuk pengangguran.Pertumbuhan ekonomi mendorong penciptaan lapangan kerja, sedangkan peningkatan penduduk usia kerja tanpa penyerapan tenaga kerja dapat memperburuk pengangguran.
PIPI Tingkat akurasi peramalan dievaluasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE), Mean Squared Error (MSE), Root Mean Squared Error (RMSE), dan MeanTingkat akurasi peramalan dievaluasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE), Mean Squared Error (MSE), Root Mean Squared Error (RMSE), dan Mean
169169 Hal ini tercermin dalam pemahaman yang lebih dalam tentang nilai-nilai nasional dan keanekaragaman budaya, serta memperkenalkan dimensi emosional yangHal ini tercermin dalam pemahaman yang lebih dalam tentang nilai-nilai nasional dan keanekaragaman budaya, serta memperkenalkan dimensi emosional yang
ITKESWHSITKESWHS Metode: Pendekatan pelaksanaan PkM ini adalah survey cross sectional, yang melibatkan 32 peserta, berlangsung pada bulan Februari 2020. Pengumpulan dataMetode: Pendekatan pelaksanaan PkM ini adalah survey cross sectional, yang melibatkan 32 peserta, berlangsung pada bulan Februari 2020. Pengumpulan data