Tel-UTel-U

JURNAL RUPAJURNAL RUPA

Wayang golek adalah seni pertunjukan dan seni rupa yang memiliki makna mendalam, dengan simbol-simbol yang ditampilkan baik dalam arsitektur wayang maupun alur cerita yang disajikan. Seni wayang merupakan pertunjukan budaya dan simbol identitas budaya Indonesia. Namun, seni ini menghadapi tantangan besar dari perubahan gaya hidup modern dan minat masyarakat. Berdasarkan latar belakang ini, penulis tertarik untuk mempelajari dan memahami: (1) perkembangan wayang golek, (2) arsitektur wayang golek dan makna simbolik yang terkandung di dalamnya, dan (3) upaya konservasi melalui media teknologi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer diperoleh dari observasi dan wawancara. Sementara itu, sumber data sekunder diperoleh dari dokumen pendukung berupa foto dan laporan penelitian tentang subjek penelitian yang sama.

Wayang golek merupakan seni pertunjukan yang kaya akan makna simbolik dan nilai-nilai budaya.Penelitian ini menunjukkan bahwa wayang golek tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan, penyebaran agama, dan pelestarian budaya.Di era modern, pelestarian wayang golek memerlukan inovasi dan adaptasi terhadap teknologi, serta kolaborasi antara seniman, lembaga budaya, dan pemerintah.Dengan upaya yang tepat, warisan budaya ini dapat terus hidup dan dinikmati oleh generasi mendatang.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih mendalam mengenai peran wayang golek dalam pendidikan karakter generasi muda, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai luhur bangsa. Penelitian ini dapat menggunakan metode studi kasus dengan melibatkan siswa sekolah atau kelompok remaja sebagai subjek penelitian. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang potensi pemanfaatan teknologi virtual reality (VR) atau augmented reality (AR) dalam pertunjukan wayang golek untuk meningkatkan daya tarik dan aksesibilitas bagi generasi muda. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan aplikasi atau platform digital yang interaktif dan edukatif. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengkaji strategi pemasaran dan promosi wayang golek di era digital, termasuk pemanfaatan media sosial dan platform e-commerce untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Penelitian ini dapat memberikan rekomendasi praktis bagi para seniman dan penggiat wayang golek dalam mengembangkan bisnis dan meningkatkan pendapatan.

  1. Nilai, Makna, dan Simbol dalam Pertunjukan Wayang Golek sebagai Representasi Media Pendidikan Budi Pekerti... doi.org/10.26742/panggung.v26i2.170Nilai Makna dan Simbol dalam Pertunjukan Wayang Golek sebagai Representasi Media Pendidikan Budi Pekerti doi 10 26742 panggung v26i2 170
  2. Makna Simbolik Seni Wayang Golek: Studi Kasus Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis Jawa Barat | JURNAL... doi.org/10.25124/rupa.v8i2.6810Makna Simbolik Seni Wayang Golek Studi Kasus Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis Jawa Barat JURNAL doi 10 25124 rupa v8i2 6810
Read online
File size738.93 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test