UNCMUNCM

Jurnal Genta MuliaJurnal Genta Mulia

Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakah tingkat ketuntasan belajar siswa Media merupakan salah satu bentuk alat bantu yang digunakan untuk meningkatkan dan memudahkan kinerja. Tuntutan terhadap kemajuan teknologi mengharuskan adanya pengembangan. Media memiliki peran yang sangat penting untuk mencapai keberhasilan belajar. Guru sepantasnya harus mampu menciptakan inovasi-inovasi baru yang kreatif demi terciptanya pembelajaran yang aktif dan menarik yang salah satunya adalah media pembelajaran. Dilain sisi fenomena tersebut juga akan mempengaruhi perkembangan sikap (Afektif) siswa, untuk membentengi hal tersebut siswa harus memiliki Keterampilan sosial (social skills). Keterampilan sosial merupakan keterampilan (kecakapan) yang perlu dimiliki oleh setiap orang karena keterampilan ini merupakan bagian dari kecakapan hidup (life skills). Kecakapan hidup dapat menuntun seseorang untuk mencapai keberhasilan dalam kehidupan sosialnya dimasyarakat. Banyak sekali kasus-kasus yang terjadi di masyarakat karena para anggotanya tidak memiliki kecakapan hidup. Dewasa ini sering terjadi kasus kekerasan, bentrokan antar warga, tawuran antar pelajar, bullying, penggunaan obat-obat terlarang, keterampilan social hendaknya di ajarkan dalam proses pembelajaran melaui materi Keberagaman Kebangsaan. Model yang diterapkan pada penelitian ini adalah penelitian Pengembangan yang mengadaptasi tahapan-tahapan dari Four- D model, yaitu: tahap I pendefinisian (define), tahap II perancangan (design), tahap III pengembangan (develop), dan tahap IV penyebarluasan (disseminate). Pengembangan media interaktif elektronik keberagaman dan kebangasaan menggunakan model 4- akan menghasilkan produk berupa CD pembelajaran yang valid untuk diterapkan dalam proses pembelajaran disekolah. Sehingga apa yang menjadi hambatan dan keterbatasan pendidik menjelaskan pertumbuhan tumbuhan dapat di ajarkan secara efektif dan menyeluruh.

Berdasarkan hasil pengamatan yang peneliti lakukan di salah satu SD Negeri Kota Binjai.Pertama, dilihat dari segi Kognitif, Pemahaman siswa mengenai mata pelajaran IPS terutama materi Keberagaman Bangsa Indonesia dapat dikategorikan masih rendah, hal tersebut dapat dilihat dari nilai harian yang diberikan oleh guru, dapat dilihat juga melalui aktifitas belajar siswa yang peneliti perhatikan siswa masih sering merasa kebingungan untuk memahami konsep yang abstrak pada mata pelajaran IPS.Kendalanya yang dihadapi oleh pendidik adalah tidak adanya media pembelajaran yang tentu menyulitkan anak untuk memahami sesuatu yang abstrak.Butuh media pembelajaran yang dapat memfasilitasi konsep yang abstrak menjadi objek yang bisa diamati, Kedua dari segi Afektif, Banyak prilakuprilaku siswa yang masih melanggar norma-norma, aturan-aturan yang berlaku seperti contohnya kurang menghargai guru yang mengajar, sering berkelahi dengan temannya, sering bolos sekolah untuk bermain game online di warnet, ketahuan merokok di luar sekolah, dan lain sebagainya.Solusi dari permasalahan ini antaralain dengan menanamkan keterampilan social kepada siswa agar nantinya prilaku-prilaku negative fapat ditinggalkan.Pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar juga dapat membangkitkan motivasi belajar, dan bahkan membawa pengaruh psikologis bagi siswa, membangkitkan keinginan dan minat yang baru bagi siswa, merangsangnya untuk belajar.Sementara itu, Asosiasi Pendidikan Nasional di Amerika mendefinisikan media dalam lingkup pendidikan sebagai segala benda yang dapat dimanipulasi, dilihat, didengar, dibaca atau dibicarakan beserta instrumen yang dapat dikombinasikan dengan software lain, dipergunakan untuk kegiatan tersebut.Dari pandangan kedua ahli di atas dapat di tarik kesimpulan bahwa media adalah alat untuk menyampaikan informasi kepada penerima dan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian agar terjadi komunikasi yang efektif dan efisien.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut ini adalah saran penelitian lanjutan yang baru: 1. Mengembangkan media pembelajaran interaktif elektronik yang lebih interaktif dan menarik, dengan memanfaatkan teknologi terbaru dan fitur-fitur interaktif yang lebih canggih. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang efektivitas media pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa, khususnya dalam konteks keberagaman kebangsaan. 3. Meneliti dan menganalisis dampak jangka panjang dari penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap perkembangan sikap dan perilaku siswa, serta bagaimana media ini dapat mempengaruhi keterampilan sosial mereka secara berkelanjutan. Dengan menggabungkan teknologi, inovasi, dan fokus pada pengembangan keterampilan sosial, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan karakter siswa di sekolah dasar.

Read online
File size651.06 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test