IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI
Infinity JournalInfinity JournalPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam menyelesaikan tugas pemecahan masalah PISA dalam domain konten Change and Relationship dengan menganalisis kesalahan berdasarkan kerangka AVAEM, yang meliputi Aritmetika, Variabel, Ekspresi Aljabar, Struktur Persamaan, dan Representasi Matematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran dengan desain tertanam. Partisipan penelitian terdiri dari 30 siswa kelas delapan dari sebuah sekolah menengah pertama di kota Bandung. Data dikumpulkan melalui tes, kuesioner, observasi, dan wawancara, dan dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa sebagian besar berada dalam kategori rendah (50%), sedang (27%), dan tinggi (23%). Siswa mengalami berbagai kesulitan yang mengarah pada jenis kesalahan tertentu. Kesalahan aritmetika ditemukan di semua kategori siswa. Kesalahan variabel sebagian besar diamati pada siswa dalam kategori pembelajar frustrasi. Kesalahan ekspresi aljabar diidentifikasi pada kategori pembelajar instruksi dan pembelajar frustrasi. Sementara itu, tidak ada kesalahan persamaan yang teridentifikasi di kategori siswa mana pun, tetapi kesalahan matematisasi terjadi di semua kategori siswa. Temuan ini menekankan pentingnya mengidentifikasi dan memahami pola kesalahan siswa saat menyelesaikan masalah tipe PISA sebagai dasar untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah matematis mereka.
Penelitian ini menemukan bahwa siswa kelas delapan menghadapi kesulitan signifikan dalam menyelesaikan masalah tipe PISA, ditunjukkan oleh tingginya frekuensi kesalahan kategori Matematisasi (MATH) sebesar 74,87% dan Aritmetika (ARITH).Kesalahan kategori MATH khususnya mencerminkan kekurangan substantial dalam matematisasi horizontal, yaitu ketidakmampuan siswa mentransformasi masalah kontekstual ke dalam model aljabar yang sesuai, meskipun tidak ditemukan kesalahan EQS yang menunjukkan pemahaman dasar tentang kesamaan aljabar.Berbagai jenis kesalahan yang diamati dapat dikaitkan dengan hambatan belajar ontogenik, didaktik, dan epistemologis, menegaskan pentingnya mengidentifikasi hambatan-hambatan ini sebagai langkah awal dalam merancang intervensi instruksional yang ditargetkan dalam kerangka Didactical Design Research (DDR) untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Penelitian ini mengungkap adanya beragam kesulitan siswa kelas delapan dalam mengerjakan soal PISA domain Change and Relationship, terutama terkait kesalahan dalam memformulasikan model matematis dan operasi aritmetika, yang bersumber dari hambatan ontogenik, didaktik, dan epistemologis. Mengingat temuan ini, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan evaluasi intervensi pembelajaran yang dirancang secara spesifik menggunakan kerangka Didactical Design Research (DDR). Misalnya, bagaimana desain didaktik yang berpusat pada konteks kehidupan sehari-hari yang lebih beragam dan akrab bagi siswa, termasuk eksplorasi etnomatematika lokal, dapat secara efektif meminimalkan kesalahan kategorisasi MATH (matematisasi horizontal) serta meningkatkan kemampuan mereka dalam menerjemahkan masalah kontekstual menjadi model aljabar yang akurat? Selanjutnya, penting untuk menyelidiki dampak dari program pelatihan profesional berkelanjutan bagi para guru, yang dirancang untuk membekali mereka dengan strategi diagnostik AVAEM yang mendalam dan metode pengajaran inovatif untuk mengatasi hambatan belajar yang teridentifikasi, seperti kesalahan aritmetika dan pemahaman variabel yang belum konsisten. Penelitian juga dapat mengeksplorasi secara longitudinal bagaimana penerapan kurikulum yang lebih menekankan pada pemecahan masalah PISA-type sejak jenjang pendidikan yang lebih rendah dapat membentuk ketahanan siswa terhadap berbagai jenis kesalahan dan mengembangkan kemampuan penalaran aljabar mereka secara berkelanjutan, sekaligus melihat bagaimana perubahan kurikulum atau pendekatan pedagogis dapat secara progresif mengurangi frekuensi dan jenis kesalahan yang terjadi seiring waktu. Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang cara-cara paling efektif untuk meningkatkan literasi matematis siswa Indonesia dalam menghadapi tantangan PISA.
- Infinity Journal. prospective teachers problem solving special angle trigonometry functions based ability... doi.org/10.22460/infinity.v11i1.p55-76Infinity Journal prospective teachers problem solving special angle trigonometry functions based ability doi 10 22460 infinity v11i1 p55 76
- Enablers and obstacles in teaching and learning of mathematics: A systematic review in LUMAT journal... journals.helsinki.fi/lumat/article/view/1627Enablers and obstacles in teaching and learning of mathematics A systematic review in LUMAT journal journals helsinki fi lumat article view 1627
- Journal of Honai Math. analisis kesulitan pemahaman konsep matematis siswa aljabar prosedur newman journal... journalfkipunipa.org/index.php/jhm/article/view/157Journal of Honai Math analisis kesulitan pemahaman konsep matematis siswa aljabar prosedur newman journal journalfkipunipa index php jhm article view 157
- Grade 9 learners’ algebra performance: Comparisons across quintiles, insights from errors and curriculum... sajs.co.za/article/view/8125Grade 9 learnersAo algebra performance Comparisons across quintiles insights from errors and curriculum sajs co za article view 8125
- SOAL MATEMATIKA MODEL PISA: ALTERNATIF MATERI PROGRAM PENGAYAAN | Didaktika : Jurnal Kependidikan. matematika... doi.org/10.30863/didaktika.v12i2.186SOAL MATEMATIKA MODEL PISA ALTERNATIF MATERI PROGRAM PENGAYAAN Didaktika Jurnal Kependidikan matematika doi 10 30863 didaktika v12i2 186
| File size | 831.77 KB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
STITPNSTITPN Dalam penelitian ini, faktor yang mempengaruhi kesalahan peserta didik dalam mengerjakan soal matematika antara lain kurangnya pemahaman peserta didikDalam penelitian ini, faktor yang mempengaruhi kesalahan peserta didik dalam mengerjakan soal matematika antara lain kurangnya pemahaman peserta didik
ARIMSIARIMSI Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada siswa kelas VIIIA SMP Katolik St. Johanis Laikit, maka dapat disimpulkan bahwa dari kelima jenisBerdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada siswa kelas VIIIA SMP Katolik St. Johanis Laikit, maka dapat disimpulkan bahwa dari kelima jenis
STKIP JBSTKIP JB Dari hasil analisis kesalahan siswa, diperoleh persentase kesalahan yang dilakukan siswa berdasarkan jenis kesalahan Kastolan secara keseluruhan, yaitu:Dari hasil analisis kesalahan siswa, diperoleh persentase kesalahan yang dilakukan siswa berdasarkan jenis kesalahan Kastolan secara keseluruhan, yaitu:
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Subjek penelitian ini terdiri dari 20 siswa dan dipilih 8 responden secara acak. Data kesulitan siswa diperoleh melalui pemberian tes diagnostik dan dikonfirmasiSubjek penelitian ini terdiri dari 20 siswa dan dipilih 8 responden secara acak. Data kesulitan siswa diperoleh melalui pemberian tes diagnostik dan dikonfirmasi
UMPRIUMPRI Pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasi dan mereview semua artikel terkait pendidikan matematika dalam kurun waktu 2015-2022. Artikel yang digunakanPengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasi dan mereview semua artikel terkait pendidikan matematika dalam kurun waktu 2015-2022. Artikel yang digunakan
UADUAD Penelitian ini menghasilkan penjadwalan produksi pada mesin dengan urutan J2-J3-J5-J4. Dengan metode GUPTA nilai makespan (overtime) yang dihasilkan 920Penelitian ini menghasilkan penjadwalan produksi pada mesin dengan urutan J2-J3-J5-J4. Dengan metode GUPTA nilai makespan (overtime) yang dihasilkan 920
UADUAD Tipe kepribadian siswa dapat menyebabkan perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa berdasarkanTipe kepribadian siswa dapat menyebabkan perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa berdasarkan
UADUAD Data diperoleh dari instrumen yang berupa angket gaya belajar untuk mengelompokkan peserta didik sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki masing-masingData diperoleh dari instrumen yang berupa angket gaya belajar untuk mengelompokkan peserta didik sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki masing-masing
Useful /
YMPAIYMPAI Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester ketiga di PMB Sri Hayati Kabupaten Pandeglang tahun 2024. Responden penelitian adalah kelompok intervensiPopulasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester ketiga di PMB Sri Hayati Kabupaten Pandeglang tahun 2024. Responden penelitian adalah kelompok intervensi
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain posttest only control design. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 2 dan XI MIPAPenelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain posttest only control design. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 2 dan XI MIPA
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Hal tersebut menjadi faktor siswa memiliki minat belajar siswa yang baik. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa minat belajar siswaHal tersebut menjadi faktor siswa memiliki minat belajar siswa yang baik. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa minat belajar siswa
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Berdasarkan hasil validasi aspek media menunjukkan bahwa nilai rerata aspek media dari modul yang dikembangkan adalah 3,67 pada kategori sangat valid,Berdasarkan hasil validasi aspek media menunjukkan bahwa nilai rerata aspek media dari modul yang dikembangkan adalah 3,67 pada kategori sangat valid,