STKIP JBSTKIP JB

Prosiding Conference on Research and Community ServicesProsiding Conference on Research and Community Services

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal operasi pecahan aljabar berdasarkan Teori Kastolan. Subjek penelitian ini sebanyak 27 orang siswa kelas VII MTs Miftahuddin. Teknik pengumpulan data berupa tes uraian sebanyak 5 soal. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini, yaitu: 1) mengoreksi jawaban siswa; 2) mengidentifikasikan, mengklasifikasikan, dan menganalisis tipe kesalahan yang dilakukan siswa berdasarkan teori Kastolan; 3) menghitung persentase kesalahan siswa tiap butir soalnya untuk setiap tipe kesalahan; 4) hasil persentase kemudian dikategorikan berdasarkan persentase kesalahan; 5) data yang telah diperoleh, kemudian dianalis secara deskriptif dengan menafsirkan dari hasil perhitungan persentase kesalahan siswa; 6) membuat kesimpulan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Hal-hal yang dideskripsikan dalam penelitian ini adalah jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa serta faktor penyebab terjadinya kesalahan dalam menyelesaikan soal matematika operasi bentuk aljabar. Dari hasil analisis kesalahan siswa, diperoleh persentase kesalahan yang dilakukan siswa berdasarkan jenis kesalahan Kastolan secara keseluruhan, yaitu: 1) kesalahan konseptual sebesar 27%; 2) kesalahan prosedural sebesar 54%; 3) kesalahan teknikal sebesar 19%. Adapun faktor penyebab terjadinya kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal dapat disebabkan oleh kurang teliti dalam melakukan perhitungan dan penulisan langkah penyelesaian serta kurang memahami materi prasyarat.

Dari hasil penelitian ini, terdapat 3 jenis kesalahan yang dilakukan siswa berdasarkan jenis kesalahan Kastolan.Jenis kesalahan tersebut yaitu, kesalahan konseptual, kesalahan prosedural, dan kesalahan teknikal.Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa kesalahan konseptual yang dilakukan siswa adalah sebesar 27%, kesalahan prosedural sebesar 54%, dan kesalahan teknikal sebesar 19%.Kesalahan yang paling banyak dilakukan adalah kesalahan prosedural, dan kesalahan yang paling sedikit dilakukan siswa adalah kesalahan teknikal.Salah satu faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan ini yaitu siswa kurang teliti dalam menghitung dan menuliskan langkah demi langkah dalam menjawab soal yang diberikan.

Berdasarkan temuan penelitian, penting bagi guru untuk melakukan asesmen diagnostik terhadap pemahaman materi prasyarat siswa sebelum memulai pembelajaran operasi hitung pecahan aljabar, guna memastikan siswa memiliki fondasi yang kuat. Selanjutnya, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan instrumen asesmen yang lebih komprehensif untuk mengidentifikasi secara spesifik jenis-jenis kesalahan konseptual yang dialami siswa, sehingga intervensi pembelajaran dapat dirancang secara lebih tepat sasaran. Selain itu, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas penggunaan media pembelajaran interaktif atau pendekatan pembelajaran berbasis masalah dalam mengurangi kesalahan prosedural siswa, dengan mempertimbangkan gaya belajar dan karakteristik individu siswa. Terakhir, penelitian dapat menggali lebih dalam faktor-faktor non-kognitif seperti motivasi belajar, kepercayaan diri, dan kecemasan matematika yang mungkin berkontribusi terhadap kesalahan yang dilakukan siswa, sehingga strategi pembelajaran dapat disesuaikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif.

Read online
File size979.48 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test