STKIP JBSTKIP JB

Prosiding Conference on Research and Community ServicesProsiding Conference on Research and Community Services

Kurikulum Merdeka adalah inisiatif pemerintah Indonesia untuk memberikan kebebasan pada sekolah-sekolah dalam merancang dan mengimplementasikan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan karakteristik siswa. Dalam konteks pembelajaran matematika, Kurikulum Merdeka memberikan kesempatan bagi sekolah untuk mengembangkan pendekatan dan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif, diharapkan guru dapat menggunakan metode pembelajaran matematika yang tepat dan menyenangkan dalam mengimplementasikan kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran matematika.

Subjek menyiapkan fisik dan psikis siswa dalam mengawali pembelajaran dengan menyapa, memberi salam, berdoa, melakukan apersepsi dan memotivasi siswa dengan menanyakan pengetahuan awal dan memotivasi siswa yang dikaitkan dengan materi yang akan dipelajari serta menyampaikan rencana pembelajaran.Selanjutnya, melalui model Problem Based Learning (PBL) Subjek mengajak siswa aktif berdiskusi dengan kelompok dalam melakukan suatu kegiatan terkait dengan materi yang akan dipelajari menggunakan metode dan instrumen yang jelas, namun guru tidak menyampaikan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) kembali sebelum masuk ke kegiatan inti pembelajaran karena guru memiliki program sekolah yang sudah menginformasikan KKTP di agenda mingguan.Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan menerapkan strategi pembelajaran yang mendidik.Subjek pada kegiatan inti pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka, menerapkan strategi pembelajaran berdiferensiasi, Subjek membuat catatan-catatan kecil mengenai ketercapaian siswa dan merencanakan tindak lanjut dipertemuan yang akan datang dengan memberikan diferensiasi tingkat kesulitan konten sehingga tidak memberikan tindak lanjut berupa tugas tambahan, memberikan penilaian autentik selama proses pembelajaran dengan mengamati sikap siswa dan melakukan penilaian-penilaian baik aktivitas individu ataupun kelompok.Tahap akhir Subjek memberikan kesempatan siswa untuk menyajikan hasil pekerjaan kelompok sesuai dengan minat, bakat dan gaya belajar siswa, sehingga siswa ada yang menyajikannya berupa tulisan, canva, dan lain sebagainya.Subjek melakukan aktivitas pembelajaran sesuai alokasi waktu dan menutupnya dengan berdoa.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai efektivitas penggunaan model pembelajaran berbasis masalah dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran berdiferensiasi yang diterapkan oleh guru dan bagaimana hal ini mempengaruhi ketercapaian tujuan pembelajaran. Penelitian selanjutnya juga dapat berfokus pada peran guru dalam menciptakan suasana pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan, serta bagaimana hal ini berdampak pada motivasi dan hasil belajar siswa dalam matematika.

  1. Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam | Al-Miskawaih: Journal... journal.centrism.or.id/index.php/mijose/article/view/85Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Al Miskawaih Journal journal centrism index php mijose article view 85
  2. Manajemen Pembelajaran Matematika pada Kurikulum Merdeka | Malikah | EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN.... edukatif.org/index.php/edukatif/article/view/3549Manajemen Pembelajaran Matematika pada Kurikulum Merdeka Malikah EDUKATIF JURNAL ILMU PENDIDIKAN edukatif index php edukatif article view 3549
Read online
File size756.14 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test