DAARULHUDADAARULHUDA

Media Hukum Indonesia (MHI)Media Hukum Indonesia (MHI)

Sengketa batas wilayah memiliki dampak signifikan terhadap fungsi pemerintahan dan pembangunan di tingkat provinsi atau kabupaten. Duplikasi administrasi, ketidakpastian hukum dan kebijakan, serta keterlambatan pelayanan publik adalah beberapa dampak yang timbul. Sengketa ini juga mengganggu kepemimpinan dan stabilitas politik, serta menghambat pembangunan di wilayah yang bersengketa. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dan analisis dokumen untuk mengkaji sengketa batas wilayah di Indonesia, terutama sengketa antarprovinsi atau antarkabupaten yang memengaruhi tatanan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Sengketa batas wilayah di Indonesia adalah masalah kompleks yang mempengaruhi tata kelola pemerintahan daerah, stabilitas politik, dan kesejahteraan masyarakat.Faktor-faktor yang memicu sengketa ini meliputi aspek yuridis, ekonomi, dan sosial-kultural.Ketidakjelasan peta lampiran UU menjadi akar masalah, yang diperparah oleh perebutan sumber daya alam.Mekanisme penyelesaian yang ada belum efektif, sehingga Integrasi Kebijakan Konstitusional menjadi urgensi untuk menciptakan kepastian hukum dan mencapai Stabilitas Daerah yang berkelanjutan.

Untuk mengatasi sengketa batas wilayah, diperlukan integrasi kebijakan konstitusional yang kuat. Peran Mahkamah Konstitusi perlu diperkuat sebagai pengawas konstitusional dalam proses legislasi pembentukan daerah. Standar kartografi yang baku dan ilmiah harus diterapkan dalam penentuan batas wilayah, serta melibatkan partisipasi masyarakat yang terkena dampak. Dengan demikian, dapat tercipta kepastian hukum, investasi, dan tata ruang, serta mencegah konflik sosial dan perebutan sumber daya alam.

Read online
File size279.11 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test