DAARULHUDADAARULHUDA
Media Hukum Indonesia (MHI)Media Hukum Indonesia (MHI)Korupsi merupakan persoalan multidimensional yang tidak hanya berkaitan dengan pelanggaran hukum positif, tetapi juga menyangkut krisis etika dan moralitas publik. Dalam konteks masyarakat Muslim, Al-Quran memiliki peran penting sebagai sumber nilai etika yang dapat dijadikan landasan dalam membangun sikap anti-korupsi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis QS. al-Baqarah:188 melalui perspektif hermeneutika Fazlur Rahman, khususnya dengan pendekatan double movement, guna menggali prinsip-prinsip etika Qurani yang relevan dengan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), dengan QS. al-Baqarah:188 sebagai sumber data utama yang dianalisis secara hermeneutik dan kontekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa ayat tersebut mengandung prinsip keadilan, kejujuran, amanah, larangan eksploitasi, dan supremasi nilai moral atas legalitas formal. Prinsip-prinsip ini menegaskan bahwa korupsi merupakan bentuk kezaliman dan pengkhianatan terhadap amanah sosial. Melalui pendekatan hermeneutika Fazlur Rahman, QS. al-Baqarah:188 dipahami sebagai sumber etika dinamis yang relevan untuk membangun kesadaran moral individu, budaya sosial yang berintegritas, serta sistem hukum yang berkeadilan dalam konteks kontemporer.
188 menyampaikan prinsip etika anti-korupsi yang universal melalui pendekatan hermeneutika Fazlur Rahman.Ayat ini menekankan keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab moral sebagai dasar pencegahan korupsi.Relevansi ayat ini dalam konteks modern terletak pada kemampuannya menjembatani nilai-nilai Qurani dengan tantangan praktik korupsi yang kompleks, sehingga menjadi fondasi etika untuk membangun sistem hukum dan budaya sosial yang berintegritas.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan hermeneutika Fazlur Rahman pada ayat-ayat lain yang terkait korupsi untuk memperluas kerangka etika Qurani. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi perbandingan antara prinsip etika Qurani dengan pendekatan anti-korupsi dari tradisi hukum lain untuk mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan. Terakhir, studi lapangan tentang implementasi prinsip keadilan dan integritas dalam sistem pemerintahan modern dapat memberikan wawasan praktis untuk memperkuat kerangka etika anti-korupsi berbasis nilai-nilai Qurani.
| File size | 331.21 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IDEREACHIDEREACH Reformasi birokrasi di Tangerang Selatan telah menciptakan pemerintahan yang lebih bersih, efisien, dan akuntabel melalui langkah konkret seperti RoadReformasi birokrasi di Tangerang Selatan telah menciptakan pemerintahan yang lebih bersih, efisien, dan akuntabel melalui langkah konkret seperti Road
UPN VeteranUPN Veteran Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui studi literatur yang mencakup regulasi, laporan resmi, dan hasil penelitianMenggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui studi literatur yang mencakup regulasi, laporan resmi, dan hasil penelitian
JURNALKUJURNALKU Data yang telah dikumpulkan selanjutnya diolah dan dilakukan analisis dengan cara penafsiran hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah IndonesiaData yang telah dikumpulkan selanjutnya diolah dan dilakukan analisis dengan cara penafsiran hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia
AMSIRAMSIR Jenis dan sumber bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Analisis data dilakukan dengan penalaran logika deduktif,Jenis dan sumber bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Analisis data dilakukan dengan penalaran logika deduktif,
JURNALKUJURNALKU Berdasarkan temuan ini, negara-negara ASEAN perlu merancang kebijakan yang strategis untuk menarik investasi asing, mengelola dampak urbanisasi, dan terutamaBerdasarkan temuan ini, negara-negara ASEAN perlu merancang kebijakan yang strategis untuk menarik investasi asing, mengelola dampak urbanisasi, dan terutama
DINASTIREVDINASTIREV Pemilihan informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria yang ditentukan sesuai dengan tujuan. Hasil penelitian ini menunjukkanPemilihan informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria yang ditentukan sesuai dengan tujuan. Hasil penelitian ini menunjukkan
UJBUJB Figur yang bersih diperlukan, jujur dengan integritas moral yang tinggi, mampu menyampaikan hanya kata dan perbuatan. Jika ini terwujud, akan lebih mudahFigur yang bersih diperlukan, jujur dengan integritas moral yang tinggi, mampu menyampaikan hanya kata dan perbuatan. Jika ini terwujud, akan lebih mudah
UNSUNS Namun, keberadaan regulasi tersebut belum mampu menurunkan praktik korupsi dan laju degradasi lingkungan, bahkan pejabat kerap memaafkan pelanggaran standarNamun, keberadaan regulasi tersebut belum mampu menurunkan praktik korupsi dan laju degradasi lingkungan, bahkan pejabat kerap memaafkan pelanggaran standar
Useful /
STIEGANESHASTIEGANESHA Harmoni Nirwana Lestari Jakarta. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dariHarmoni Nirwana Lestari Jakarta. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari
UNSUNS Kedua, dalam melengkapi penelitian ini, redaksi Pasal 19 Aturan Arbitrase memberikan ketentuan serupa bagi tribun apabila terdapat kekosongan dalam tataKedua, dalam melengkapi penelitian ini, redaksi Pasal 19 Aturan Arbitrase memberikan ketentuan serupa bagi tribun apabila terdapat kekosongan dalam tata
UNSUNS Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji masalah yang dihadapi Dewan Pengawas Syariah di Indonesia. Penelitian ini berargumen bahwa setidaknyaDalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji masalah yang dihadapi Dewan Pengawas Syariah di Indonesia. Penelitian ini berargumen bahwa setidaknya
UNDIKSHAUNDIKSHA Selanjutnya dilakukan proses pemuluran dan pencampuran dengan air hingga menjadi pulp. Pulp kemudian dicetak dan dikeringkan menjadi lembaran kertas. HasilSelanjutnya dilakukan proses pemuluran dan pencampuran dengan air hingga menjadi pulp. Pulp kemudian dicetak dan dikeringkan menjadi lembaran kertas. Hasil