STIKES YRSDSSTIKES YRSDS

Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. SoetomoJurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo

Keluarga pasien gangguan jiwa sering menghadapi beban psikologis dan stres yang menghambat kesiapan dalam merawat anggota keluarga. Pendekatan psikoterapi seperti Acceptance and Commitment Therapy (ACT) dinilai berpotensi meningkatkan kesiapan keluarga melalui manajemen layanan rumah sakit yang komprehensif. Systematic review ini bertujuan menganalisis efektivitas ACT dalam meningkatkan kesiapan keluarga pasien gangguan jiwa di rumah sakit. Tinjauan dilakukan berdasarkan pedoman PRISMA dengan pencarian artikel pada PubMed, ScienceDirect, ProQuest, dan Google Scholar periode 2013–2023 menggunakan kata kunci terkait ACT, kesiapan keluarga, dan layanan rumah sakit psikiatri. Dari 1.248 artikel yang diidentifikasi, 6 memenuhi kriteria inklusi. Penilaian kualitas dilakukan dengan JBI checklist. Hasil menunjukkan ACT efektif meningkatkan kesiapan keluarga melalui penerimaan kondisi pasien, pengurangan stres, penguatan komitmen perawatan, dan peningkatan fleksibilitas psikologis. Integrasi ACT dalam layanan rumah sakit melalui edukasi keluarga, pelatihan tenaga kesehatan, dan pendampingan psikologis dapat memperbaiki kualitas layanan serta dukungan sistemik bagi pasien gangguan jiwa.

Berdasarkan hasil telaah terhadap enam artikel dapat disimpulkan bahwa Acceptance and Commitment Therapy (ACT) merupakan intervensi psikologis yang efektif untuk diterapkan dalam konteks manajemen layanan rumah sakit guna meningkatkan kesiapan keluarga pasien dengan gangguan jiwa.ACT terbukti memperkuat fleksibilitas psikologis, mengurangi beban subjektif, menurunkan stres, serta meningkatkan kemampuan koping dan penerimaan keluarga terhadap kondisi pasien.Efektivitas ACT muncul melalui proses mindfulness, values clarification, dan cognitive defusion, yang membantu caregiver untuk menerima pengalaman emosional yang sulit tanpa menghindar, sekaligus bertindak sesuai nilai-nilai personal yang bermakna.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas ACT dalam konteks budaya Indonesia dengan mengadaptasi intervensi sesuai nilai kekeluargaan lokal. Selain itu, perlu dilakukan studi untuk menentukan durasi optimal sesi ACT yang efektif dalam meningkatkan kesiapan keluarga. Terakhir, pengintegrasian ACT ke dalam kebijakan rumah sakit perlu dievaluasi melalui penelitian longitudinal untuk memastikan keberlanjutan dampaknya dalam sistem pelayanan kesehatan mental.

  1. The Application of Acceptance Commitment Therapy (ACT) and Family Psychoeducation (FPE) to Clients with... ejournal.undip.ac.id/index.php/medianers/article/view/22220The Application of Acceptance Commitment Therapy ACT and Family Psychoeducation FPE to Clients with ejournal undip ac index php medianers article view 22220
  2. Soothe ourselves in times of need: A qualitative exploration of how the feeling of ‘soothe’... bpspsychub.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/papt.12245Soothe ourselves in times of need A qualitative exploration of how the feeling of yAAAosootheyAAAo bpspsychub onlinelibrary wiley doi 10 1111 papt 12245
  3. Penerapan Acceptance and Commitment Therapy pada Manajemen Layanan Rumah Sakit : Systematic Review |... doi.org/10.29241/jmk.v11i2.2412Penerapan Acceptance and Commitment Therapy pada Manajemen Layanan Rumah Sakit Systematic Review doi 10 29241 jmk v11i2 2412
  4. Black Lives Matter and Family Therapy - Lebow - 2020 - Family Process - Wiley Online Library. black lives... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/famp.12615Black Lives Matter and Family Therapy Lebow 2020 Family Process Wiley Online Library black lives onlinelibrary wiley doi 10 1111 famp 12615
Read online
File size1 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test