AFEKSIAFEKSI

Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanAfeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan

Kondisi kualitas pembelajaran di Fase E SMAN 1 Matur masih mengalami berbagai tantangan, khususnya di kelas X.E.3 yang menunjukkan bahwa proses pembelajaran belum sepenuhnya memberikan efek yang baik terhadap hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menilai peningkatan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Kahoot. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 25 peserta didik kelas X.E.3 SMAN 1 Matur tahun pelajaran 2024/2025. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan soal tes pretest dan posttest untuk penilaian hasil belajar kognitif, lembar observasi hasil belajar afektif dan psikomotor, serta catatan keterlaksanaan sintak model kooperatif tipe TGT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkan model kooperatif tipe TGT berbantuan kahoot, hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran tentang perubahan dan pelestarian lingkungan hidup meningkat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model kooperatif tipe TGT berbantuan kahoot efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X.E.3 pada materi perubahan dan pelestarian lingkungan hidup di SMAN 1 Matur.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan kahoot efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik pada kelas X.Penerapan model ini terbukti merangsang partisipasi aktif peserta didik, sehingga meningkatkan hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor.Model pembelajaran kooperatif tipe TGT, dengan menggabungkan pembelajaran kolaboratif dan kompetisi sehat, memberikan dampak positif terhadap motivasi dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model TGT berbantuan Kahoot dengan model pembelajaran kooperatif lainnya, seperti Jigsaw atau Numbered Heads Together, untuk mengidentifikasi model yang paling optimal dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh karakteristik siswa, seperti gaya belajar atau tingkat motivasi awal, terhadap efektivitas model TGT berbantuan Kahoot. Hal ini akan membantu dalam menyesuaikan strategi pembelajaran agar lebih sesuai dengan kebutuhan individu siswa. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan Kahoot dengan fitur-fitur yang lebih canggih, seperti tantangan atau leaderboard, untuk meningkatkan daya tarik dan motivasi siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan model pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Penelitian ini juga dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak peserta didik dari berbagai latar belakang dan tingkat kemampuan untuk memastikan generalisasi hasil penelitian.

Read online
File size316.35 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test