UTPUTP

Counsenesia Indonesian Journal Of Guidance and CounselingCounsenesia Indonesian Journal Of Guidance and Counseling

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh pengaruh teman sebaya dan suasana hati terhadap prestasi akademik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 258 siswa yang dipilih melalui sampling acak sederhana dari populasi 719 siswa. Instrumen yang digunakan adalah skala pengaruh teman sebaya, skala suasana hati, dan skala prestasi akademik, yang dikembangkan berdasarkan indikator teoritis dan divalidasi melalui penilaian ahli. Keandalan instrumen diuji menggunakan koefisien Alpha Cronbach, dengan hasil 0,887 untuk pengaruh teman sebaya, 0,927 untuk suasana hati, dan 0,890 untuk prestasi akademik, menunjukkan keandalan tinggi. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh teman sebaya memiliki efek positif dan signifikan terhadap prestasi akademik, sedangkan suasana hati memiliki efek negatif dan signifikan. Secara bersamaan, kedua variabel ini berkontribusi sebesar 54% terhadap prestasi akademik. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pengaruh positif teman sebaya berkontribusi pada peningkatan prestasi akademik siswa, sedangkan suasana hati negatif berpotensi menurunkan prestasi akademik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh teman sebaya memiliki efek positif dan signifikan terhadap prestasi akademik, sedangkan suasana hati memiliki efek negatif dan signifikan.Secara bersamaan, kedua variabel ini berkontribusi sebesar 54% terhadap prestasi akademik.Temuan ini mengonfirmasi bahwa kesuksesan akademik dipengaruhi tidak hanya oleh kemampuan kognitif tetapi juga oleh faktor sosial dan emosional.

Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang juga berpengaruh terhadap prestasi akademik, seperti kecerdasan, motivasi belajar, minat, memori, dan kondisi fisik siswa. Kedua, faktor-faktor eksternal seperti latar belakang budaya, kondisi spiritual, dan rasa aman dalam lingkungan belajar juga perlu dipertimbangkan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan di berbagai sekolah dengan karakteristik siswa dan lingkungan sekolah yang beragam agar hasilnya lebih representatif. Selain itu, variabel-variabel lain yang secara teoritis mempengaruhi prestasi akademik, seperti tingkat kecerdasan, motivasi belajar, minat terhadap pelajaran, kemampuan memori, dan faktor eksternal seperti budaya, kondisi spiritual, dan iklim belajar, dapat menjadi fokus pengembangan penelitian selanjutnya. Dengan demikian, penelitian selanjutnya diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang determinan prestasi akademik siswa.

  1. Mood Swing and Emotional Intelligence in Relation to Academic Achievement among Higher Secondary Students... doi.org/10.36948/ijfmr.2024.v06i04.25986Mood Swing and Emotional Intelligence in Relation to Academic Achievement among Higher Secondary Students doi 10 36948 ijfmr 2024 v06i04 25986
  2. Effects of Mood and School Related Stress on Academic Performance: A Mood Induction Investigation. effects... doi.org/10.33824/PJPR.2022.37.4.33Effects of Mood and School Related Stress on Academic Performance A Mood Induction Investigation effects doi 10 33824 PJPR 2022 37 4 33
  3. Peer Influence and Performance Task of Senior High School Students | Moneva | IRA International Journal... research-advances.org/index.php/IJEMS/article/view/1494Peer Influence and Performance Task of Senior High School Students Moneva IRA International Journal research advances index php IJEMS article view 1494
Read online
File size365.47 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test