UNISMUH PALUUNISMUH PALU
Journal of Public Health and PharmacyJournal of Public Health and PharmacyIndonesia memiliki tingkat stunting tertinggi di antara anak-anak di Asia Tenggara, dengan prevalensi 31,0%. Survei status gizi tahun 2022 di 33 provinsi Indonesia menunjukkan bahwa Sulawesi Tengah menempati peringkat keenam tertinggi untuk stunting, yaitu 28,2%. Di antara 13 kabupaten/kota di provinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Sigi memiliki tingkat stunting tertinggi, yaitu 36,8% pada anak-anak. Data dari Puskesmas Dolo menunjukkan prevalensi stunting lokal sebesar 14,7% pada tahun 2022. Angka ini masih tinggi dibandingkan dengan standar tahunan pemerintah sebesar 3,8%. Program Pekerja Kesehatan Masyarakat di 12 negara mencegah stunting dengan memberikan pendidikan gizi, memantau pertumbuhan anak, mempromosikan menyusui eksklusif, dan mendistribusikan makanan tambahan dan suplemen. Sebagai pilar utama dalam peningkatan kesehatan masyarakat, kader sangat penting dalam mencegah stunting. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan kinerja kader dalam mencegah stunting di Dolo, Sulawesi Tengah.
Kinerja kader di Dolo membutuhkan pendekatan komprehensif, yaitu menetapkan standar minimum untuk frekuensi kunjungan rumah setiap kader.Pemangku kepentingan dapat memberikan pelatihan penyegaran setiap enam bulan dan melakukan evaluasi berkala tentang efektivitas kader.Kinerja kader di Dolo, Sulawesi Tengah, menunjukkan kerjasama yang praktis, tingkat kehadiran yang tinggi, pengelolaan waktu yang optimal, kualitas kerja yang kuat, dan variasi dalam kuantitas layanan.Kemampuan mereka untuk berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, dalam menyebarkan informasi kesehatan dan menangani masalah kesehatan sangat penting dalam upaya mengurangi stunting.Namun, frekuensi kunjungan rumah di Dolo Sulawesi Tengah bervariasi, menyebabkan ketidaksetaraan dalam pengelolaan stunting karena beberapa kader kurang memahami dan berkomitmen terhadap kunjungan rumah sebagai salah satu upaya untuk menangani stunting secara menyeluruh.
Untuk meningkatkan kinerja kader, dapat dilakukan peningkatan kapasitas dan kompetensi kader melalui pelatihan rutin agar kader terus mendapatkan informasi terbaru terkait gizi dan kesehatan anak. Selain itu, dapat dilakukan penguatan sistem kunjungan rumah dengan memastikan setiap kader memahami pentingnya kunjungan rumah dan cara melaksanakannya secara efektif. Pemangku kepentingan juga dapat melakukan evaluasi berkala tentang efektivitas kader dengan mengukur dampak program berdasarkan jumlah kunjungan rumah yang dilakukan, perubahan status gizi bayi/anak yang menerima intervensi, dan tingkat pemahaman orang tua setelah menerima pendidikan dari kader. Pendekatan sosio-budaya yang lebih kontekstual dapat diintegrasikan dengan praktik lokal yang positif ke dalam program kesehatan berbasis sains untuk lebih selaras dengan nilai-nilai budaya lokal, seperti Dolo yang kaya akan bahan makanan bergizi seperti moringa yang dapat dioptimalkan dalam menu makanan sehat. Kader dapat bekerja sama dengan ibu-ibu dalam membuat resep makanan pendamping ASI (MP-ASI) dari bahan moringa dengan memprosesnya sesuai standar gizi.
- Evaluasi Pencatatan Tumbuh Kembang Balita Oleh Kader Posyandu Dalam Upaya Deteksi Stunting | WASATHON... ejournal.umkla.ac.id/index.php/wasathon/article/view/624Evaluasi Pencatatan Tumbuh Kembang Balita Oleh Kader Posyandu Dalam Upaya Deteksi Stunting WASATHON ejournal umkla ac index php wasathon article view 624
- PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KADER POSYANDU MELALUI KEGIATAN EDUKASI DAN SIMULASI | Nurbaya... doi.org/10.31764/jmm.v6i1.6579PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KADER POSYANDU MELALUI KEGIATAN EDUKASI DAN SIMULASI Nurbaya doi 10 31764 jmm v6i1 6579
- Pemberian Makanan Tambahan pada Balita Stanting dan Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik di Desa Dawuhan,... doi.org/10.25008/parahita.v4i2.111Pemberian Makanan Tambahan pada Balita Stanting dan Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik di Desa Dawuhan doi 10 25008 parahita v4i2 111
| File size | 286.58 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UIGMUIGM Kebiasaan mengonsumsi makanan instan serta rendahnya partisipasi keluarga dalam kegiatan posyandu juga ditemukan sebagai faktor yang memperburuk risikoKebiasaan mengonsumsi makanan instan serta rendahnya partisipasi keluarga dalam kegiatan posyandu juga ditemukan sebagai faktor yang memperburuk risiko
STIKBARSTIKBAR Saat ini, belum ada vaksin RV yang tersedia dalam Program Imunisasi Nasional (NIP) di Bangladesh. Penelitian ini mengeksplorasi kelayakan pengenalan vaksinSaat ini, belum ada vaksin RV yang tersedia dalam Program Imunisasi Nasional (NIP) di Bangladesh. Penelitian ini mengeksplorasi kelayakan pengenalan vaksin
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pendidikan gizi berbasis kelompok sebaya efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakanBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pendidikan gizi berbasis kelompok sebaya efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA Selain itu, program ini mendorong perilaku makan sehat dan gaya hidup berkelanjutan di lingkungan sekolah dan keluarga, meskipun penerapan nilai sumberSelain itu, program ini mendorong perilaku makan sehat dan gaya hidup berkelanjutan di lingkungan sekolah dan keluarga, meskipun penerapan nilai sumber
UWMYUWMY Kebiasaan ini akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga mempengaruhi status gizi anak. World Health Organization (2020) menyebutkanKebiasaan ini akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga mempengaruhi status gizi anak. World Health Organization (2020) menyebutkan
MALAHAYATIMALAHAYATI Metode Deteksi Stunting secara Otomatis pada Balita 0 24 Bulan dengan Menggunakan Metode Antropometri Berbasis Arduino. Stunting merupakan keadaan statusMetode Deteksi Stunting secara Otomatis pada Balita 0 24 Bulan dengan Menggunakan Metode Antropometri Berbasis Arduino. Stunting merupakan keadaan status
UMNUMN PMT ditujukan untuk mencegah komplikasi seperti berat badan lahir rendah dan memperbaiki pertumbuhan anak. Program ini menekankan pentingnya makanan yangPMT ditujukan untuk mencegah komplikasi seperti berat badan lahir rendah dan memperbaiki pertumbuhan anak. Program ini menekankan pentingnya makanan yang
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Diharapkan program ini dapat mempertahankan dampaknya minimal 2 tahun setelah berakhir, memberikan manfaat tidak hanya pada kesehatan dan kesejahteraanDiharapkan program ini dapat mempertahankan dampaknya minimal 2 tahun setelah berakhir, memberikan manfaat tidak hanya pada kesehatan dan kesejahteraan
Useful /
UIGMUIGM Selain itu, 54 responden (56,8%) memiliki status gizi abnormal (BMI < 18,5 atau BMI ≥ 25), dengan hubungan yang signifikan terhadap gangguan menstruasiSelain itu, 54 responden (56,8%) memiliki status gizi abnormal (BMI < 18,5 atau BMI ≥ 25), dengan hubungan yang signifikan terhadap gangguan menstruasi
RESEARCHHUBRESEARCHHUB Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah lansia sebelum intervensi adalah 154.70 mmHg, dan setelah intervensi menjadi 146. Hal ini mengindikasikanHasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah lansia sebelum intervensi adalah 154.70 mmHg, dan setelah intervensi menjadi 146. Hal ini mengindikasikan
RESEARCHHUBRESEARCHHUB Untuk mengatasi permasalahan ini, Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang digagas oleh BPJS Kesehatan menjadi salah satu upaya strategis pemerintahUntuk mengatasi permasalahan ini, Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang digagas oleh BPJS Kesehatan menjadi salah satu upaya strategis pemerintah
UNNESUNNES Dengan adanya sistem kerja waktu tetap, karyawan outsourcing memiliki kekhawatiran tentang masa depan mereka. Beberapa faktor memengaruhi munculnya ketidaknyamananDengan adanya sistem kerja waktu tetap, karyawan outsourcing memiliki kekhawatiran tentang masa depan mereka. Beberapa faktor memengaruhi munculnya ketidaknyamanan