UNISMUH PALUUNISMUH PALU
Journal of Public Health and PharmacyJournal of Public Health and PharmacyPenelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh kompetensi, penghargaan, dan kedekatan geografis terhadap kinerja tenaga pelaksana gizi dengan rentang manajemen sebagai variabel pemoderasi dalam mencegah kasus stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedekatan geografis (t = 0,658, p = 0,510) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja TPG, yang mengindikasikan bahwa jarak antara sasaran program dan anggota TPG tidak memengaruhi hasil. Sebaliknya, kompetensi (t = 5,404, p = 0,000), penghargaan (t = 3,766, p = 0,000), dan rentang manajemen (t = 2,577, p = 0,010) memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kinerja, di mana kompetensi yang lebih tinggi dan penghargaan yang lebih sering mengarah pada hasil yang lebih baik. Hasil penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa rentang manajemen memperkuat efek baik penghargaan (t = 3,872, p = 0,000) dan kompetensi (t = 3,549, p = 0,000) terhadap kinerja, yang mengindikasikan bahwa koordinasi yang efektif meningkatkan dampaknya.
Kompetensi dan penghargaan merupakan faktor yang memengaruhi kinerja, sementara kedekatan geografis tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan.Kompetensi, penghargaan, kedekatan geografis, dan rentang manajemen secara simultan memengaruhi kinerja dengan kontribusi sebesar 71% (R² = 0,710).Temuan ini menunjukkan perlunya organisasi untuk fokus pada peningkatan kompetensi TPG melalui pelatihan berkelanjutan, pengembangan keterampilan, dan peningkatan pengetahuan.Selain itu, penting untuk menjajaki faktor-faktor lain di luar model penelitian yang mungkin memiliki dampak signifikan terhadap kinerja, termasuk motivasi intrinsik dan dukungan sistem kerja yang lebih baik.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran motivasi intrinsik dalam memengaruhi kinerja tenaga pelaksana gizi. Hal ini penting karena penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat faktor lain di luar kompetensi, penghargaan, dan kedekatan geografis yang berkontribusi signifikan terhadap kinerja. Kedua, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana dukungan sistem kerja, seperti ketersediaan sumber daya dan pelatihan yang memadai, dapat meningkatkan kinerja tenaga pelaksana gizi. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual, seperti karakteristik wilayah atau budaya, yang dapat memengaruhi efektivitas intervensi gizi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi kinerja tenaga pelaksana gizi dan menginformasikan pengembangan kebijakan dan program yang lebih efektif untuk mengurangi stunting.
| File size | 300.7 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pra-eksperimen dengan one group pretest and posttest only design. Sampel diambil dengan teknikMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pra-eksperimen dengan one group pretest and posttest only design. Sampel diambil dengan teknik
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Guru mengamati pergeseran dari instruksi berpusat guru menuju pembelajaran berpusat siswa, sejalan dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Struktur naratif,Guru mengamati pergeseran dari instruksi berpusat guru menuju pembelajaran berpusat siswa, sejalan dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Struktur naratif,
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Besarnya efek (ES) terhadap hasil belajar afektif siswa sekolah dasar adalah 77,06, dengan interval kepercayaanHasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Besarnya efek (ES) terhadap hasil belajar afektif siswa sekolah dasar adalah 77,06, dengan interval kepercayaan
AFEKSIAFEKSI Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group.Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group.
AFEKSIAFEKSI Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). ProdukMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Produk
IAIN CURUPIAIN CURUP Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis berupa penambahan tenaga kependidikan, pembentukan tim khusus monitoring‑evaluasi, serta penguatan kemitraanOleh karena itu, diperlukan langkah strategis berupa penambahan tenaga kependidikan, pembentukan tim khusus monitoring‑evaluasi, serta penguatan kemitraan
UNDIKMAUNDIKMA Research has shown that teaching using animated cartoons can increase students vocabulary mastery. The study demonstrates that utilizing comic strip mediaResearch has shown that teaching using animated cartoons can increase students vocabulary mastery. The study demonstrates that utilizing comic strip media
MAHADEWAMAHADEWA Tingkat kevalidan berdasarkan validator ahli media, materi, dan pembelajaran berturut-turut adalah 4,50, 4,58, dan 4,36, menunjukkan media sangat valid.Tingkat kevalidan berdasarkan validator ahli media, materi, dan pembelajaran berturut-turut adalah 4,50, 4,58, dan 4,36, menunjukkan media sangat valid.
Useful /
UNIMMANUNIMMAN Kualitas layanan elektronik SIMRS yang baik diharapkan dapat membuat kinerja SDM yang ada di RS X bekerja secara optimal. Pelayanan RS sudah memasuki eraKualitas layanan elektronik SIMRS yang baik diharapkan dapat membuat kinerja SDM yang ada di RS X bekerja secara optimal. Pelayanan RS sudah memasuki era
KERTACENDEKIAKERTACENDEKIA Latar Belakang: Penyebaran kanker ganas yang meningkat membuat perawatan akhir hayat menjadi elemen yang tak terpisahkan dari layanan keperawatan. KonsepLatar Belakang: Penyebaran kanker ganas yang meningkat membuat perawatan akhir hayat menjadi elemen yang tak terpisahkan dari layanan keperawatan. Konsep
UNIMMANUNIMMAN Hipotensi merupakan komplikasi yang sering terjadi pasca anestesi spinal akibat blokade saraf simpatis yang memicu vasodilatasi dan penurunan aliran balikHipotensi merupakan komplikasi yang sering terjadi pasca anestesi spinal akibat blokade saraf simpatis yang memicu vasodilatasi dan penurunan aliran balik
ISI DPSISI DPS Faktor-faktor tersebut meliputi ketidaktahuan mengenai lembaga dan prosedur pendaftaran, biaya yang dianggap mahal, sifat kolektif karya seni, pendanaanFaktor-faktor tersebut meliputi ketidaktahuan mengenai lembaga dan prosedur pendaftaran, biaya yang dianggap mahal, sifat kolektif karya seni, pendanaan