SYEKH NURJATISYEKH NURJATI

Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MIAl Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi desain pembelajaran Nature of Science (NoS) terhadap pemahaman NoS siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pra-eksperimen dengan one group pretest and posttest only design. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling, yaitu sebanyak 34 siswa kelas V di salah satu sekolah negeri di kota Bandung. Kuesioner skala likert digunakan sebagai instrumen untuk mengumpulkan data. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan uji independent sample t-tests berbantuan SPSS dan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dari nilai pretest dan post-test, di mana nilai signifikansinya sebesar 0,000 <α = 0,05. Nilai rata-rata post-test lebih tinggi dari pada nilai pretest, yang menunjukkan bahwa pemahaman NoS siswa meningkat. Dari segi persentase, aspek pemahaman NoS meningkat dari 13% menjadi 78%, kemudian 91%. Aspek yang mengalami peningkatan tertinggi adalah kreativitas (100%), sedangkan aspek yang mengalami peningkatan terendah adalah keterikatan sosial dan budaya, yaitu sebesar 87%. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan desain pembelajaran eksplisit Nature of Science (NoS) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman NoS siswa.

Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi desain pembelajaran eksplisit Nature of Science (NoS) memiliki efek signifikan terhadap peningkatan pemahaman NoS siswa.Setelah intervensi berupa pengajaran eksplisit, pemahaman NoS siswa secara umum meningkat, dengan aspek kreativitas menunjukkan skor tertinggi dan keterikatan sosial budaya terendah.Dengan demikian, penerapan desain ini membantu siswa memahami hakikat sains secara holistik dan diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan proses pembelajaran sains.

Untuk memperkaya pemahaman mengenai dampak desain pembelajaran eksplisit Nature of Science (NoS), penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan beberapa arah studi yang inovatif dan mendalam. Pertama, sangat disarankan untuk melakukan penelitian dengan desain eksperimen yang lebih kuat, seperti kuasi-eksperimen yang melibatkan kelompok kontrol, guna membandingkan efektivitas pembelajaran NoS eksplisit dengan metode pengajaran lain. Pendekatan ini akan memperkuat klaim kausalitas dan memberikan bukti yang lebih kokoh tentang keunggulan metode eksplisit. Kedua, mengingat aspek keterikatan sosial dan budaya dalam NoS memiliki tingkat pemahaman awal dan peningkatan terendah dalam studi ini, penelitian lanjutan perlu fokus pada pengembangan strategi pembelajaran eksplisit khusus untuk meningkatkan pemahaman pada aspek tersebut. Misalnya, bagaimana pendekatan berbasis studi kasus sejarah sains atau diskusi sosiokultural dapat efektif dalam konteks siswa sekolah dasar. Ketiga, karena studi ini bersifat jangka pendek, investigasi longitudinal mengenai retensi pemahaman NoS siswa dalam jangka waktu yang lebih panjang (misalnya, beberapa bulan atau tahun) akan sangat berharga. Penelitian ini dapat mengeksplorasi sejauh mana pemahaman yang diperoleh bertahan dan memengaruhi kemampuan berpikir kritis serta literasi ilmiah mereka dalam menghadapi isu-isu kehidupan nyata. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memajukan praktik pendidikan sains.

Read online
File size591.18 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test