POLIMDOPOLIMDO

Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan VokasiProsiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan harga pokok produk tanaman holtikultura dalam rangka penentuan harga jual produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga unsur biaya produksi, yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik sebagai unsur pembentuk biaya produksi. Pengelompokan biaya produksi tersebut didapat dari tiga tahapan yang dibagi pertama, tahap awal atau tahap persiapan lahan, tahap produksi atau tahan mulai menanam sampai tanaman siap panen/berbuah sampai tahap akhir yang merupakan proses menghasilkan buah sampai berhenti menghasilkan buah. Dengan proses sampai pembuahan hanya butuh 3 bulan dan akan berbuah terus selama 3 bulan kedepan, dengan panen atau mendapatkan hasil setiap 2 minggu selama 3 bulan, sampai pada akhirnya tidak akan diambil lagi karna akan masuk dalam proses awal lagi. Pada bisa mengetahui berapa harga pokok produksi untuk menentukan harga jual yang wajar. Dengan mengumpulkan semua unsur biaya yang ada, dengan penentu harga pokok produk menggunakan metode full costing.

Berdasarkan penelitian ini didapatlah unsur biaya produksi penentu Harga Pokok Produk Tanaman Holtikultura dalam hal ini tanaman Lombok, adapun unsur biaya produksi adalah Biaya Bahan Baku, Biaya tenaga kerja dan Biaya Overhead.Dimana Biaya bahan Baku didalamnya adalah biaya bibit, biaya Tenaga kerja didalamnya biaya gaji/upah, dan Biaya Overhead Pabrik didalamnya ada biaya hama, biaya pupuk, biaya bedeng, biaya mulsa dan biaya pemeliharaan.Dari perhitungan Harga Pokok Produk didapatlah Harga Per kilo Tanaman Lombok adalah sebesar Rp 9.Sehingga ada selisih lebih antara harga pokok dan harga jual.Sehingga penentuan harga jual bisa didapat dengan menggunakan metode harga pokok produk dengan metode full costing.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh metode akuntansi biaya yang berbeda, seperti Activity-Based Costing (ABC), terhadap penentuan harga pokok produk tanaman holtikultura. Hal ini penting untuk memastikan alokasi biaya yang lebih akurat dan relevan dengan karakteristik produksi tanaman holtikultura yang unik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis sensitivitas terhadap perubahan faktor-faktor biaya utama, seperti harga pupuk atau upah tenaga kerja, terhadap harga pokok produk. Dengan demikian, petani dapat lebih siap dalam menghadapi fluktuasi biaya dan mengambil keputusan yang tepat untuk menjaga profitabilitas. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan teknologi informasi dan sistem manajemen terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi pengumpulan data biaya dan akurasi perhitungan harga pokok produksi. Penerapan teknologi dapat membantu petani dalam memantau biaya secara real-time, mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, dan membuat keputusan yang lebih baik dalam pengelolaan biaya produksi.

Read online
File size859.58 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test