JURNALHUKUMDANPERADILANJURNALHUKUMDANPERADILAN
Jurnal Hukum dan PeradilanJurnal Hukum dan PeradilanNafkah anak merupakan hak fundamental yang menjamin kesejahteraan anak bahkan setelah perceraian. Di Indonesia, ayah secara hukum berkewajiban menyediakan nafkah retroaktif (madhiyah) dan propektif. Namun, dalam praktiknya, pelaksanaan kewajiban ini tidak konsisten, dan ketiadaan instrumen objektif dalam menentukan besaran nafkah menciptakan ketimpangan serta melemahkan perlindungan hak anak. Studi ini bertujuan menganalisis bagaimana hakim di Pengadilan Agama Demak menafsirkan dan menerapkan hukum terkait nafkah retroaktif dan propektif. Menggunakan metode yurimetrik, penelitian ini menemukan bahwa putusan Pengadilan Agama Demak menggunakan model audit historis untuk nafkah retroaktif berdasarkan pengeluaran terbukti, serta model proyeksi dinamis untuk nafkah propektif yang disesuaikan dengan inflasi. Putusan ini menunjukkan upaya progresif pengadilan untuk memastikan keadilan objektif, akuntabilitas, dan perlindungan hukum jangka panjang bagi anak dalam sistem hukum keluarga Indonesia.
Putusan Pengadilan Agama Demak berhasil menjaga keadilan nafkah anak (baik retroaktif maupun propektif) dengan mengatasi kesenjangan antara idealisme hukum dan realitas pengabaian.Untuk mereplikasi keberhasilan ini secara objektif, hakim harus menerapkan instrumen yurimetrik, termasuk pengumpulan data terukur (Bill of Needs, bukti pembayaran, data BPS, analisis kemampuan ayah) dan penggunaan model perhitungan yang tepat.Model Audit Historis untuk menghitung utang masa lalu secara akurat, serta Model Proyeksi Dinamis dengan indeks inflasi (misalnya 10% per tahun) untuk nafkah masa depan.Jika ayah yang terbukti mampu menolak membayar utang masa lalu, hakim harus mempertimbangkan sanksi bertingkat, dengan memprioritaskan eksekusi sipil (penyitaan aset) sebagai primum remedium, dan jika gagal karena kecurangan, menerapkan sanksi paksa (ultimum remedium) dalam bentuk penuntutan kejahatan pengabaian (hukum positif) atau hukuman tazir bi al-habs (penjara hingga lunas) dalam hukum Islam.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model yurimetrik standar untuk nafkah anak yang lebih mudah diterapkan di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak penggunaan indeks inflasi sektoral (pendidikan, kesehatan) dalam menentukan nafkah propektif secara akurat. Penelitian juga bisa mengkaji faktor budaya dan sosial yang memengaruhi kepatuhan ayah dalam memenuhi kewajiban nafkah, terutama di daerah dengan tingkat literasi hukum rendah. Ketiga saran ini saling melengkapi untuk memperkuat sistem penegakan hukum keluarga Indonesia dan memastikan perlindungan hak anak secara objektif.
| File size | 516.19 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIDAUNIDA salah satu kendalanya dikarenakan kurangnya kesadaran atas manfaat kartu identitas anak dan sosialisasi belum optimal. Tujuan dalam penelitian yang dimaksudsalah satu kendalanya dikarenakan kurangnya kesadaran atas manfaat kartu identitas anak dan sosialisasi belum optimal. Tujuan dalam penelitian yang dimaksud
AMORFATIAMORFATI Secara keseluruhan, temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa praktik hukuman fisik dalam pendidikan Islam di Indonesia dan Malaysia dipengaruhi oleh interaksiSecara keseluruhan, temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa praktik hukuman fisik dalam pendidikan Islam di Indonesia dan Malaysia dipengaruhi oleh interaksi
POLTEKES OSPOLTEKES OS Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa LPKA telah berupaya memenuhi hak-hak anak sesuai peraturan, namunData dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa LPKA telah berupaya memenuhi hak-hak anak sesuai peraturan, namun
POLTEKES OSPOLTEKES OS Praktisi sosial di lembaga seperti Sentra Antasena dapat memanfaatkan hasil penelitian ini untuk menyusun intervensi yang fokus pada peningkatan kemampuanPraktisi sosial di lembaga seperti Sentra Antasena dapat memanfaatkan hasil penelitian ini untuk menyusun intervensi yang fokus pada peningkatan kemampuan
UNISUNIS Penolakan isbat nikah di Pengadilan Agama Kota Gorontalo dipengaruhi oleh faktor pemohon yang masih terikat perkawinan lain dan ketidakhadiran pemohonPenolakan isbat nikah di Pengadilan Agama Kota Gorontalo dipengaruhi oleh faktor pemohon yang masih terikat perkawinan lain dan ketidakhadiran pemohon
ATMAJAYAATMAJAYA 67/Pid. Sus/2014/PN. KBR jaksa menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga sebagai dakwaan.67/Pid. Sus/2014/PN. KBR jaksa menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga sebagai dakwaan.
UNIGHAUNIGHA Sebelum Putusan MK No 46/PUU-VIII/2010, anak dari hasil nikah siri hanya memiliki hubungan perdata dengan ibu dan keluarga ibunya. Setelah adanya putusanSebelum Putusan MK No 46/PUU-VIII/2010, anak dari hasil nikah siri hanya memiliki hubungan perdata dengan ibu dan keluarga ibunya. Setelah adanya putusan
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Permasalahan pemantauan tumbuh kembang pada anak masih banyak terjadi. Banyak orangtua yang tidak memahami isi dari buku pemantauan dan hanya digunakanPermasalahan pemantauan tumbuh kembang pada anak masih banyak terjadi. Banyak orangtua yang tidak memahami isi dari buku pemantauan dan hanya digunakan
Useful /
JURNALHUKUMDANPERADILANJURNALHUKUMDANPERADILAN Indonesia, dengan orientasi budaya kolektivisnya, dianggap rentan dalam hal privasi data karena tingkat kesadaran dan kekurangan perlindungan yang memadai.Indonesia, dengan orientasi budaya kolektivisnya, dianggap rentan dalam hal privasi data karena tingkat kesadaran dan kekurangan perlindungan yang memadai.
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Penelitian ini menggunakan Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan (Cross sectional). Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Gending PadaPenelitian ini menggunakan Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan (Cross sectional). Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Gending Pada
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Soedarsono. Self compassion pada pasien luka gangrene DM tipe II di poli diabet RSUD Dr. R. Soedarsono didominasi oleh pasien dengan self compassion yangSoedarsono. Self compassion pada pasien luka gangrene DM tipe II di poli diabet RSUD Dr. R. Soedarsono didominasi oleh pasien dengan self compassion yang
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Diabetes merupakan penyakit menahun berupa gangguan metabolik yang ditandai dengan kadar gula yang melebihi batas normal. Komplikasi yang ditimbulkan akibatDiabetes merupakan penyakit menahun berupa gangguan metabolik yang ditandai dengan kadar gula yang melebihi batas normal. Komplikasi yang ditimbulkan akibat