UNUJAUNUJA

Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan IslamAl-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam

Kepemimpinan dalam pendidikan Islam menghadapi tantangan yang semakin besar yang menuntut pergeseran dari sistem otoritas tunggal menuju tata kelola yang lebih kolaboratif dan partisipatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana model kepemimpinan kolektif-kolegial kyai beroperasi dalam mengelola lembaga pendidikan Islam. Dengan menggunakan desain studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen yang melibatkan kyai, pengurus, dan anggota komite. Temuan penelitian ini mengungkapkan tiga tema utama: otoritas terdistribusi yang menyeimbangkan legitimasi moral dan efisiensi administratif; tata kelola kolaboratif yang menjamin transparansi, tanggung jawab bersama, dan keberlanjutan kebijakan; dan kepemimpinan kolektif yang melembagakan visi organisasi terpadu melalui dokumentasi formal. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian nilai-nilai Islam berupa , ukhuwah, dan amanah ke dalam model kepemimpinan partisipatif yang terstruktur. Hasil penelitian ini menyiratkan bahwa pengembangan kepemimpinan dalam pendidikan Islam harus menekankan kolaborasi etis, dokumentasi kelembagaan, dan pengambilan keputusan inklusif untuk mencapai ketahanan organisasi jangka panjang.

Model kepemimpinan kolektif-kolegial kyai di Mahad Aly Pondok Pesantren Lirboyo berhasil mengintegrasikan nilai spiritual, partisipasi kolegial, dan manajemen institusional menjadi sistem koheren pengelolaan pendidikan.Keseimbangan antara otoritas moral dan rasionalitas administratif, serta formulasi visi bersama melalui pengambilan keputusan deliberatif, menjadi inti dari kepemimpinan ini.Penelitian ini menunjukkan bahwa ketahanan kepemimpinan dalam pendidikan Islam tidak hanya bergantung pada kecharismanan individu, tetapi juga pada kolaborasi terstruktur dan konsensus yang dokumentasikan.Model ini mampu menjembatani nilai tradisional pesantren dengan kerangka tata kelola modern, menjaga autentisitas moral sekaligus meningkatkan adaptabilitas institusi.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan model kepemimpinan kolektif-kolegial di berbagai jenis lembaga pendidikan Islam untuk membandingkan efektivitasnya dalam konteks berbeda. 2. Studi ini perlu dikembangkan dengan pendekatan kuantitatif untuk mengukur dampak kepemimpinan partisipatif terhadap kinerja institusi secara lebih objektif. 3. Peneliti selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai keagamaan seperti ukhuwah dan amanah dapat diintegrasikan ke dalam sistem manajemen modern tanpa mengorbankan efisiensi operasional, dengan fokus pada pengembangan kerangka kerja yang lebih inklusif.

  1. Practices of distributed leadership in two Islamic secondary schools | Amin | International Journal of... ijere.iaescore.com/index.php/IJERE/article/view/27423Practices of distributed leadership in two Islamic secondary schools Amin International Journal of ijere iaescore index php IJERE article view 27423
  2. Servant leadership theory in practice: North America’s leading public libraries - Patrick Lo, Bradley... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0961000618792387Servant leadership theory in practice North AmericaAos leading public libraries Patrick Lo Bradley journals sagepub doi 10 1177 0961000618792387
  3. Evolving shared value, sustainability and the leadership challenge: Grootbos Private Nature Reserve |... doi.org/10.1108/EEMCS-09-2022-0331Evolving shared value sustainability and the leadership challenge Grootbos Private Nature Reserve doi 10 1108 EEMCS 09 2022 0331
Read online
File size382.04 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test