STAIBREBESSTAIBREBES
Educativa: Jurnal Pendidikan Agama IslamEducativa: Jurnal Pendidikan Agama IslamSalah satu warisan ulama Nusantara adalah tasawuf akhlaqi. Sejak walisongo tasawuf ini meresap dan mewarnai penyebaran Islam di Nusantara. Dari berbagai karya peninggalan para ulama Nusantara secara turun temurun bernafaskan tasawuf akhlaqi. Karya Syekh Sholeh Darat dan Syekh Ihsan Jampes dapat menjelaskan bagaimana tasawuf ini berdialog dengan masyarakat setempat agar dengan mudah dapat dijalankan. Dengan penelusuran tasawuf akhlaqi ini, akan menjadi pintu masuk untuk memetakan genealogi pemikiran, landasan historis dan formula espitemologis dalam mengenal jatidiri bangsa reli-gius, khususnya terkait dengan akhlak. Hal ini menjadi penting, karena selama ini jatidiri bangsa makin menjauh dari nilai-nilai yang telah tertanam di Nusantara. Dalam tulisan ini, ditegaskan bahwa tradisi Islam di Indonesia telah menjadi salah satu pembentuk dan penopang jatidiri bangsa saat ini. Tradisi tersebut meninggalkan berbagai warisan sosial budaya yang perlu dilacak dan ditemukan terutama alur transmisi masuknya Islam ke Nusantara. Warisan sosial budaya tersebut telah menjadi salah satu dasar dari identitas/jatidiri bangsa Indonesia yang terkonstruksi secara massif, yang kemudian menjadi fondasi Islam Indonesia saat ini, yaitu sikap toleran, moderat, damai dan terbuka. Warisan ulama Nusantara ini, juga mempengaruhi sejauh mana relasi dan interaksi ulama membentuk jaringan keilmuan, pengetahuan dan kebudayaan yang diwariskan kepada generasi setelahnya. Terdapat dua tokoh dan karya atau manuskrip yang dijadikan fokus dalam tulisan ini, yaitu syekh Sholeh Darat Semarang dan Syekh Ihsan Jampes, yang telah membawa pemahaman terhadap tasawuf akhlaqi al Ghazali dalam memperkuat jatidiri bangsa Indonesia dengan landasan tata krama dan kesantunan.
Identitas atau biasa disebut identitas adalah ciri-ciri yang menjadi ciri khas seseorang, sekelompok orang, atau bangsa.Jika ciri-ciri tersebut dimiliki oleh suatu bangsa, tentu menjadi ciri jati diri bangsa tersebut.Seperti negara-negara lain, masyarakat Indonesia mempunyai identitas yang berbeda dengan negara-negara lain di dunia.Identitas ini juga menandakan eksistensi bangsa Indonesia di antara bangsa-bangsa lain.Jika jati diri bangsa Indonesia mulai memudar, maka ada risiko Indonesia akan memudar sebagai sebuah bangsa bahkan terintegrasi ke dalam arus budaya global.Sehubungan dengan itu, warisan tasawuf Akhraqi kedua ulama Indonesia tersebut di atas membentuk dan memperkaya kekayaan budaya negeri ini, unsur seni budaya, adat istiadat, nilai-nilai dan perilaku budaya yang dapat anda selamatkan dan kembangkan.Ia harus berfungsi sebagai simbol yang dapat mencerminkan jati diri suatu bangsa, baik dari segi identitas daerah maupun nasional.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh ajaran tasawuf akhlaqi Syekh Sholeh Darat dan Syekh Ihsan Jampes terhadap pembentukan karakter masyarakat Jawa pada masa kini. Hal ini penting untuk mengetahui sejauh mana nilai-nilai akhlaqi tersebut masih relevan dan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, penelitian komparatif antara ajaran tasawuf akhlaqi Syekh Sholeh Darat dan Syekh Ihsan Jampes dengan ajaran tasawuf akhlaqi ulama-ulama lain di Nusantara. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam ajaran tasawuf akhlaqi tersebut, serta untuk memahami bagaimana ajaran tasawuf akhlaqi tersebut berkembang dan beradaptasi dengan konteks sosial dan budaya yang berbeda. Ketiga, penelitian mengenai peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang berperan penting dalam melestarikan dan mengembangkan ajaran tasawuf akhlaqi. Penelitian ini dapat dilakukan dengan cara melakukan studi kasus terhadap beberapa pesantren yang memiliki tradisi kuat dalam mengajarkan tasawuf akhlaqi, serta dengan cara melakukan wawancara dengan para kiai dan santri di pesantren tersebut. Ketiga saran penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya melestarikan dan mengembangkan ajaran tasawuf akhlaqi sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia.
| File size | 413.58 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UVAYABJMUVAYABJM Sebuah pembaruan yang ideal dapat terjadi apabila terdapat faktor-faktor pendukung yang melatarbelakangi suatu pembaruan. Pembaruan kurikulum memilikiSebuah pembaruan yang ideal dapat terjadi apabila terdapat faktor-faktor pendukung yang melatarbelakangi suatu pembaruan. Pembaruan kurikulum memiliki
UINSAUINSA Penelitian ini menyimpulkan bahwa anak usia dini berada pada fase perkembangan yang sangat berharga, di mana mereka mudah menyerap ilmu dan membentuk perilaku.Penelitian ini menyimpulkan bahwa anak usia dini berada pada fase perkembangan yang sangat berharga, di mana mereka mudah menyerap ilmu dan membentuk perilaku.
ACADEMICAREVIEWACADEMICAREVIEW Data collection was carried out through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that: 1). PAI teachers at SMP NegeriData collection was carried out through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that: 1). PAI teachers at SMP Negeri
STIKMKSSTIKMKS Latar belakang: Profesionalisme tidak hanya dimaknai sebagai kepatuhan terhadap standar prosedural, tetapi juga sebagai refleksi dari nilai-nilai sosial,Latar belakang: Profesionalisme tidak hanya dimaknai sebagai kepatuhan terhadap standar prosedural, tetapi juga sebagai refleksi dari nilai-nilai sosial,
JARINGANSANTRIJARINGANSANTRI Muhammad Nur, melalui kitab Kasyf al-Astar, berhasil menggabungkan analisis mendalam terhadap hadis dengan konteks sosial budaya lokal. Karya ini tidakMuhammad Nur, melalui kitab Kasyf al-Astar, berhasil menggabungkan analisis mendalam terhadap hadis dengan konteks sosial budaya lokal. Karya ini tidak
169169 Pengaruh Pangeran Ronggosukowati tidak hanya terlihat dalam infrastruktur dan pemerintahan, tetapi juga dalam pelestarian tradisi budaya yang menjadi identitasPengaruh Pangeran Ronggosukowati tidak hanya terlihat dalam infrastruktur dan pemerintahan, tetapi juga dalam pelestarian tradisi budaya yang menjadi identitas
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Selain itu, tokoh masyarakat juga perlu memiliki komitmen untuk menanamkan nilai moral kepada anak-anak. Tokoh masyarakat perlu menyadari pentingnya nilaiSelain itu, tokoh masyarakat juga perlu memiliki komitmen untuk menanamkan nilai moral kepada anak-anak. Tokoh masyarakat perlu menyadari pentingnya nilai
UMCUMC Kebudayaan dapat dilihat dari hasil-hasil pencapaian yang pernah ditemukan oleh umat manusia dan diwariskan secara turun-temurun, maupun proses perubahanKebudayaan dapat dilihat dari hasil-hasil pencapaian yang pernah ditemukan oleh umat manusia dan diwariskan secara turun-temurun, maupun proses perubahan
Useful /
UINSAUINSA Peserta juga membantu seorang individu atau para peserta yang notabene seorang ASN, PNS, atau Penyuluh Agama lebih toleran, inklusif, dan proaktif dalamPeserta juga membantu seorang individu atau para peserta yang notabene seorang ASN, PNS, atau Penyuluh Agama lebih toleran, inklusif, dan proaktif dalam
UINSAUINSA Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial sebagai alat pemasaran efektif dalam meningkatkan citra positif destinasi dan menarik minatHasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial sebagai alat pemasaran efektif dalam meningkatkan citra positif destinasi dan menarik minat
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pengawasan dan supervisi dalam program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Karawang serta faktor pendukungRumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pengawasan dan supervisi dalam program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Karawang serta faktor pendukung
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Yaitu 1 Mentor, 1 Ketua PKBM, dan 4 orang peserta pelatihan di PKBM Linggih Sinau Banyusari. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancaraYaitu 1 Mentor, 1 Ketua PKBM, dan 4 orang peserta pelatihan di PKBM Linggih Sinau Banyusari. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara