PSPINDONESIAPSPINDONESIA

Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta IndonesiaRitornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia

Era postmodern yang ditandai oleh sikap relativisme terhadap kebenaran, individualisme tinggi dan subjektif, serta keadaan berita palsu yang massif di era digital. Tentunya gereja menghadapi tantangan besar dalam membentuk pemimpin yang relevan dan berintegritas. Kepemimpinan transformasional menjadi kebutuhan mendesak guna menjawab kompleksitas zaman serta menjaga otentisitas dan ortodoksi iman Kristen di tengah perubahan sosial budaya dan kepercayaan.

Pendidikan Kristen dalam perspektif teologi praktis adalah proses pembelajaran yang tidak hanya menanamkan pengetahuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, iman, dan moral peserta didik berdasarkan ajaran Alkitab.Pendidikan ini berakar pada nilai-nilai Kristiani dan dilaksanakan secara sadar dan sistematis, dipandu oleh Roh Kudus, untuk membentuk individu yang hidup sesuai dengan kehendak Allah dan menjadi berkat bagi sesama.

Gereja perlu memperbarui strategi pendidikan Kristen untuk membentuk pemimpin yang efektif di era postmodern. Pendidikan Kristen harus berfokus pada penanaman nilai-nilai Alkitabiah, pengembangan karakter, dan pelayanan yang relevan dengan kehidupan nyata. Selain itu, gereja perlu memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pelayanan dan mempererat hubungan dengan jemaat. Dengan demikian, gereja dapat membentuk pemimpin yang transformasional dan memperkuat iman jemaat di era postmodern.

  1. #iman kristen#iman kristen
  2. #era digital implikasi#era digital implikasi
Read online
File size433.94 KB
Pages16
Short Linkhttps://juris.id/p-35D
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test