JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT
FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen IslamFIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen IslamPada era reformasi saat ini, pendidikan karakter telah mengalami kemerosotan yang ditandai dengan meningkatnya kenakalan remaja, korupsi serta penyimpangan-penyimpangan moral yang dilakukan oleh para pelajar dan intelek menunjukkan pendidikan karakter telah terkikis secara bertahap. Di sinilah peran sekolah memegang peranan penting dalam pengembangan karakter melalui pembelajaran agama. Dalam prosesnya, pembelajaran agama di sekolah seharusnya menggunakan dua pendekatan, yaitu transfer of knowledge dan transfer of value. Disinkronkan dengan teori sosial kognitif Albert Bandura, guru sebagai model (contoh) sedangkan murid sebagai pengamat. Sebagai pengamat, terjadi dua proses dalam belajar, yaitu: 1) proses imitation (peniruan), yaitu proses belajar mengubah dirinya sendiri melalui stimulus tertentu; 2) proses modeling (contoh), yaitu proses mengubah perilakunya sendiri melalui pengamatan terhadap perilaku orang lain.
Guru sebagai model utama dalam pembelajaran agama harus menjadi teladan yang nyata dalam perilaku, sikap, dan nilai-nilai keislaman agar peserta didik dapat meniru dan menginternalisasi karakter positif.Pengembangan karakter anak tidak dapat dicapai hanya melalui transfer pengetahuan, tetapi harus didukung oleh transfer nilai melalui keteladanan dan pengamatan aktif.Teori Albert Bandura memberikan kerangka efektif untuk mengintegrasikan pembelajaran agama sebagai media pembentukan karakter yang holistik dan berkelanjutan.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana keteladanan guru dalam pembelajaran agama secara langsung memengaruhi perubahan perilaku siswa dalam jangka panjang, dengan menggunakan pendekatan longitudinal dan observasi partisipatif di berbagai jenis sekolah. Selain itu, perlu diteliti sejauh mana integrasi nilai-nilai keislaman dalam kurikulum non-agama, seperti IPA atau IPS, dapat memperkuat pembentukan karakter siswa melalui model-model perilaku yang konsisten di seluruh mata pelajaran. Terakhir, studi tentang peran media digital—seperti video keteladanan guru atau tokoh Islam—dalam menumbuhkan identitas karakter siswa di era digital, dengan membandingkan efektivitasnya terhadap pembelajaran konvensional, dapat memberikan wawasan baru tentang strategi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.
| File size | 179.09 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIAT TAHDZIBSTAIAT TAHDZIB As centers of religious learning, pesantren not only teach Islamic sciences but also nurture the character, morals, and spirituality of the students (santri)As centers of religious learning, pesantren not only teach Islamic sciences but also nurture the character, morals, and spirituality of the students (santri)
FDIKJOURNAL UINMAFDIKJOURNAL UINMA Pendidikan lokal dan komunikasi antarbudaya merupakan dua aspek penting dalam membangun masyarakat yang inklusif dan harmonis. Pendidikan lokal sepertiPendidikan lokal dan komunikasi antarbudaya merupakan dua aspek penting dalam membangun masyarakat yang inklusif dan harmonis. Pendidikan lokal seperti
ARKAINSTITUTEARKAINSTITUTE Implementasi Soft Systems Methodology (SSM) terbukti efektif memperkuat sistem pendidikan partisipatif di Kabupaten Garut melalui pendekatan reflektif,Implementasi Soft Systems Methodology (SSM) terbukti efektif memperkuat sistem pendidikan partisipatif di Kabupaten Garut melalui pendekatan reflektif,
ASDKVIASDKVI Metode penciptaan karya dilakukan melalui pendekatan artistik yang menekankan eksplorasi bentuk, tekstur, material, dan ruang dalam ekspresi tiga dimensi.Metode penciptaan karya dilakukan melalui pendekatan artistik yang menekankan eksplorasi bentuk, tekstur, material, dan ruang dalam ekspresi tiga dimensi.
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Previous studies have emphasized the classical role of pesantren as centers for the transmission of turats knowledge, but have been limited in explainingPrevious studies have emphasized the classical role of pesantren as centers for the transmission of turats knowledge, but have been limited in explaining
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengelompokkan informasi berdasarkan pola temuan yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagaiAnalisis data dilakukan secara tematik untuk mengelompokkan informasi berdasarkan pola temuan yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Nilai-nilai pendidikan multikultural yang paling dominan dalam buku teks bahasa Inggris untuk siswa sekolah menengah atas kelas X yang diterbitkan olehNilai-nilai pendidikan multikultural yang paling dominan dalam buku teks bahasa Inggris untuk siswa sekolah menengah atas kelas X yang diterbitkan oleh
UNHASAUNHASA Populasi dalam penelitian ini adalah Kader Posyandu Di Kelurahan Kaliwates Jember. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 50 responden. PengumpulanPopulasi dalam penelitian ini adalah Kader Posyandu Di Kelurahan Kaliwates Jember. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 50 responden. Pengumpulan
Useful /
ILOMATAILOMATA These findings emphasize the need for the AU to develop its unique tax system, which participants believe can be called the African hybrid or blended taxThese findings emphasize the need for the AU to develop its unique tax system, which participants believe can be called the African hybrid or blended tax
ILOMATAILOMATA Selain itu, faktor makroekonomi seperti tingkat inflasi dan tingkat bunga ditemukan memiliki dampak signifikan terhadap kinerja keuangan bank. PenelitianSelain itu, faktor makroekonomi seperti tingkat inflasi dan tingkat bunga ditemukan memiliki dampak signifikan terhadap kinerja keuangan bank. Penelitian
STAIAT TAHDZIBSTAIAT TAHDZIB Temuan menegaskan bahwa budaya organisasi harus ditempatkan sebagai arsitektur tata kelola inti yang menjembatani nilai-nilai Islam dengan praktik manajerialTemuan menegaskan bahwa budaya organisasi harus ditempatkan sebagai arsitektur tata kelola inti yang menjembatani nilai-nilai Islam dengan praktik manajerial
ASDKVIASDKVI The results reveal that Uang Panai Maha(r)l 2 illustrates the friction between traditional values and modern realities that continues to occur within IndonesianThe results reveal that Uang Panai Maha(r)l 2 illustrates the friction between traditional values and modern realities that continues to occur within Indonesian