UPMUPM

Publicio: Jurnal Ilmiah Politik, Kebijakan dan SosialPublicio: Jurnal Ilmiah Politik, Kebijakan dan Sosial

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai hasil analisis indeks kepuasan masyarakat Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kota Probolinggo. Indeks kepuasan masyarakat merupakan produk survei kepuasan masyarakat yang pedomannya dapat ditemukan dalam Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 14 Tahun 2014. Di dalamnya terdapat unsur penilaian meliputi kesesuaian persyaratan layanan, kemudahan prosedur pelayanan, kecepatan waktu pelayanan, kesesuaian produk pelayanan, kompetensi petugas, perilaku petugas, kualitas sarana dan prasarana, penanganan pengaduan penggunaan layanan, dan kepuasan pelanggan. Adanya survei kepuasan masyarakat merupakan upaya untuk mengetahui kualitas pelayanan publik. Untuk itu survei kepuasan masyarakat perlu dilakukan secara periodik dan hasilnya harus dipublikasikan untuk diketahui masyarakat umum. Survei ini dilakukan dengan teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner yang terdiri atas sembilan unsur pertanyaan yang dimuat secara sederhana agar mudah dipahami responden yang pluralis. Analisis dilakukan dengan memanfaatkan analisis data kuantitatif deskriptif. Penelitian ini sampai pada kesimpulan bahwa tingkat kepuasan masyarakat cukup baik terhadap layanan publik di MPP. Prosedur-prosedur yang dilakukan lebih mudah dan pegawai di MPP bersikap sopan dan ramah. Namun, masih ada beberapa kekurangan contohnya kurangnya sumberdaya fasilitas dan juga situs khusus untuk pengaduan secara online agar masyarakat lebih mudah memberikan pendapat, saran, maupun kritikan terhadap pelayanan yang diberikan di MPP dan hal tersebut dibutuhkan tahap evaluasi yang lebih lanjut. Rekomendasi lain adalah sistem informasi antrian dapat menjadi solusi untuk memecah kepadatan layanan publik di jam tertentu dan hari tertentu. Selain itu melalui sistem informasi antrian, masyarakat dengan literasi digital dapat mendaftar, mengetahui dan memantau antrian secara daring.

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan publik di MPP cukup baik, terutama dalam aspek prosedur yang lebih mudah dan sikap sopan serta ramah pegawai.Namun, masih ada kekurangan seperti kurangnya sumberdaya fasilitas dan situs online untuk pengaduan.Rekomendasi utama meliputi pengembangan sistem informasi antrian untuk mengurangi kepadatan layanan dan peningkatan literasi digital masyarakat agar dapat memanfaatkan layanan secara efisien.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem informasi antrian berbasis teknologi digital untuk mengoptimalkan pengelolaan layanan publik di MPP. Selain itu, penting untuk mengevaluasi kualitas pelatihan pegawai agar mampu menghadapi kebutuhan masyarakat yang semakin beragam. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran literasi digital dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memberikan masukan terhadap layanan publik melalui platform daring. Dengan memadukan teknologi dan pendekatan pelatihan, diharapkan kualitas pelayanan publik dapat ditingkatkan secara berkelanjutan. Penelitian lanjutan juga perlu mengkaji kebijakan pemerintah daerah dalam alokasi anggaran untuk pengembangan fasilitas dan infrastruktur MPP. Selain itu, studi tentang perbandingan indeks kepuasan masyarakat antar kota dapat memberikan wawasan untuk pengembangan standar pelayanan nasional. Penelitian juga dapat mengevaluasi efektivitas sistem pengaduan online dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik. Dengan memperhatikan aspek teknologi, pelatihan, dan kebijakan, diharapkan MPP dapat menjadi pusat layanan publik yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

  1. #hasil analisis data#hasil analisis data
  2. #kepuasan masyarakat#kepuasan masyarakat
Read online
File size381.52 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-2BH
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test