FKIP UWGMFKIP UWGM

Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia DiniJurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam pembentukan perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak. Salah satu tantangan utama pada tahap ini adalah egosentrisme, yaitu ketidakmampuan anak untuk memahami sudut pandang orang lain, yang dapat menghambat perkembangan empati dan keterampilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi inovatif dalam mengurangi egosentrisme anak usia 4–6 tahun melalui permainan tradisional berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics), khususnya permainan Engklek yang kaya akan nilai-nilai budaya dan karakter. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan sampel total sebanyak 311 anak TK di wilayah Madura, Jawa Timur. Data dikumpulkan melalui lembar observasi perilaku egosentris dan karakter sosial selama sesi bermain yang terdiri dari tiga fase: persiapan, permainan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Engklek berbasis STEAM efektif meningkatkan empat indikator karakter utama, yaitu toleransi, disiplin, kontrol diri, dan empati. Skor rata-rata keseluruhan naik signifikan dari 2,33 menjadi 3,55 setelah intervensi, menandakan penurunan perilaku egosentris dan peningkatan kesadaran sosial anak. Permainan ini tidak hanya mengajarkan anak untuk mengikuti aturan dan bergiliran, tetapi juga membangun keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi dalam konteks pembelajaran yang menyenangkan dan kontekstual. Temuan ini sejalan dengan literatur yang menegaskan pentingnya integrasi nilai budaya lokal dan prinsip STEAM dalam pendidikan karakter anak usia dini. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi para pendidik dan pembuat kebijakan untuk mengembangkan kurikulum PAUD yang responsif budaya, mengintegrasikan permainan tradisional dengan pembelajaran STEAM, serta memberikan pelatihan bagi guru agar dapat mengoptimalkan media pembelajaran yang mendukung penguatan karakter dan keterampilan sosial. Dengan demikian, pendidikan anak usia dini dapat menjadi lebih holistik, humanis, dan relevan dengan kebutuhan perkembangan anak serta tantangan zaman.

Berdasarkan hasil penelitian, permainan tradisional Engklek yang diintegrasikan dengan pendekatan STEAM efektif dalam mengurangi perilaku egosentrisme pada anak usia dini.Intervensi ini meningkatkan empat aspek karakter sosial utama, yaitu toleransi, disiplin, kontrol diri, dan empati.Penggunaan permainan tradisional sebagai media pembelajaran memberikan nilai tambah berupa pelestarian budaya lokal yang dapat memperkuat identitas dan karakter anak.Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan pembelajaran yang holistik dan kontekstual yang mampu mengakomodasi kebutuhan perkembangan anak secara menyeluruh.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengkaji efektivitas pendekatan permainan tradisional STEAM pada aspek perkembangan lain, seperti kreativitas, kecerdasan emosional, atau kemampuan akademik anak usia dini. Selain itu, diperlukan pengembangan instrumen evaluasi yang lebih komprehensif dan penggunaan metode penelitian campuran (mixed methods) untuk memperoleh gambaran yang lebih mendalam mengenai dampak permainan tradisional dalam pendidikan anak usia dini. Integrasi permainan tradisional berbasis STEAM juga perlu dijadikan bagian integral dalam program pembelajaran PAUD untuk memperkuat karakter dan keterampilan sosial anak.

  1. #keterampilan berpikir#keterampilan berpikir
  2. #lembar observasi#lembar observasi
Read online
File size315.67 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-13L
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test