ITENASITENAS
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah LingkunganRekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah LingkunganKebutuhan yang meningkat akan teknologi degradasi polutan yang berkelanjutan dan efektif telah memicu minat pada nanoteknologi hijau sebagai solusi yang layak. Kajian ini menekankan penggunaan nanopartikel hijau logam non-mulia dalam aplikasi pengolahan limbah, yang menunjukkan kemampuannya untuk meningkatkan efisiensi degradasi polutan sekaligus memastikan keberlanjutan lingkungan. Topik utama yang dibahas mencakup metode sintesis yang menggunakan agen pereduksi alami dan ramah lingkungan, karakteristik fisikokimia nanopartikel logam non-mulia, dan mekanisme katalitiknya dalam berbagai proses pengolahan limbah. Studi perbandingan menyoroti manfaat logam Fe dan Ni, seperti efektivitas biaya, kelimpahan, dan dampak lingkungan yang lebih rendah. Paper ini juga mengkaji studi kasus yang menunjukkan penguraian polutan organik dan logam berat menunjukkan penggunaan praktis bahan-bahan ini. Tantangan seperti stabilitas, skalabilitas, dan potensi risiko lingkungan dianalisis secara menyeluruh, bersama dengan prospek masa depan untuk mengatasi hambatan ini. Tinjauan ini berupaya memberikan pemahaman terperinci tentang bagaimana nanopartikel hijau logam Fe dan Ni berkontribusi pada kemajuan teknologi pengolahan limbah berkelanjutan.
Penggunaan nanopartikel hijau logam non-mulia dalam pengolahan limbah menunjukkan potensi yang luar biasa dalam meningkatkan efektivitas degradasi polutan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.Nanopartikel ini, yang diproduksi melalui metode ramah lingkungan menggunakan agen pereduksi alami seperti ekstrak tanaman, menawarkan alternatif hijau terhadap proses kimia konvensional.Karakteristik fisikokimia mereka, seperti luas permukaan yang besar dan efektivitas katalitik, memungkinkan mereka untuk mendegradasi berbagai polutan organik dan anorganik melalui mekanisme seperti fotokatalisis, reaksi Fenton, dan adsorpsi.Namun, tantangan masih ada dalam meningkatkan stabilitas, skalabilitas, dan mengurangi risiko lingkungan.Penelitian berkelanjutan yang berfokus pada biosintesis, inovasi material, dan evaluasi siklus hidup diperlukan untuk mengatasi tantangan ini dan mendorong nanoteknologi hijau sebagai komponen kunci dalam strategi pengelolaan limbah yang berkelanjutan.Paradigma ini tidak hanya membantu pelestarian lingkungan tetapi juga mendorong tujuan yang lebih luas untuk mencapai keberlanjutan dalam praktik industri dan lingkungan.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan metode biosintesis yang lebih efisien dan terstandarisasi untuk memproduksi nanopartikel hijau logam non-mulia dengan ukuran dan morfologi yang konsisten. Selain itu, perlu dilakukan penelitian ekstensif tentang ekotoksisitas nanopartikel ini terhadap organisme air dan darat, serta penilaian siklus hidup untuk memahami dampak lingkungan mereka secara menyeluruh. Dengan mengoptimalkan sintesis hijau, memastikan kualitas dan keamanan nanopartikel, dan mengembangkan sistem pemulihan tertutup, nanoteknologi hijau dapat menjadi solusi yang berkelanjutan dan efektif untuk pengelolaan limbah.
- Toxicity of Engineered Nanoparticles in the Environment | Analytical Chemistry. toxicity engineered environment... pubs.acs.org/doi/10.1021/ac303636sToxicity of Engineered Nanoparticles in the Environment Analytical Chemistry toxicity engineered environment pubs acs doi 10 1021 ac303636s
- | IJN | Dove Medical Press. ijn dove medical press dovepress.com/revisiting-the-green-synthesis-of-nanoparticles-uncovering-influences--peer-reviewed-fulltext-article-IJNIJN Dove Medical Press ijn dove medical press dovepress revisiting the green synthesis of nanoparticles uncovering influences peer reviewed fulltext article IJN
- Efficient preparation of nanocatalysts. Case study: green synthesis of supported Pt nanoparticles by... pubs.rsc.org/en/content/articlelanding/2022/ra/d2ra04134kEfficient preparation of nanocatalysts Case study green synthesis of supported Pt nanoparticles by pubs rsc en content articlelanding 2022 ra d2ra04134k
| File size | 2.49 MB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
ITENASITENAS Semakin kecil nilai ∆E, semakin kecil perubahan warna yang terjadi, yang berarti tinta alami lebih tahan terhadap pemudaran. Hal ini juga ditunjukkanSemakin kecil nilai ∆E, semakin kecil perubahan warna yang terjadi, yang berarti tinta alami lebih tahan terhadap pemudaran. Hal ini juga ditunjukkan
ITENASITENAS Hasil analisis mengidentifikasi bahwa nilai NDBI tinggi terkonsentrasi pada kawasan permukiman padat di sepanjang sungai dan jaringan jalan utama, yangHasil analisis mengidentifikasi bahwa nilai NDBI tinggi terkonsentrasi pada kawasan permukiman padat di sepanjang sungai dan jaringan jalan utama, yang
ITENASITENAS 02 (20%) – 0. 06 (60%) dan nilai minimum confidence diantara 0. 03 (30%) – 0. 06 (60%) semua rules yang di diperoleh memiliki nilai lift ratio lebih02 (20%) – 0. 06 (60%) dan nilai minimum confidence diantara 0. 03 (30%) – 0. 06 (60%) semua rules yang di diperoleh memiliki nilai lift ratio lebih
STIKMKSSTIKMKS Kesimpulan: Kejadian DM di wilayah kerja Puskesmas Ponre lebih dominan pada usia lanjut, perempuan, berpendidikan rendah, tidak bekerja formal, dan memilikiKesimpulan: Kejadian DM di wilayah kerja Puskesmas Ponre lebih dominan pada usia lanjut, perempuan, berpendidikan rendah, tidak bekerja formal, dan memiliki
ITENASITENAS Adanya permasalahan tersebut maka penelitian ini diangkat bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan dan menganalisis kelayakan sistem serta unit pengelolaanAdanya permasalahan tersebut maka penelitian ini diangkat bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan dan menganalisis kelayakan sistem serta unit pengelolaan
ITENASITENAS 8464(IRIrd) 1. 8894, with a coefficient of determination (R²) of 0. 4701. A polynomial analysis was used to examine the link between the IRI values from8464(IRIrd) 1. 8894, with a coefficient of determination (R²) of 0. 4701. A polynomial analysis was used to examine the link between the IRI values from
UNIMALUNIMAL Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pertumbuhan dan mendapatkan dosis terbaik terhadap pertumbuhan bibit naga pada tanah bekas tambang emas.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pertumbuhan dan mendapatkan dosis terbaik terhadap pertumbuhan bibit naga pada tanah bekas tambang emas.
UNIMALUNIMAL Pemberian kompos titonia pada lahan bekas tambang emas mampu meningkatkan sifat kimia tanah, pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Dosis terbaik terdapatPemberian kompos titonia pada lahan bekas tambang emas mampu meningkatkan sifat kimia tanah, pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Dosis terbaik terdapat
Useful /
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Tulisan ini mengkaji urgensitas penanaman akhlak bagi anak usia dasar di era darurat Covid 19. Adapun rumusan masalah penelitian difokuskan kepada bagaimanaTulisan ini mengkaji urgensitas penanaman akhlak bagi anak usia dasar di era darurat Covid 19. Adapun rumusan masalah penelitian difokuskan kepada bagaimana
STPNSTPN Perencanaan tata ruang di wilayah Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) diprioritaskan karena memiliki dampak penting terhadap perekonomian nasional. PenelitianPerencanaan tata ruang di wilayah Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) diprioritaskan karena memiliki dampak penting terhadap perekonomian nasional. Penelitian
DINAMIKADINAMIKA Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca siswa, dari 30 persen menjadi 90 persen, membuktikan efektivitas metode Orton-Gillingham.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca siswa, dari 30 persen menjadi 90 persen, membuktikan efektivitas metode Orton-Gillingham.
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dari pihakPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dari pihak