IDID

JAMSIJAMSI

Masalah yang sering terjadi pada nelayan yaitu bocornya kapal nelayan yang tidak diketahui oleh pemilik kapal, bila ini dibiarkan dapat mengakibatkan tenggelamnya kapal nelayan tersebut. Dari masalah tersebut muncul sebuah ide dimana penulis dapat membuat alat pendeteksi kebocoran kapal dan dapat dimonitor menggunakan SMS Gateway. Penggunaan teknologi pembangkit listrik energi terbarukan baru dapat mendorong hal ini dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan. Solar Cell adalah alat yang dapat mengubah energi sinar matahari menjadi energi listrik dengan menggunakan prinsip efek fotovoltaik. Efek fotovoltaik mengacu pada terjadinya tegangan akibat sambungan atau kontak dua elektroda. Sistem kerja alat ini, jika ada air masuk ke lantai dasar kapal dengan ketinggian air yang sudah ditentukan dari sensor ultrasonik saat mendeteksi ketinggian air tersebut, maka pompa air akan aktif untuk segera menyedot air tersebut keluar kapal agar tidak dipenuhi oleh air yang masuk ke lantai dasar kapal supaya kapal tidak tenggelam. Manfaat dari alat ini, nelayan tidak perlu mengecek kapal secara manual jika ada air yang masuk ke lantai dasar kapal, karena kapal nelayan sudah dilengkapi dengan alat yang dapat mengirim informasi menggunakan SMS sebagai pemberitahuan kepada nelayan saat pompa penyedot air sedang menyedot air keluar dari lantai dasar kapal nelayan. Dengan demikian alat berfungsi benar.

Dari hasil pengabdian kepada masyarakat dan pembahasan tentang Sistem Keamanan Pada Kapal Nelayan Di Penajam Paser Utara Menggunakan Arduino Uno Berbasis SMS Gateway Dan Solar Cell dapat disimpulkan bahwa dari hasil pengujian sensor ultrasonik terdapat rata – rata selisih perbedaan antara di serial monitor sensor ultrasonik dengan meteran yang telah diukur sebesar 0,4 cm, selisih ini masih dalam batas wajar.Dari hasil pengujian GSM SIM900A terdapat jangka waktu pengiriman SMS ke nelayan, dengan rata – rata waktu pengiriman sebesar 4,5 detik dimana waktu tersebut masih terbilang cepat.Dari hasil pengujian pengukuran daya yang dihasilkan oleh solar cell sebesar 6,62 W perharinya, pengukuran dilakukan dalam waktu 1 hari.Alat ini bekerja secara optimal dan telah dipergunakan oleh nelayan untuk membantu kebutuhan nelayan serta membantu menyelesaikan masalah yang terjadi pada nelayan.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efisiensi sensor ultrasonik dalam berbagai kondisi air laut, seperti air keruh atau air dengan kandungan garam tinggi, untuk memastikan akurasi deteksi kebocoran. Kedua, pengembangan sistem notifikasi yang lebih canggih, misalnya dengan integrasi data cuaca dan lokasi kapal, dapat memberikan peringatan dini kepada nelayan tentang potensi risiko kebocoran akibat gelombang tinggi atau badai. Ketiga, penelitian tentang penggunaan energi terbarukan lain, seperti panel surya fleksibel atau turbin angin mini, dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem keamanan kapal nelayan, terutama di daerah dengan kondisi geografis yang berbeda.

  1. Sistem Keamanan pada Kapal Nelayan di Penajam Paser Utara Menggunakan SMS Gateway Berbasis Solar Cell... doi.org/10.54082/jamsi.283Sistem Keamanan pada Kapal Nelayan di Penajam Paser Utara Menggunakan SMS Gateway Berbasis Solar Cell doi 10 54082 jamsi 283
Read online
File size508.38 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test